Ada Apa Dibalik Kurangnya Bukti Ulah PNS Nakal Kecamatan Kangayan?

- Editorial Team

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 01:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Chosnol Chotimah (kiri), Nurullah (kanan). Ilustrasi okedaily.com / Didi Julak

Chosnol Chotimah (kiri), Nurullah (kanan). Ilustrasi okedaily.com / Didi Julak

Okedaily.com, Sumenep – Berselang lima minggu sejak dari penggerebekan yang dilakukan oleh Satpol PP terhadap Syafi’i PNS Nakal Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean, Sumenep, Madura. Terungkap fakta menarik mengenai barbuk yang disinyalir tidak diserahkan secara keseluruhan.

Diketahui, tepat pada Tanggal 16 September lalu, sekira pukul 19:00 WIB, Satpol-PP Sumenep yang mendapatkan informasi dari masyarakat, menangkap basah PNS Nakal Syafi’i, di sebuah kamar kost bersama dengan IA, seorang wanita yang bukan pasangan resminya.

Penangkapan tersebut sontak saja memancing kehebohan di lingkungan Pemkab Sumenep. Bagaimana tidak, PNS Nakal Syafi’i, pernah menggelar konferensi pers di sebuah cafe untuk membantah tudingan dirinya memiliki hubungan spesial dengan IA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Satpol-PP Sumenep Amankan S dan IA di Kamar Kost

Bahkan, PNS Nakal Syafi’i sempat menggugat Bupati Sumenep ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Surabaya, lantaran posisinya sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Saobi saat itu dicopot, buah dari permasalahan dirinya yang diduga menjalin kasih dengan IA, dimana statusnya ketika itu merupakan istri sah dari salah seorang Warga Saobi.

Lama tidak terdengar sampai sejauh mana perkembangan proses kasusnya, Okedaily.com kemudian mengunjungi Inspektorat Sumenep guna mengkonfirmasi terkait hal tersebut.

Baca Juga :  Kekosongan Dua JPT di Pemkab Sumenep Masih Belum Pasti, Tunggu Putusan MK

Chosnol Chotimah, Inspektur Pembantu II (Irban) Inspektorat Sumenep, yang ditemui di ruangan kerjanya menerangkan, jika laporannya sudah di disposisi Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep.

Baca Juga : Massa Aksi Tidak Ditemui Bupati Sumenep, Kabag Umum: Surat Pemberitahuan Aksi Tak Bertanggal

“Memang harus disegerakan, jadi masih proses mas, jadi sekarang ini masih pemanggil di kecamatan (Kecamatan Kangayan, red). Karena memang itu ada tahapan-tahapannya, karena atasannya langsung kan pak camat dan disana nanti yang akan melengkapi data-data yang ada disini. Jadi yang disini menunggu dulu proses yang disana,” terang Irban II Inspektorat Sumenep.

Kemudian Chotimah menyampaikan jika surat tugas sudah dinaikkan. Sambil menunggu, pihak Inspektorat Sumenep tetap berkomunikasi dengan Plt. Camat Kangayan Nurullah, karena menurutnya harus ada pembinaan langsung dari atasannya.

Inspektorat Sumenep melalui Chotimah mengaku bahwa ada dua laporan berbeda mengenai kasus yang menjerat PNS Nakal Syafi’i. Kasus sebelumnya yaitu dugaan perselingkuhan, yang sudah ada surat tugasnya, dan kemudian disaat kasus pertama sudah proses, malah muncul kasus baru.

Baca Juga :  Sukarman Bertekad Cetak Anak Didik SMA 2 Sumenep Berkarakter dan Berakhlak

“Jadi begini, kalau yang pertama itu dilaporkan karena diduga membawa lari istri orang. Tapi setelah ini ada pernyataan lain lagi, bahwa yang semula ada surat pernyataan 100 orang membenarkan, ternyata waktu rapat disini, ketika kami pertanyakan apakah ada bukti otentik? dan kenapa harus ada tanda tangan 100 orang? mereka tidak bisa menjawab dan membuktikan,” urainya.

Baca Juga : Permendikbud Nomor 16 Tahun 2018 Belum Diterapkan atau Diacuhkan Pemkab Sumenep?

Ternyata, kata Chotimah, saat PNS Nakal Syafi’i digerebek sedang berduaan dengan orang (perempuan, red) yang sama seperti apa yang dilaporkan pertama. Tetapi dalam laporan yang kedua sudah ada surat cerai dari suaminya.

Chotimah lantas menjelaskan, dokumen yang dilampirkan oleh Satpol PP Sumenep pada kasus kedua PNS Nakal Syafi’i, diantaranya, BAP, bukti foto serta Akte Cerai IA. Sementara senjata tajam yang tercantum dalam BAP tidak disertakan sebagai barbuk.

“Kalau video gak ada. Ya kalau memang dari pihak media (okedaily.com, red) memiliki video waktu di lokasi, kami akan hadirkan untuk dimintai keterangan tambahan sebagai saksi agar proses ini cepat selesai,” pintanya yang kemudian disanggupi oleh Redaksi dari Okedaily.com.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Dibebani Persoalan Tambak Udang Ilegal, Warisan atau Gono-gini?

Penjelasan dari Irban II Inspektorat Sumenep mengenai ketidak lengkapan barbuk yang diserahkan oleh Satpol PP selaku penegak Perda sekaligus pihak yang mengamankan PNS Nakal Syafi’i, tentu saja memantik pertanyaan media.

Baca Juga : PNS Nakal SMPN 2 Ra’as, Sebelumnya Sudah Pernah Dilaporkan?

Dikarenakan, Okedaily.com sempat memberikan dokumentasi audiovisual kepada Satpol PP Sumenep hasil liputan wartawan di lokasi penggerebekan, guna membantu kelancaran penyelesaian kasus PNS Nakal Syafi’i. Tentu saja perlu dilakukan penelusuran tentang hal itu, dan akan coba kami ulas pada release pemberitaan lanjutan.

Sementara, Plt. Camat Kangayan, Nurullah, yang dihubungi media via telepon pada hari, Kamis (21/10), mengatakan bahwasanya PNS Nakal Syafi’i, tidak datang memenuhi surat panggilan pertama dari Kecamatan dengan alasan masih berada di Bangkalan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Inspektorat dan kami diminta mengirimkan surat panggilan kedua. Apabila yang bersangkutan tetap tidak hadir juga, ya akan kami limpahkan kembali ke Inspektorat, berarti kan sudah tidak bisa diberikan pembinaan,” katanya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB