17 Tahun Terpisah dengan Ibunya, Berkat Informasi Seputar Sapudi Bisa Ketemu

- Editorial Team

Senin, 7 Februari 2022 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kisah haru seorang remaja yang baru bertemu dengan ibu kandungnya setelah terpisah selama 17 tahun. Remaja tersebut bernama Nofan warga Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Pria berusia 18 tahun itu baru bisa menyambung komunikasi dengan ibunya setelah terpisah sejak usianya 16 bulan.

Ibunya bernama Muna, Warga Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong (Pulau Sapudi), Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Ibu Nofan dikabarkan pernah menikah dengan mantan suaminya yang merupakan orang Bondowoso.

Karena takdir Tuhan berkata lain, sehingga Muna memilih harus berpisah dengan suaminya dan meninggalkan anaknya yang masih berusia 16 bulan itu.

Muna memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Pulau Sapudi, dan beraktifitas disana tanpa tahu bagaimana kabar anaknya di Bondowoso.

Baca Juga :  BEM Nusantara NTT Mengecam Penggusuran Rumah dan Tindakan Represif Aparat Terhadap Masyarakat Besipae

Belasan tahun diri Nofan harus menyimpan kerinduan terhadap ibundanya, sehingga ia memutuskan untuk mencari ibunya melalui aplikasi Facebook.

Awalnya, Nofan meminta salah satu akun admin Facebook Informasi Seputar Sapudi bernama Ir-One, untuk mempublikasi pesannya agar bisa dijangkau oleh masyarakat yang dekat dengan rumah ibunya.

Dalam pesannya itu, Nofan mengaku sangat ingin tahu wajah ibunya saat ini, karena sekian tahun lamanya, ia mengatakan tak tahu seperti apa wajah ibunya.

“Butuh bantuannya yah untuk warga podai, saya anaknya ingin tahu wajah ibu saya seperti apa, saya tidak pernah tau wajah ibu saya sampai umur saya sudah 18 tahun,” cetusnya dalam pesan screenshoot oleh Ir-One.

Atas informasi itu, sebagai bentuk kemanusiaan, akun Facebook bernama Ir-One langsung menanggapi dan men-share bentuk screenshoot itu di beberapa grup FB maupun WA Grup pada tanggal 14 Januari 2022.

Baca Juga :  KM Hulalo Sandar Darurat Demi Ibu dan Anak Kembar

Segala upaya baik terus dilakukan, sehingga banyak yang mengomentari status Ir-One dalam postingannya.

Berkat informasi yang disebarkan di Grup Facebook Informasi Seputar Sapudi itu, akhirnya Nofan yang terpisah selama belasan tahun itu bisa melihat wajah ibunya meski dengan menggunakan media telepon.

Sebagai mana disampaikan oleh akun Facebook Ary Wijayanto yang mengatakan “Alhamdulillah, sudah ketemu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Sahri Menggelinding di Polsek Gayam, Pelaku Tak Penuhi Permintaan Korban

Sebagai bentuk kebahagiaannya, Nofan merasa terharu dan menyampaikan terima kasih terhadap sejumlah masyarakat yang telah sudi membantunya, bahkan ia mengaku tak tahu harus dengan apa membalasnya.

“Iya pak sudah ketemu, Ya Allah terima kasih banyak pak, tak tahu mau balas dengan apa, terimakasih bapak,” ujarnya melalui pesan WA pada masyarakat yang membantunya.

Detik-detik akhir yang merenyuh hati untuk menangis, Admin Grup Facebook bernama Ir-One itu menyampaikan ungkapan terima kasih berkat bantuan masyarakat Pulau Sapudi, Nofan bisa menyambung komunikasi dengan Ibunya.

“Semoga grup ini menjadi ladang amal perbuatan yang baik kepada taretan tonggel dereh (saudara satu darah, red),” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara
Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya
Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar
5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Related News

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB