Dibalik Laporan Polisi Kades Buddi Arjasa, Ada Pamen Polri Polda Jatim?

- Editorial Team

Kamis, 8 Desember 2022 - 06:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Kepala Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Sunanto bersama Pamen Polri Polda Jatim. ©Okedaily.com

Kepala Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Sunanto bersama Pamen Polri Polda Jatim. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA – Surat Laporan Polisi (LP) Kades Buddi, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, pada 10 November 2022 kemarin, disinyalir kuat melibatkan seorang perwira menengah (Pamen) Polri di Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Kurang tiga hari lagi pelaporan Kades Buddi, Sunanto akan memasuki waktu satu bulan. Ditujukan kepada pengusaha muda pemilik brand LaBatik yang juga pemerhati kebijakan publik, kerap disapa Fauzi AS.

Sunanto menuding uangnya digelapkan oleh Fauzi AS, ketika kades dari kepulauan tersebut meminta bantuan dicarikan pengacara berkaitan dengan kasus pembunuhan Hamsan, yang melibatkan saudaranya.

Kisruh laporan Sunanto bak opera sabun mandi, memunculkan peran tokoh yang tidak diduga sebelumnya. Kali ini tercium keterlibatan seorang Pamen Polri dari Polda Jatim, yang dikunjungi Kades Buddi.

Munculnya sosok Pamen Polri Polda Jatim terungkap, saat awak media melakukan wawancara kepada pihak yang ikut terseret pusaran polemik Laporan Polisi Sunanto berinisial BH. Ia bahkan dicurigai sebagai sutradara di balik layar.

“Saya jam 14.00, tanggal 10 (November 2022, red) itu dikirimi LP oleh Sunanto dan menyebutkan saya disitu sebagai saksi. Saya bilang cari orang lain saja,” terang BH, Minggu (3/12).

Baca Juga :  Apes, Gegara Ikan Mati Ditangkap Polsek Sapeken

Sebelumnya BH menambahkan pada, 4 November 2022, Sunanto ada di Polda Jatim bertemu dengan seorang Polisi berpangkat AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi). “Ini seperti foto ini dia bersama seorang anggota,” tukas BH.

“Kemudian tanggal 9 (November 2022 sehari sebelum pelaporan, red) itu, Sunanto meneruskan WA dari orang yang menyatakan laporkan saja kalau memang dirugikan,” terangnya.

Kemudian BH menegaskan, justru dirinya mencegah Sunanto untuk melakukan pelaporan. “Agar tidak dijadikan alat oleh orang-orang tertentu menekan pihak lain. Itu kekhawatiran saya,” ungkap BH.

Bukti lain yang dikemukakan narasumber, ia terlebih dahulu berkomunikasi dengan Fauzi AS. “Sunanto sebelum mengirim LP itu, saya WA ke Mas Fauzi untuk bertemu. Namun saat itu Mas Fauzi sedang mengantar ibu-nya berobat,” kata BH.

Baca Juga :  Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Lebih lanjut narasumber menekankan bagaimana upayanya Laporan Polisi itu tidk terjadi. Oleh sebab itu, keliru kalau dirinya lah yang dianggap memprovokasi Sunanto untuk melaporkan Fauzi AS.

Upaya melakukan konfirmasi terkait adanya sosok Pamen Polri di Polda Jatim dalam Laporan Polisi Sunanto tidak mendapatkan jawaban, begitu juga dengan pesan WA yang terlihat terkirim tetapi belum juga dibalas.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan
Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah
Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian

Related News

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Panitia Festival Musik Tong-Tong Disorot, Hak Publik Jangan Dikorbankan demi Panggung Hiburan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Sumenep Kepulauan untuk Siapa? Ketika Nama Hendak Diubah, Nasib Rakyat Belum Banyak Berubah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Ketika Desa Terlalu Sunyi, GPS Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 14:48 WIB

Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB