GMNI Kota Sibolga Desak Kapolres Ungkap Ledakan Bom

- Editorial Team

Rabu, 26 Januari 2022 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sibolga – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Sibolga, mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas ledakan yang diduga adalah bom ikan.

Diketahui, adanya ledakan itu terjadi disalah satu tangkahan, pada Senin (24/1) tepatnya di Jalan KH. Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Wakil Bidang Politik DPC GMNI Kota Sibolga, Pandi Santoso menyanyikan bahwa, pihaknya sangat prihatin terhadap kejadian tersebut karena selain kerugian financial, tentu akan mengakibatkan rasa trauma bagi warga sekitar.

“Kami mendesak Kapolres menuntaskan kasus dugaan ledakan bom Ikan ini. Selain kerugian material, korban luka, masyarakat sekitar juga pasti merasakan trauma mendalam atas kejadian itu” ungkap Pandi Santoso kepada wartawan, Selasa (25/1).

Pandi Santoso dengan tegas mengatakan, kejadian ini merupakan bukti bahwa cara penangkapan ikan yang mengunakan bahan peledak sangatlah berbahaya dan menggangu ekosistem laut.

Baca Juga :  Milad MUI ke 50 Tahun, Zulfikar Wijaya : MUI Memiliki Peran Strategis Memperkuat Persatuan Umat
GMNI Kota Sibolga Desak Kapolres Ungkap Ledakan Bom
Ketua GMNI Kota Sibolga, Pandi Santoso. (c)Redaksi

Aktivis muda ini berharap agar Aparat Penegak Hukum menindak tegas siapa pun pelakunya, mulai dari pengusaha dan nelayan yang menggunakan bahan peledak atau alat tangkap perusak lingkungan diseret ke meja hijau .

“Pengeboman ikan berdampak negatif terhadap keseimbangan ekosistem laut, bom ikan juga sangat merugikan masyarakat, terutama masyarakat pesisir pantai barat yang menggantungkan ekonomi dari sektor kelautan.” Ujar Pandi Santoso.

Menurut Pandi Santoso, setiap giat destructive fishing atau penangkapan ikan dengan menggunakan cara yang merusak sumber daya ikan maupun lingkungannya, tidak boleh dianggap remeh.

“seperti menggunakan bahan peledak dan bahan beracun pelakunya dijerat dengan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan,” Tandasnya.

Adapun akibat ledakan itu, mengakibatkan lima unit rumah hancur, empat orang luka-luka. Dari ke empat korban ini, satu orang harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak RSUD FL Tobing Sibolga.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya
Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB