Begini Cara Cek Penerima BPNT Kemensos

- Editorial Team

Selasa, 8 Februari 2022 - 22:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Kartu Keluarga Sejahtera untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai di agen e-warong (c) Redaksi

Kartu Keluarga Sejahtera untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai di agen e-warong (c) Redaksi

JAKARTA – BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai sendiri merupakan program Kemensos yang bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan masyarakat miskin lewat bansos sembako.

Apabila masuk dalam daftar penerima BPNT, masyarakat miskin akan dapat bansos sembako sebesar Rp200 ribu per bulan atau Rp2,4 juta dalam setahun.

Masyarakat yang memperoleh bansos sembako akan mendapatkan kartu BPNT Kemensos yang diterbitkan oleh bank BUMN, mulai Bank Mandiri hingga Bank BNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bansos sembako yang diperoleh masyarakat miskin tersebut dapat ditukarkan dengan bahan pokok di warung yang sebelumnya ditunjuk salurkan BPNT, bernama e-warong.

Untuk cek daftar penerima BPNT, masyarakat miskin bisa cek di 2 situs yang disediakan oleh Kemensos, yakni cekbansos.kemensos.go.id dan dtks.kemensos.go.id.

Baca Juga :  Pemerintah Menganggap Rakyat Bebani Negara, IBEMPI Rapatkan Barisan Siap Aksi

 

Berikut cara mendapat Kartu Bansos Sembako:

• Pendaftaran peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilakukan oleh Kemensos

• Calon KPM akan mendapat surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan

• Data yang telah diisi oleh calon penerima diproses secara paralel dan sinergis oleh bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), kantor kelurahan dan kantor walikota/ kabupaten

• Calon KPM perlu membawa data pelengkap seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, NIK (jika ada), dan Kode Unik Keluarga/Individu dalam Data Terpadu

• Setelah verifikasi data selesai, penerima bantuan sosial akan dibukakan rekening di bank dan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

• Penerima bantuan sosial yang telah memiliki KKS dapat langsung datang ke e-warong (Elektronik Warung Gotong Royong) terdekat

 

Baca Juga :  Gandeng Investor, DPMPTSP Sumenep Intensifkan Pengawasan dan Bimbingan LKPM

Berikut cara cek kamu masuk daftar penerima BPNT atau tidak:

• Buka aplikasi atau link online cekbansos.kemensos.go.id.

• Masukan nama Provinsi, Kabupaten atau Kota, Kecamatan, dan Desa atau Kelurahan sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

• Masukan nama lengkap sesuai dengan KTP.

• Masukan kode verifikasi yang tertera, dan tekan ‘refresh’ jika kode yang muncul kurang jelas.

• Tekan tombol ‘Cari Data’.

 

Adapun manfaat dari adanya BPNT adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan kepada masyarakat miskin sekaligus sebagai perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo Bangun Mall UMKM untuk Dukung Pelaku Usaha Lokal

Penyaluran BPNT sendiri dilakukan setiap bulan selama periode Januari hingga Desember melalui bank BUMN dan agen yang ditunjuk. Penyaluran bakal dilakukan di tanggal yang telah ditetapkan penyalur.

Jika anda yakin mendapat bantuan sosial dari pemerintah namun masih ada masalah, berikut cara lapor ke Layanan Pengaduan Bansos Kemensos.

Peserta KPM dapat melapor ke Layanan Pengaduan Bansos Kemensos di nomor WhatsApp 0811-1022-210 dengan format: Nama lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat lengkap (spasi) Aduan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News