Ipungnga Marsuk : BK DPRD Gugat Saja Kempalan ke Pengadilan

- Editorial Team

Jumat, 5 November 2021 - 16:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Tangkapan layar akun Facebook, Syaiful Bahri, SH. [Okedaily.com/aditya]

Tangkapan layar akun Facebook, Syaiful Bahri, SH. [Okedaily.com/aditya]

Okedaily.com, Sumenep – Berita tentang video mesum mirip Anggota DPRD Sumenep semakin melebar. Terkini, media nasional ikut memberitakan terkait isu yang sempat mengguncang Masyarakat Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam pemberitaan media nasional tersebut, Sami’oeddin Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep mengatakan, pihaknya selama dua bulan telah mencari sumber video mesum yang mirip salah satu anggota DPRD Sumenep tersebut.

Meski demikian, pencarian yang dilakukan belum membuahkan hasil dan isu tersebut terlanjur berkembang di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Tantang Jurnalis, Seorang Pemuda Sapudi Lindungi JUT Tak Sesuai RAB
Baca Juga : Ketua BPD dan Ketua Panitia Pilkades Sapeken Dipanggil Polres Sumenep
Baca Juga : Kades Sabuntan : Saya Sudah Rencanakan Bangun Polindes di Pulau Sabuntan Tapi Ditolak
Baca Juga : Kegiatan Fiktif Desa Paliat Terungkap

“Sudah kami sikapi. Namun, sampai hari ini tak ada yang bisa membuktikan adanya video tersebut,” jelasnya dikutip dari Kompas.com, Senin (01/11).

Baca Juga :  Wakil Presiden Maruf Amin Membuka Konferensi Islam Asean di Bali

Ketua BK DPRD Sumenep menambahkan, beberapa perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) juga ikut mendesak kasus video mesum itu untuk diusut dan diminta penjelasan.

Kepada pemilik video, Sami’oeddin mengatakan agar bisa berkoordinasi dengan BK DPRD Sumenep untuk membuktikan video itu ada atau hanya isu belaka.

“Jika memang video itu tidak ada, maka nama baik institusi DPRD Sumenep harus dipulihkan. Sebab, kami merasa tertuduh telah melakukan tindakan asusila,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati kebijakan publik, Syaiful Bahri, S.H. menyampaikan, jika BK DPRD Sumenep sulit melacak karena wartawan media menolak memberitahukan siapa sosok anggota DPRD Sumenep berinisial (i) sesuai berita Kempalan.com, merupakan hak tolak awak media yang bersangkutan.

Baca Juga :  Pekerjaan Jasa Tenaga Kebersihan pada Sekretariat Daerah Probolinggo, Ini Temuannya

“Media kempalan menolak mengungkap identitas pemeran video mesum mirip anggota DPRD Sumenep karena berlindung UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dimana, hak wartawan karena profesinya, berhak menolak mengungkapkan nama dan atau identitas lainnya dari sumber berita karena harus dirahasiakannya,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata Ipung panggilan karib Syaiful Bahri, SH., sekaligus pemilik akun Facebook Ipungnga Marsuk, setiap institusi pers memiliki kewenangan penuh untuk menutup jati diri narasumbernya.

Baca Juga : Kades Paliat Bangun Balai Baru Gunakan Dana Desa, Mendes PDTT: Tidak Boleh
Baca Juga : Rumah Pribadi Diduga Jadi Kantor Desa Paliat, Balai Desa Lama Jadi Sarang Ternak
Baca Juga : Bangunan dari Gedek Bambu Itu, Polindes Sabuntan
Baca Juga : Ternyata Masa Pandemi Saat Yang Tepat Beli Rumah

“Namun, pada Ayat 4 Pasal 4 Undang-Undang Pers tersebut juga menyatakan bahwa Hak tolak dapat dibatalkan demi kepentingan dan keselamatan negara atau ketertiban umum yang dinyatakan oleh pengadilan,” terangnya.

Baca Juga :  Melalui DBHCHT, RSUD Moh. Anwar Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Standar Nasional

Artinya, lanjut Ipung, hak tolak bisa tidak berlaku jika ada perintah pengadilan. Itulah kenapa menurutnya BK DPRD perlu menggugat awak media Kempalan ke Pengadilan. Agar identitas pemeran video mesum Anggota DPRD Sumenep terungkap.

“Karena itu, kalau saya jadi BK DPRD Sumenep, akan melapor atau menggugat ke pengadilan, untuk membuktikan bahwa kontributor Kempalan.com mempunyai data/video yang diperankan anggota DPRD Sumenep berinisial (I),” pungkas lawyer PERADI Madura Raya tersebut.

Mari sama-sama kita tunggu kelanjutan tentang video mesum mirip Anggota DPRD Sumenep, apakah BK DPRD bernyali untuk menggugat kontributor Kempalan ke Pengadilan?

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB