Diduga Sering Bolos, ASN Nakal Penjaga SDN 3 Pancor Malah Jadi Sopir Travel

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi [okedaily.com]

Gambar Ilustrasi [okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – Seorang penjaga di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Pancor Kecamatan Gayam, Sumenep, Jawa Timur, disinyalir sering mangkir dari tugasnya sebagai Abdi Negara di sekolah tersebut, selama berbulan-bulan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, Junaidi penjaga SDN 3 Pancor, yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sering tidak masuk kerja dikarenakan lebih aktif menjadi sopir travel trayek Sapudi-Bali-Sapudi.

Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Ra’as : Saya Bisa Remote Dari Asta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi melalui Kepala Sekolah SDN 3 Pancor tentang kejelasan Junaidi, Ruslan membenarkan bahwa bawahannya tersebut, memang sering meninggalkan tugasnya sebagai penjaga sekolah.

“Semenjak saya jadi kepala sekolah, selama tahun ajaran baru, kebanyakan tidak pernah masuk kerja,” ujarnya saat ditemui awak media, Sabtu, (09/10).

Selanjutnya, Ruslan menyampaikan bahwa pihak sekolah melaporkan ketidakhadirannya kepada Dinas Pendidikan, karena menurut dia, sekolah sekarang banyak kerjaan, sementara disaat dibutuhkan Junaidi banyak alasan.

Baca Juga :  Kemenkeu RI Minta Segera Mengosongkan Lahan Bangunan di Medan Maimun

Supardi Garis

“Alasannya bilang baru selesai operasi, padahal nyupir bolak balik ke Bali, enak-enak saja orangnya,” tukasnya.

Lebih lanjut, Ruslan juga menyampaikan jarak domisili rumah Junaidi ke sekolah cukup jauh, Junaidi berdomisili di Dusun Sempangan, Desa Gendang Timur.

Baca Juga : Bertahun-tahun Nikmati Gaji Buta, ASN SMPN 2 Ra’as Terancam Dipecat?

“Biasanya penjaga itu statusnya harus di sekolah, kami pihak sekolah gak kuat juga jika bolak balik harus ngambil kunci kerumahnya, makanya sekarang saya titipkan ke tetangga,” terangnya.

Tidak hanya itu, terkait kebersihan sekolah, Ruslan juga mengaku bahwa Junaidi kerap tidak pernah mau ketiga diberi tugas olehnya, bahkan kata dia, pihak sekolah terkadang membayar ke orang lain untuk membersihkan.

“Mulai saya menjabat, pokoknya saya selalu bayar ketika nyuruh orang, saya tidak lagi mengandalkan Junaidi,” jelasnya.

Hal tersebut yang membuat Ruslan geram terhadap penjaga sekolah yang dianggap selalu meninggalkan tugasnya, sehingga membuat pihaknya melaporkan apa adanya kepada Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Sosok Pesinetron Pada Diri Kasatpol PP Sumenep

Baca Juga : Korban Dishub Sumenep Pada Perluasan Bandara Trunojoyo Bertambah

Diketahui, Beredar surat Panggilan Dinas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang ditujukan pada Junaidi sebagai Penjaga SDN 3 Pancor, tertanggal 01 Oktober 2021.

Tertuang dalam surat dengan Nomor : 800/1026/435.101.1/2021 tentang penindakan PNS yang tidak melaksanakan Tugas Dinas tanpa keterangan.

Baca Juga :  Ratusan Kepala Desa Sumenep Berkunjung ke Bandung, Berikut Harapan Miskun

Dalam surat itu, Junaidi dipanggil untuk menghadap pada Hari Selasa tanggal 05 Oktober 2021, bertempat di Ruangan Kasubbag Umum Kearsipan dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

“Gak tau masalah hadir atau tidaknya, soalnya saya bertanya pada yang mengirim surat tidak dibalas,” ujar pria yang akrab disapa Pak Yok itu.

Baca Juga : SPBU 5469402 Pamolokan Baru Mengurus IMB?

Sesuai Permendiknas Nomor 24 Tahun 2008, setiap sekolah diwajibkan mempunyai penjaga sekolah. Penjaga sekolah bertugas menjaga keamanan sekolah dan lingkungan agar tercipta suasana aman, tertib, nyaman dan berwibawa.

Adanya penjaga sekolah yang memenuhi standar kompetensi sesuai dengan Permendiknas (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional), diyakini keamanan disekolah akan berjalan dengan baik.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance
Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru
Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah
Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh
Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur
Dewan Redaksi Okedailycom Ucapkan HPN 2026, Tekankan Pers Berintegritas
IWO Sumenep Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung pada Moment HPN 2026
Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru

Senin, 23 Februari 2026 - 18:31 WIB

Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah

Senin, 16 Februari 2026 - 13:04 WIB

Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WIB

Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur

Berita Terbaru

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, nampak sibuk dan bersemangat mengawasi pagelaran pasar murah Ramadhan 2026 di Kota Sumenep. ©okedaily.com/istimewa

Ekonomi Bisnis

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:31 WIB