Guru P3K SDN Kalowang IV Gayam Tetap Saja Bolos Walau Sering Ditegur

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Salah satu Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SDN Kalowang IV Kecamatan Gayam, Kepulauan Sumenep, Madura, disinyalir kerap melalaikan tugasnya dalam mengajar di sekolah.

Informasi yang dihimpun Okedaily.com, Guru P3K SDN Kalowang IV tersebut berinisial Ai warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Menurut keterangan yang didapat dari RY Guru SDN Kalowang IV menyampaikan bahwa, Ai kerap meninggalkan tugasnya di sekolah lantaran pulang kerumahnya di daratan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun Ai kerap ditegur oleh sejumlah rekannya, namun tindakan itu belum berhasil membuatnya sadar akan tanggung jawab pada murid-muridnya di SDN Kalowang IV, sebab Ai mudik dengan banyak alasan.

Dikatakan, Ai sudah menjadi tenaga pengajar P3K di SDN Kalowang IV sekitar satu tahunan lebih. Namun, tanggung jawabnya menjadi buah perbincangan sejumlah guru honorer di Gayam. Lantaran Ai diduga sering bolos mengajar dengan alasan banyak kepentingan di rumahnya.

“Kadang 3 hari masuk mengajar setelah itu pulang, kadang juga hanya seminggu di sekolah, seminggu lagi pulang,” ujarnya, Minggu (20/02).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala SDN Kalowang IV, Aminullah menyampaikan, jika di sekolahnya memang ada Guru P3K yang lalai menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Menyayangkan Jawaban Menteri Kominfo, Baha'ur : Johnny G Plate Tidak Layak

Pria yang akrab disapa Minul itu mengakui, dirinya sudah kerap menegurnya lantaran hal itu merupakan tanggung jawabnya sebagai pimpinan disekolah.

“Bukan hanya itu saja yang sering tidak masuk, ada banyak lagi di sekolah lainnya, coba tanyakan saja sama atasannya langsung,” ungkapnya.

Selanjutnya, Minul menyampaikan agar ada perhatian khusus untuk menyikapi hal itu, sebab tenaga pengajar yang digaji oleh negara harus memiliki tanggung jawab yang penuh.

“Kasihan sama siswa-siswanya di sekolah, tapi gajinya di ambil,” sesal Minul.

“Saya sudah bilang suruh dipanggil ke kantor K3S, kalau di sekolah sudah diberi peringatan, tapi bagaimana lagi kalau tidak dipanggil untuk mendapatkan perhatian khusus,” imbuhnya.

Sering Bolosnya Sejumlah Tenaga Pengajar P3K Direspon Oleh Aktivis Pulau Sapudi, Mas’udi, S.E.

Baca Juga :  Eks Sekretaris UPK Gayam Kaget Aset PNPM-MPD UPK Gayam Hanya 600 Juta

Ia menyampaikan bahwa, dalam kewenangan ini harus ditindak lanjuti oleh K3S Kecamatan Gayam serta Pengawas Sekolah Kecamatan Gayam. Sebab menurutnya, hal itu harus menjadi evaluasi bersama demi efektivitas sistem pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan di Pulau Sapudi.

“Pengawas sekolah harus bertindak tegas, jangan tebang pilih, sebab uang negara itu dibuat bayar untuk memajukan pendidikan bukan hanya untuk kebutuhan formalitas,” sergahnya.

Mas’udi meminta, pihak K3S dan Pengawas untuk segera melakukan evaluasi kinerja Guru yang diduga sering bolos mengajar. Menurutnya, jika mereka sudah menandatangani Pakta Integritas maka harus menjalankan tugasnya dengan baik tanpa alasan apapun.

“Kami minta Pengawas juga bertindak tegas, segera urus dan panggil Guru P3K yang diduga nakal untuk diberikan arahan,” tandasnya.

Selanjutnya, berdasarkan PP Nomer 49 Tahun 2018, tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Pasal 53 ayat 2 point b dan c, klausulnya jika melakukan pelanggaran disiplin P3K tingkat berat atau tidak memenuhi target kinerja yang telah disepakati sesuai dengan perjanjian kerja, maka dapat disanksi dengan pemutusan hubungan perjanjian kerja.

“Jika diduga benar melanggar disiplin kerja, maka orang yang bersangkutan langsung saja dikembalikan pada peraturan pemerintah tersebut,” pungkas mantan Gubernur BEM IAI Nurul Jadid itu.

Hingga berita ini ditayangkan, Ai belum bisa dimintai keterangan, lantaran awak media belum mendapatkan akses telepon yang bersangkutan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance
Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru
Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah
Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh
Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur
Dewan Redaksi Okedailycom Ucapkan HPN 2026, Tekankan Pers Berintegritas
IWO Sumenep Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung pada Moment HPN 2026
Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru

Senin, 23 Februari 2026 - 18:31 WIB

Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah

Senin, 16 Februari 2026 - 13:04 WIB

Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WIB

Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur

Berita Terbaru

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, nampak sibuk dan bersemangat mengawasi pagelaran pasar murah Ramadhan 2026 di Kota Sumenep. ©okedaily.com/istimewa

Ekonomi Bisnis

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:31 WIB