Gunakan Sistem SSO, KPUR Unesa Gelar Pemira 2022

- Editorial Team

Kamis, 29 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPUR Unesa sukses menggelar Pemira 2022. ©Okedaily.com/Dwi Ardiansyah

KPUR Unesa sukses menggelar Pemira 2022. ©Okedaily.com/Dwi Ardiansyah

OKEDAILY, JATIM Komisi pemilihan umum raya (KPUR) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menyelenggarakan Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang diselenggarakan secara serentak dengan menggunakan metode E-vote.

Pemira merupakan ajang bagi mahasiswa Unesa untuk melaksanakan pesta demokrasi dan melanjutkan kegiatan-kegiatan organisasi mahasiswa di lingkungan universitas.

Pada kesempatan tersebut Ketua KPUR Unesa, Fitri Nur’aini menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud pengalaman demokrasi di lingkungan kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemungutan suara sendiri dilaksanakan pada Senin, 26 Desember 2022, dimulai sejak pukul 08.00 – 16.00 WIB, secara serentak. Pemungutan suara tersebut hanya bisa diakses oleh mahasiswa melalui sistem Single Sign On (SSO) Unesa menggunakan e-mail Unesa.

Fitri juga menambahkan, jika di era teknologi dan media sosial yang sudah luar biasa ini, ditambah kondisi mahasiswa milenial Unesa yang sudah pasti melek teknologi dan informasi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, FITK UNSIQ dan FAI Unisma Jalin Kerjasama

Menurutnya, sudah saatnya kegiatan semacam ini dilaksanakan secara daring. Meskipun tidak bisa dipungkiri, tantangan yang dihadapi adalah sinyal yang tidak selalu stabil.

“Saya senang sekali dapat menjadi salah satu bagian terpenting dalam pesta demokrasi sekali dalam setahun ini, menjadi Ketua KPUR bukanlah tantangan yang mudah bagi saya, namun semua dapat terlewati dengan baik,” ucap Fitri, Rabu (28/12).

Fitri sendiri juga menyampaikan harapan dari agenda singkat sekali dalam setahun ini. Dari itu ia berharap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Pemira ini dapat bertanggung jawab atas apa yang sudah mereka kampanyekan.

“Juga bagi pihak yang belum mendapatkan amanah, mampu melapangkan dada sesuai dengan deklarasi damai kemarin di point ke-4 yang berbunyi siap ber-kontestasi dan menerima hasil yang ada, kalah terhormat dan menang bermartabat,” jelasnya.

Perihal adanya kabar yang menyatakan adanya jejak gelap, lebih lanjut Fitri menyatakan itu adalah hal yang lumrah.

“Saya rasa berita-berita yang kemudian muncul setelah adanya pesta demokrasi cukup lumrah, namun pada kesempatan kali ini, kabar yang katanya merupakan jejak gelap nyatanya hanya buaian belaka, terbukti hingga jam kerja berakhir KPUR kemarin (27/12) di hari masa gugatan, tidak satupun gugatan yang masuk perihal teknis dan penyelenggaraan Pemira,” tuturnya.

Selain itu, Pemira yang dilaksanakan secara daring ini nyatanya lebih efektif, khusunya untuk mengurangi human eror. Keuntungan lainnya adalah, tidak perlu adanya persiapan teknis yang lebih berat dan mengurangi anggaran-anggaran sekali pakai.

Baca Juga :  BBM Langka, Nasib Rakyat Kepulauan Raas Digantung Pemkab Sumenep

Semisal seperti menyiapkan tempat pungutan suara atau TPS, surat suara, alat coblos, dan lain-lain. Mahasiswa hanya perlu membuka android atau laptopnya masing-masing, dan tinggal memilih calon yang dikehendaki.

Ia bersyukur, bahwa Pemira Unesa tahun ini berjalan dengan lancar meski tidak sepenuhnya sempurna. Adapun teknis dan penyelenggaraan dari KPUR sendiri, dinilainya sudah sesuai dengan kaidah-kaidah dan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tunjuk-tunjuk Ganjar, Kode Penggantinya?

Hal itu ia merujuk pada aturan yang tercantum dalam Undang-undang Rema maupun Undang-Undang Pemira juga dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Secara pribadi saya sampaikan, Pemira Unesa tahun ini alhamdulillah berjalan lancar, mulai dari jalannya verifikasi pemberkasan hingga kampanye dan minimnya tensi dari kedua pasangan calon selama masa Pemira berlangsung,” tukas Fitri.

Terakhir, Fitri juga memberikan selamat kepada pasangan calon 1 Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unesa yakni M. Asrorun Ni’am, dan Hafizh Mohammad.

“Ya, selanjutnya tinggal menunggu SK (surat keputusan) untuk kedua pasangan calon terpilih untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua BEM,” pungkas Fitri.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian
Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut
Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
RSUD Moh Anwar Siapkan Kompensasi Jika Pelayanan Kesehatan Tak Sesuai SOP

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:14 WIB

Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB