Guru P3K SDN Kalowang IV Gayam Tetap Saja Bolos Walau Sering Ditegur

- Editorial Team

Senin, 21 Februari 2022 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Salah satu Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SDN Kalowang IV Kecamatan Gayam, Kepulauan Sumenep, Madura, disinyalir kerap melalaikan tugasnya dalam mengajar di sekolah.

Informasi yang dihimpun Okedaily.com, Guru P3K SDN Kalowang IV tersebut berinisial Ai warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Menurut keterangan yang didapat dari RY Guru SDN Kalowang IV menyampaikan bahwa, Ai kerap meninggalkan tugasnya di sekolah lantaran pulang kerumahnya di daratan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun Ai kerap ditegur oleh sejumlah rekannya, namun tindakan itu belum berhasil membuatnya sadar akan tanggung jawab pada murid-muridnya di SDN Kalowang IV, sebab Ai mudik dengan banyak alasan.

Dikatakan, Ai sudah menjadi tenaga pengajar P3K di SDN Kalowang IV sekitar satu tahunan lebih. Namun, tanggung jawabnya menjadi buah perbincangan sejumlah guru honorer di Gayam. Lantaran Ai diduga sering bolos mengajar dengan alasan banyak kepentingan di rumahnya.

“Kadang 3 hari masuk mengajar setelah itu pulang, kadang juga hanya seminggu di sekolah, seminggu lagi pulang,” ujarnya, Minggu (20/02).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala SDN Kalowang IV, Aminullah menyampaikan, jika di sekolahnya memang ada Guru P3K yang lalai menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Jurnalis Bergerak, Polres Sumenep Akan Dikepung Ratusan Wartawan dan Aktivis

Pria yang akrab disapa Minul itu mengakui, dirinya sudah kerap menegurnya lantaran hal itu merupakan tanggung jawabnya sebagai pimpinan disekolah.

“Bukan hanya itu saja yang sering tidak masuk, ada banyak lagi di sekolah lainnya, coba tanyakan saja sama atasannya langsung,” ungkapnya.

Selanjutnya, Minul menyampaikan agar ada perhatian khusus untuk menyikapi hal itu, sebab tenaga pengajar yang digaji oleh negara harus memiliki tanggung jawab yang penuh.

“Kasihan sama siswa-siswanya di sekolah, tapi gajinya di ambil,” sesal Minul.

“Saya sudah bilang suruh dipanggil ke kantor K3S, kalau di sekolah sudah diberi peringatan, tapi bagaimana lagi kalau tidak dipanggil untuk mendapatkan perhatian khusus,” imbuhnya.

Sering Bolosnya Sejumlah Tenaga Pengajar P3K Direspon Oleh Aktivis Pulau Sapudi, Mas’udi, S.E.

Baca Juga :  MPO Pemuda Pancasila Kota Malang Siap Kawal Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur

Ia menyampaikan bahwa, dalam kewenangan ini harus ditindak lanjuti oleh K3S Kecamatan Gayam serta Pengawas Sekolah Kecamatan Gayam. Sebab menurutnya, hal itu harus menjadi evaluasi bersama demi efektivitas sistem pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan di Pulau Sapudi.

“Pengawas sekolah harus bertindak tegas, jangan tebang pilih, sebab uang negara itu dibuat bayar untuk memajukan pendidikan bukan hanya untuk kebutuhan formalitas,” sergahnya.

Mas’udi meminta, pihak K3S dan Pengawas untuk segera melakukan evaluasi kinerja Guru yang diduga sering bolos mengajar. Menurutnya, jika mereka sudah menandatangani Pakta Integritas maka harus menjalankan tugasnya dengan baik tanpa alasan apapun.

“Kami minta Pengawas juga bertindak tegas, segera urus dan panggil Guru P3K yang diduga nakal untuk diberikan arahan,” tandasnya.

Selanjutnya, berdasarkan PP Nomer 49 Tahun 2018, tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Pasal 53 ayat 2 point b dan c, klausulnya jika melakukan pelanggaran disiplin P3K tingkat berat atau tidak memenuhi target kinerja yang telah disepakati sesuai dengan perjanjian kerja, maka dapat disanksi dengan pemutusan hubungan perjanjian kerja.

“Jika diduga benar melanggar disiplin kerja, maka orang yang bersangkutan langsung saja dikembalikan pada peraturan pemerintah tersebut,” pungkas mantan Gubernur BEM IAI Nurul Jadid itu.

Hingga berita ini ditayangkan, Ai belum bisa dimintai keterangan, lantaran awak media belum mendapatkan akses telepon yang bersangkutan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Mendikdasmen Mu’ti Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi
Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara’de di Desa Tinggimae
Bulan Kemerdekaan, Tank Oreng Center Berbagi Ribuan Buku Tulis untuk Pelajar Sapudi
Tim Cara’de Unhas Berdayakan Pembudidaya, Ajarkan Buat Pakan Ikan Mandiri
Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Dekat Jalan Raya
Semarak Kemerdekaan, Gebyar KEHATI PAUD EL-FATH Meriahkan HUT RI ke-81
PPM HCML 2026, Selamatkan Ruang Belajar MDT Ridlal Halim yang Lapuk
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Dorong Warga Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk

Related News

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WIB

Mendikdasmen Mu’ti Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara’de di Desa Tinggimae

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Bulan Kemerdekaan, Tank Oreng Center Berbagi Ribuan Buku Tulis untuk Pelajar Sapudi

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Tim Cara’de Unhas Berdayakan Pembudidaya, Ajarkan Buat Pakan Ikan Mandiri

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Dekat Jalan Raya

Latest News

Direktur Pusat Kajian Strategis Governansi Digital Inklusif, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., A.Ks., S.Sos., M.Si. ®okedaily.com [foto: istimewa]

Kopini

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 Sep 2026 - 10:27 WIB