Camat Raas Mediasi Isu Asmara Kades Karangnangka, Hasilnya Mengejutkan

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mediasi isu asmara Kades Karangnangka di Balai Desa Setempat. ©okedaily.com/Hain

Suasana mediasi isu asmara Kades Karangnangka di Balai Desa Setempat. ©okedaily.com/Hain

SUMENEP, OKEDAILY Sempat diterpa isu perselingkuhan hingga tuduhan membuntingi (hamil) salah satu warganya, Kepala Desa (Kades) Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Radafir ternyata tidaklah benar dan akhirnya mendapat titik kepastian guna memulihkan nama baiknya.

Hal tersebut setelah dilakukan mediasi oleh Camat Raas, Subiyakto yang disaksikan langsung oleh pihak keluarga pelaku (penyebar hoaks), tokoh masyarakat dan aparat Desa, serta para penyebaran isu tak sedap itu.

Pelaku sebut saja kaum emberan, telah mengakui bahwa dirinya yang membuat kabar palsu tersebut karena kesalahpahaman tanpa menyadari dampaknya. Ia menyatakan pengakuannya langsung di hadapan Camat Raas beserta lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Di Bulan Suci RSUD Moh Anwar Sumenep Layani dengan Hati

Subiyakto selaku Camat anyar Bumi Adirasa itu langsung menindaklanjuti kasus tersebut setelah menerima laporan dari pihak Desa dan warga setempat. Hasil klarifikasi menunjukkan, bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang disengaja disebarkan mereka melalui media sosial dan pesan berantai.

Camat Raas Mediasi Isu Asmara Kades Karangnangka, Hasilnya Mengejutkan
Camat Raas, Subiyakto didampingi Sekcam (Blangkon Hitam) foto bersama tokoh masyarakat seusai mediasi isu asmara Kades Karangnangka. ©okedaily.com/Hain

“Kami telah mendapatkan pengakuan dari pelaku bahwa informasi yang disebarkan adalah tidak benar. Dia mengakui bahwa hal itu hanya kesalahpahaman,” kata Camat Raas, Subiyakto, Senin (13/5).

Camat yang dikenal merakyat ini juga mengingatkan masyarakat binaannya agar selalu waspada terhadap informasi di media sosial, dan penting memastikan kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya DPRD Bali Tinjau Lokasi Banjir di Pulau Biak, Warga Keluhkan Tumpukan Sampah

Tentu hal demikian harus dijadikan peringatan yang serius akan bahaya penyebaran informasi palsu yang dapat merusak reputasi atau nama baik seseorang dan rentan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Hati-hati dengan informasi di media sosial, jangan mudah menyebarkannya tanpa mengetahui kebenarannya terlebih dahulu,” himbau Camat Raas.

Para pelaku penyebaran hoaks tersebut masing-masing berinisial (MS, HE, HY) dengan sadar tanpa adanya intervensi serentak menyatakan bahwa kabar asmara Kades Karangnangka yang mereka sebarkan di media sosial tidak benar.

Baca Juga :  Wartawan Sumenep Dianiaya, Ketua AWDI Jatim Mengutuk Keras Sikap Premanisme Mantan Kades Batuampar

“Kami mengaku bersalah telah menyebarkan berita tentang Bapak Kepala Desa tanpa mengetahui kebenarannya. Kami memohon maaf atas kesalahan ini,” ucapnya serentak dengan nada lirih, diiringi janji untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.

Sementara itu, permohonan maaf dari para pelaku diterima oleh Kades Radafir secara lapang dada, dengan harapan agar para pelaku dapat memulihkan atau mengembalikan nama baiknya.

“Saya terima permohonan maaf dari saudara-saudara pelaku. Saya berharap mereka dapat mengembalikan nama baik saya,” tukasnya.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Simak berita update kami langsung di ponsel anda melalui saluran OKEDAILY Channel, KLIK DISINI.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 154 Ekor Babi untuk Relawan di Denpasar
Dorong Pemerataan Pendidikan, DPRD Denpasar Usulkan Pembangunan SMP Baru di Sanur dan Pemogan
Zulfikar Wijaya Tekankan Kerukunan sebagai Kekuatan Bali saat Hadiri Silaturahim Warga Banjar Sapta Bumi
Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut
Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut
Gus Yoga Sepakat dengan De Gadjah, Dukung Evaluasi MBG Usai Kritik Ni Luh Djelantik
Ni Luh Djelantik Kritik MBG, De Gadjah Sepakat Audit dan Evaluasi, Tolak Program Dihentikan
Bantu Masyarakat Melek Hukum, LBH Ansor Bali Gelar Konsultasi Gratis

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:21 WIB

Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 154 Ekor Babi untuk Relawan di Denpasar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:32 WIB

Dorong Pemerataan Pendidikan, DPRD Denpasar Usulkan Pembangunan SMP Baru di Sanur dan Pemogan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:26 WIB

Zulfikar Wijaya Tekankan Kerukunan sebagai Kekuatan Bali saat Hadiri Silaturahim Warga Banjar Sapta Bumi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:21 WIB

Kawasan Pariwisata Sanur Perlu Ditata, Gus Yoga Soroti Tiang Reklame dan Kabel Semrawut

Senin, 8 Juni 2026 - 01:08 WIB

Gus Yoga Sepakat dengan De Gadjah, Dukung Evaluasi MBG Usai Kritik Ni Luh Djelantik

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB