Inspektorat Tunggu Laporan Resmi Proyek BK Dewan di Sapudi

- Editorial Team

Jumat, 19 November 2021 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paket atau Proyek Drainase, Bantuan Keuangan Khusus Rehabilitas dan Pemeliharaan Infrastruktur Pedesaan (BKK-RPIP) tahun anggaran 2021 di Dusun Talon Desa Gendang Timur [okedaily.com / al-hakiki]

Paket atau Proyek Drainase, Bantuan Keuangan Khusus Rehabilitas dan Pemeliharaan Infrastruktur Pedesaan (BKK-RPIP) tahun anggaran 2021 di Dusun Talon Desa Gendang Timur [okedaily.com / al-hakiki]

Okedaily.com, Sumenep – Dugaan proyek salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil-7, Madura, Jawa Timur, yang dikerjakan oleh keluarganya sendiri sampai saat ini belum ada tindakan jelas dari Inspektorat.

Padahal, dari segi pekerjaan disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi alias Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Salah satunya adalah pasangan batu yang terkesan hanya disusun tanpa campuran semen, dan bahan campuran yang disinyalir terlalu muda alias rapuh.

Pada pemberitaan sebelumnya, disebutkan proyek itu sebagai Paket Bantuan Keuangan Khusus Rehabilitas dan Pemeliharaan Infrastruktur Pedesaan (BKK-RPIP) tahun anggaran 2021.

Inspektorat Tunggu Laporan Resmi Proyek BK Dewan di Sapudi

Proyek yang berlokasi di Dusun Talon Desa Gendang Timur, Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi), berwujud bangunan Drainase dengan panjang 196,5 meter dan nominal anggaran 200 juta rupiah.

Sebelumnya, Kepala Desa Gendang Timur,  Mashadi mengakui, bahwa dirinya tidak ikut cawe-cawe dalam pengerjaan proyek BK itu. Bahkan kata dia, pihaknya hanya diminta untuk tanda tangan menyetujui proyek itu dikerjakan di wilayah desanya.

Baca Juga :  LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Meskipun pekerjaannya dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi, sampai sejauh ini inspektorat belum ada ketegasan untuk menindak lanjuti.

R. Titik Suryati, SH., MH. Kepala Inspektorat Kabupaten Sumenep, saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa komentar sebelum semua permasalahan diterima secara resmi dan lengkap.

“Harus ada pelapor resmi dengan KTP, ada bukti pendukung yang bisa menjawab pertanyaan 5 W 1 H (What Why When Where Who How, red). Selama belum bisa memenuhi itu kami belum bisa memproses,” kata Inspektur R. Titik Suryati, Jum’at (19/11).

Sementara, Mas’udi pemuda asal Sapudi yang tergabung dalam Asosiasi Wartawan dan LSM Sapudi (AWALS) menyampaikan, akan segera membuat laporan resmi kepada Inspektorat.

“Terkait Paket Bantuan Keuangan Khusus Rehabilitas dan Pemeliharaan Infrastruktur Pedesaan (BKK-RPIP) tahun anggaran 2021 di Dusun Talon Desa Gendang Timur tersebut, kami siap akan membuat laporan resmi sesuai petunjuk inspektorat” tegasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Related News

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB