Hadiri Sosialisasi Kebangsaan oleh MPR RI, Ketua MDA Bali Tegaskan 4 Pilar Harga Mati

- Redaksi

Sabtu, 26 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh MPR RI. ©Wandy's

Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh MPR RI. ©Wandy's

BADUNG – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali, gelar temu tokoh nasional dan sosialisasi emat pilar kebangsaan, Jumat (25/02) yang bertempat di Hotel 100 Sunset, Kuta.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, I Dewa Putu Eka Wijaya Wardana Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah, Ketua PW NU Bali H. Abd Aziz, Ketua PW Muhammadiyah Aminullah, Ketua MDA Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua MUI Bali H. Mahrusun Hadiono, FKPEN, AA Bagus Ngurah Agung, dan ormas yang lain.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Warning BKPSDM dan Inspektorat Terkait PNS Nakal Kecamatan Sapeken

Hadiri Sosialisasi Kebangsaan oleh MPR RI, Ketua MDA Bali Tegaskan 4 Pilar Harga Mati

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali menyampaikan sangat bersyukur sekali karena para pendahulu sudah mewariskan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945 atau empat pilar kebangsaan.

“ini yang menaungi semua, mengayomi perbedan-perbedaan kita yang sekaligus menjadi kekayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, maka empat pilar ini adalah harga mati bagi kita semua,” ungkapnya.

Lanjut, Ida Penglingsir Agung menyampaikan bahwa ancaman terhadap adat dan agama, kepercayaan, serta suku bangsa tidak akan pernah selesai selama empat pilar kebangsaan masih ada dari Sabang sampai Merauke.

“Karena ada pihak-pihak yang sampai saat ini tidak menerima 4 pilar dasar negara ini. Meraka ingin merubah, mengganti itu,” sambungnya.

Kemudian Ida Penglingsir Agung juga mengingatkan agar mencegah kekuatan asing yang berkolaborasi dengan kekuatan radikal di dalam NKRI, Sparatis yang dibangkit-bangkitkan, kemudian meng-otak atik empat pilar kebangsaan ini.

“perjuangan kita untuk selalu menciptakan kerukunan, kedamaian dalam bingkai NKRI tidak akan pernah berakhir. Sekarang ini kita sedang berpacu untuk selalu membangkitkan semangat empat pilar bernegra kita ini,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan
Ketua DPRD Sumenep Soroti Program MBG, Siap Sidak Dapur SPPG

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:15 WIB

Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru