Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Guru Honorer dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Serdang Bedagai Cairkan Dana Sertifikasi

Avatar of Okedaily
16
×

Guru Honorer dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Serdang Bedagai Cairkan Dana Sertifikasi

Sebarkan artikel ini
Guru Honorer dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Serdang Bedagai Cairkan Dana Sertifikasi
Ilustrasi : Dana Sertifikasi ©foto/liputan6

MEDAN – Terkait adanya keluhan para Guru Honorer dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terkait dana sertifikasi untuk triwulan pertama Tahun 2022 tak kunjung disalurkan.

Dana sertifikasi guru itu dikabarkan hingga kini belum dicairkan, sehingga mendapat kritik keras dari Perkumpulan Jurnalis Media Independen (JMI).

Dalam Konferensi Pers, Jum’at (13/5) siang, Ketua Perkumpulan JMI, Fachrizal, S.E., M.M., meminta pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai untuk memberikan penjelasan serta alasan jelas terkait penyebab lambannya pencairan dana sertifikasi itu.

Baca Juga :  BEM Nusantara Kecam Tindakan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Profesi Ners di RSAS

“Hal ini untuk menghindari timbulnya keresahan dikalangan para guru yang saat ini sedang menunggu haknya,” ujar Fachrizal, Ketua JMI yang juga berprofesi sebagai Dosen.

Guru Honorer dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Serdang Bedagai Cairkan Dana Sertifikasi
Ketua JMI, Fachrizal, S.E., M.M. ©foto/istimewa

Menurutnya, para guru guru honorer ataupun guru ASN yang telah menunaikan kewajibannya, tentu mengharapkan penghasilan tambahan sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2022.

Sekarang sudah bulan Mei yang seyogyanya dana sertifikasi guru untuk triwulan tahap pertama sudah diterima, kata Fachrizal, namun sesuai informasi hingga saat ini belum ada kejelasan tentang dana tersebut.

Baca Juga :  Aktivis Desak Polres Langkat Segera Tangkap Pengusaha Galian C Ilegal di Wampu

Kita juga harus merasa prihatin dengan kondisi ekonomi saat ini, sambungnya, dimana hampir semua kebutuhan hidup memerlukan biaya yang cukup tinggi.

“Apalagi kebutuhan anak yang mungkin memasuki tahun ajaran baru tentunya sangat membutuhkan dana yang jumlahnya tidak sedikit,” sergah Fachrizal.

Tentunya sesuai pengalaman para guru, imbuhnya, juga sudah mengetahui jadwal dan teknis pembayaran dana sertifikasi tersebut diberikan setiap triwulan.

Baca Juga :  Guru Non Muslim di MTs Al-Maarif Jimbaran, Made : Perbedaan Bukanlah Sebuah Ancaman

Untuk itu, Fachrizal berharap agar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Dinas Pendidikan, agar segera mempercepat pencairan dana sertifikasi triwulan pertama Tahun 2022.

“Kami berharap pihak terkait dapat memperhatikan para guru sertifikasi di Serdang Bedagai ini, karena mereka sebagai tenaga pendidik dalam mencerdaskan anak bangsa,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, media okedaily.com belum berhasil menghubungi pihak-pihak terkait guna keberimbangan publikasi.