Camat Raas Mediasi Isu Asmara Kades Karangnangka, Hasilnya Mengejutkan

- Editorial Team

Senin, 13 Mei 2024 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mediasi isu asmara Kades Karangnangka di Balai Desa Setempat. ©okedaily.com/Hain

Suasana mediasi isu asmara Kades Karangnangka di Balai Desa Setempat. ©okedaily.com/Hain

SUMENEP, OKEDAILY Sempat diterpa isu perselingkuhan hingga tuduhan membuntingi (hamil) salah satu warganya, Kepala Desa (Kades) Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Radafir ternyata tidaklah benar dan akhirnya mendapat titik kepastian guna memulihkan nama baiknya.

Hal tersebut setelah dilakukan mediasi oleh Camat Raas, Subiyakto yang disaksikan langsung oleh pihak keluarga pelaku (penyebar hoaks), tokoh masyarakat dan aparat Desa, serta para penyebaran isu tak sedap itu.

Pelaku sebut saja kaum emberan, telah mengakui bahwa dirinya yang membuat kabar palsu tersebut karena kesalahpahaman tanpa menyadari dampaknya. Ia menyatakan pengakuannya langsung di hadapan Camat Raas beserta lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Jelang Pilwalkot, PMII Denpasar Usulkan Sampah Masuk Materi Debat

Subiyakto selaku Camat anyar Bumi Adirasa itu langsung menindaklanjuti kasus tersebut setelah menerima laporan dari pihak Desa dan warga setempat. Hasil klarifikasi menunjukkan, bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang disengaja disebarkan mereka melalui media sosial dan pesan berantai.

Camat Raas Mediasi Isu Asmara Kades Karangnangka, Hasilnya Mengejutkan
Camat Raas, Subiyakto didampingi Sekcam (Blangkon Hitam) foto bersama tokoh masyarakat seusai mediasi isu asmara Kades Karangnangka. ©okedaily.com/Hain

“Kami telah mendapatkan pengakuan dari pelaku bahwa informasi yang disebarkan adalah tidak benar. Dia mengakui bahwa hal itu hanya kesalahpahaman,” kata Camat Raas, Subiyakto, Senin (13/5).

Camat yang dikenal merakyat ini juga mengingatkan masyarakat binaannya agar selalu waspada terhadap informasi di media sosial, dan penting memastikan kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut.

Baca Juga :  Community Building Hadir Bagi Korban Kanjuruhan

Tentu hal demikian harus dijadikan peringatan yang serius akan bahaya penyebaran informasi palsu yang dapat merusak reputasi atau nama baik seseorang dan rentan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Hati-hati dengan informasi di media sosial, jangan mudah menyebarkannya tanpa mengetahui kebenarannya terlebih dahulu,” himbau Camat Raas.

Para pelaku penyebaran hoaks tersebut masing-masing berinisial (MS, HE, HY) dengan sadar tanpa adanya intervensi serentak menyatakan bahwa kabar asmara Kades Karangnangka yang mereka sebarkan di media sosial tidak benar.

Baca Juga :  Prof Widodo, Rektor Baru Universitas Brawijaya Periode 2022-2027

“Kami mengaku bersalah telah menyebarkan berita tentang Bapak Kepala Desa tanpa mengetahui kebenarannya. Kami memohon maaf atas kesalahan ini,” ucapnya serentak dengan nada lirih, diiringi janji untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.

Sementara itu, permohonan maaf dari para pelaku diterima oleh Kades Radafir secara lapang dada, dengan harapan agar para pelaku dapat memulihkan atau mengembalikan nama baiknya.

“Saya terima permohonan maaf dari saudara-saudara pelaku. Saya berharap mereka dapat mengembalikan nama baik saya,” tukasnya.

Baca Juga :  Alasan Indonesia Dijadikan Tuan Rumah Konferensi Islam Asean ke-2

Simak berita update kami langsung di ponsel anda melalui saluran OKEDAILY Channel, KLIK DISINI.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026
Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali
GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama
Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara

Related News

Kamis, 3 September 2026 - 23:08 WIB

Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:37 WIB

GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama

Latest News

Direktur Pusat Kajian Strategis Governansi Digital Inklusif, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., A.Ks., S.Sos., M.Si. ®okedaily.com [foto: istimewa]

Kopini

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 Sep 2026 - 10:27 WIB