Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Hadiri Sosialisasi Kebangsaan oleh MPR RI, Ketua MDA Bali Tegaskan 4 Pilar Harga Mati

Avatar of Okedaily
8
×

Hadiri Sosialisasi Kebangsaan oleh MPR RI, Ketua MDA Bali Tegaskan 4 Pilar Harga Mati

Sebarkan artikel ini
Hadiri Sosialisasi Kebangsaan oleh MPR RI, Ketua MDA Bali Tegaskan 4 Pilar Harga Mati
Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh MPR RI. ©Wandy's

BADUNG – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali, gelar temu tokoh nasional dan sosialisasi emat pilar kebangsaan, Jumat (25/02) yang bertempat di Hotel 100 Sunset, Kuta.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, I Dewa Putu Eka Wijaya Wardana Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah, Ketua PW NU Bali H. Abd Aziz, Ketua PW Muhammadiyah Aminullah, Ketua MDA Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua MUI Bali H. Mahrusun Hadiono, FKPEN, AA Bagus Ngurah Agung, dan ormas yang lain.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Meresmikan Kawasan Suci Besakih dan TPST Kesiman Kertalangu di Bali

Hadiri Sosialisasi Kebangsaan oleh MPR RI, Ketua MDA Bali Tegaskan 4 Pilar Harga Mati

Dalam kesempatan ini, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali menyampaikan sangat bersyukur sekali karena para pendahulu sudah mewariskan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945 atau empat pilar kebangsaan.

“ini yang menaungi semua, mengayomi perbedan-perbedaan kita yang sekaligus menjadi kekayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, maka empat pilar ini adalah harga mati bagi kita semua,” ungkapnya.

Lanjut, Ida Penglingsir Agung menyampaikan bahwa ancaman terhadap adat dan agama, kepercayaan, serta suku bangsa tidak akan pernah selesai selama empat pilar kebangsaan masih ada dari Sabang sampai Merauke.

“Karena ada pihak-pihak yang sampai saat ini tidak menerima 4 pilar dasar negara ini. Meraka ingin merubah, mengganti itu,” sambungnya.

Kemudian Ida Penglingsir Agung juga mengingatkan agar mencegah kekuatan asing yang berkolaborasi dengan kekuatan radikal di dalam NKRI, Sparatis yang dibangkit-bangkitkan, kemudian meng-otak atik empat pilar kebangsaan ini.

“perjuangan kita untuk selalu menciptakan kerukunan, kedamaian dalam bingkai NKRI tidak akan pernah berakhir. Sekarang ini kita sedang berpacu untuk selalu membangkitkan semangat empat pilar bernegra kita ini,” tegasnya.