Bupati Sumenep Bakal Datang Esok, Pemuda Pulau Sapudi: Hati-Hati Pak, Jalan Berombak, BBM Mahal

- Editorial Team

Minggu, 20 Maret 2022 - 21:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Pemuda Sapudi menyebarkan pamflet sambut kedatangan Bupati Sumenep di Pulau Sapudi, Sumenep, Jawa Timur. Ilustrasi/Istimewa

Pemuda Sapudi menyebarkan pamflet sambut kedatangan Bupati Sumenep di Pulau Sapudi, Sumenep, Jawa Timur. Ilustrasi/Istimewa

SUMENEP – Besok pagi, Senin, 21 Maret 2022, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi memiliki jadwal kunjungan ke Pulau Sapudi yang memiliki dua kecamatan, yakni Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong.

Informasi yang beredar, kedatangan Bupati Sumenep di Pulau Sapudi, dalam rangka meresmikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Nonggunong, yang telah rampung dikerjakan akhir tahun 2021 lalu.

Selain itu, juga ada beberapa agenda lain yang akan dilakukan oleh Bupati Sumenep di Pulau Sapudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersiarnya kabar Bupati Sumenep akan bertandang ke Pulau Sapudi yang memiliki dua asta atau panembahan terkenal itu, justru mendapat berbagai macam respon dari sejumlah pemuda kepulauan.

Sebagaimana beredar poster dengan tulisan. “Selamat Datang di Bumi Sapudi, Hati-Hati Pak, Jalannya Berombak, Bensinnya Mahal, Pom Ada Tapi Tiada”.

Tulisan tersebut diunggah pertama kali oleh salah satu pemuda Pulau Sapudi bernama Salam Kempul. Ia menyebarkan pamflet tersebut di beberapa akun media sosial baik WhatsApp maupun Facebook.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo Sampaikan Nota Penjelasan Raperda RPJPD 2025-2045 di Paripurna

Saat dikonfirmasi melalui pesan selulernya, Salam Kempul menyampaikan, bahwa ada banyak hal yang seharusnya Bupati Sumenep perhatikan ketika turun ke Pulau Sapudi.

Sebab menurutnya, agar agenda kunjungan itu tidak sekedar seremonial saja. Lebih baik perhatikan suara aspirasi warga Pulau Sapudi agar jargon “Bismillah Melayani” tidak hanya menjadi bualan semata.

“Satu tahun menjabat, janji-jani Bupati Sumenep belum juga ditepati terhadap warga Kepulauan,” ujarnya, Minggu, (20/3).

Salam menjelaskan, salah satunya adalah program langit biru, yang sampai saat ini belum dirasakan oleh masyarakat Pulau Sapudi.

Bagi Salam, program langit biru alias penyetaraan harga BBM jenis pertalite di Pulau Sapudi cenderung masih mahal. Sebab, harga yang dijanjikan sebelumnya pada tahun 2021 hanya berlaku sementara waktu.

“Apalagi saat ini sedang heboh di media sosial, membeli BBM di pom SPBU Kompak dibatasi baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” terangnya.

Tak hanya itu, Salam menilai program langit biru Pemkab Sumenep, lagi-lagi menjadi bualan terhadap masyarakat Pulau Sapudi. Masyarakat dibuat berharap-harap terkait pemerataan harga BBM di kepulauan sama seperti di daratan.

“Janji lagi, Janji lagi, sampai kapan masyarakat akan diumbar dengan kata-kata janji secara terus menerus,” sergah Salam.

Jargon Bismillah Melayani Dinanti Atasi Persoalan di Pulau Sapudi

Baca Juga :  Peran Perempuan Pesisir sebagai agent of change
Jalan Berombak di Pulau Sapudi
Pemandangan jalan PUD yang rusak di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep, Jawa Timur. Foto/© Redaksi

Selain itu, Salam juga mengharapkan agar jargon “Bismillah Melayani” tidak hanya menjadi sarana kepentingan untuk mengelabuhi masyarakat. Sebab menurutnya, ucapan Bismillah itu sakral dan bukan hanya untuk orang-orang di daratan saja.

“Kami atas nama masyarakat Pulau Sapudi, juga bagian dari pada Kabupaten Sumenep,” cetus Ketua Akivis Pemuda Sapudi itu.

Selain dari pada itu, Salam juga meminta agar rumah dinas Wakil Bupati Sumenep, segera ditempati. Karena menurut dia, eman-eman anggaran ratusan juta digunakan untuk merehab kantor bekas Kawedanan namun tidak ditempati.

“Jangan sampai rumah dinas yang baru saja beberapa bulan itu rampung, justru menjadi rumah hantu, kan kasihan bangunannya,” tandas Salam.

Terakhir, Salam meminta agar Bupati Sumenep berhati-hati di sepanjang jalan Pulau Sapudi. Karena kata Salam, tak ada bedanya antara perjalanan laut dan perjalanan darat di Pulau Sapudi.

“Saya harap Bupati hati-hati Ya, jalannya masih banyak berlubang, jika di laut merasakan ombak, maka di Pulau Sapudi juga akan menikmati jalan yang berombak,” pesannya.

Salam mengaku, bahwa apa yang disampaikan dirinya bukan merupakan sindiran, akan tetapi fakta yang terjadi di Pulau Sapudi. 

Baca Juga :  Catat Tanggalnya, Berikut Jadwal Mudik Bareng Kapal Laut 2025 Sumenep Resmi Dirilis

“Tak bermaksud menyindir, tapi memang faktanya demikian, jika memang peka yah harus bertindak apa yang harus dilakukan,” pungkas pemuda Pulau Sapudi.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News