Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Teknologi

Dinas PRKP dan Perhubungan merencanakan Peremajaan PJU di Kota Sumenep

Avatar of Okedaily
×

Dinas PRKP dan Perhubungan merencanakan Peremajaan PJU di Kota Sumenep

Sebarkan artikel ini
Dinas PRKP dan Perhubungan merencanakan Peremajaan PJU di Kota Sumenep
Kepala Dinas PRKP dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Moh. Jakfar. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA Pemerintah Kabupaten Sumenep, pada tahun ini merencanakan peremajaan lampu jalan atau yang dikenal juga sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Keris.

Lampu yang digunakan untuk penerangan jalan dimalam hari itu direncanakan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman (PRKP) dan Perhubungan Kabupaten Sumenep,

Adapun tujuannya ialah untuk mempermudah pengguna jalan agar melihat dengan lebih jelas akan lintasan yang dilalui pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan juga keamanan.

Baca Juga :  Lembaran XIV, Legalisasi Seragam Macan Hingga Perbudakan

“Yang jelas lampu-lampu kota kita ini di jaman Bupati Bupati sebelumnya, sehingga sudah waktunya dilakukan peremajaan karena semakin tahun daya pencahayaannya akan redup. Nah itulah yang akan diganti dan dilakukan peremajaan,” ungkap Kepala Dinas PRKP dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Moh. Jakfar, Selasa (14/2).

Rencana peremajaan lampu jalan yang sudah mendapat persetujuan Bupati Sumenep itu, kata Jakfar, tidak hanya di wilayah kota saja, melainkan juga akan dilakukan pemasangan dipinggiran kota yang masih membutuhkan penerangan alias gelap gulita.

“Nantinya kurang lebih dari 120 sampai 200 lampu redup di wilayah perkotaan akan diganti. Kabel kabelnya dibenahi dan kalau bisa sistemnya sampai clamp kabelnya yang bisa dikontrol lewat HP. Kita berharap kedepan muka Sumenep, mulai dari prenduan sampai kota harus terang benderang,” ujarnya.

Baca Juga :  "HomPIMPA" Aplikasi Terobosan Dinas Kesehatan Bagi Sumenep Melayani

Sebagai anak pulau, Jakfar ketika disinggung mengenai persoalan kelistrikan di kepulauan Sumenep, ia sedikit dilema melihat tenaga pembangkitnya adalah diesel, sehingga biaya operasional maupun perbaikan jika mengalami kerusakan cukup mahal.

“Jadi solusi kedepan, sebagian kepulauan akan diterangi melalui PLTS terpusat atau terpadu. Tetapi PJU-nya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sumenep,” tandasnya.