Kapan Eks Direksi Sumekar Line Bayar Hutang?

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Minggu, 30 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pejantan (Pejuang Anti Warisan) saat investigasi keberadaan Kapal Tongkang atau KM DBS V, di Pelabuhan Kalianget Sumenep. ©Redaksi

Tim Pejantan (Pejuang Anti Warisan) saat investigasi keberadaan Kapal Tongkang atau KM DBS V, di Pelabuhan Kalianget Sumenep. ©Redaksi

SUMENEP – Keberadaan Kapal Motor Dharma Bahari Sumekar (KM DBS V), atau Kapal Tongkang Sumekar V yang tampak terparkir dibelakang Kantor Polisi Airud Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, mulai dipertanyakan publik.

Kiranya, apa penyebab KM DBS V atau Kapal Tongkang Sumekar V ini tidak beroperasi? Usut punya usut, ternyata Kapal tersebut bukanlah milik PT Sumekar Line salah satu BUMD Kota Keris. Melainkan sudah menjadi kepunyaan eks Direksi perusahaan tersebut.

Hal ini terungkap ketika awak media yang tergabung di Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Sumenep, pada Rabu 29 September 2021 silam, melakukan upaya konfirmasi langsung ke pihak Direksi PT Sumekar Line anyar.

“Itu miliknya direksi lama pak, bukan milik PT Sumekar statusnya masih milik direksi yang lama,” terang Direktur Operasional PT Sumekar Line, Imam Mulyadi, kepada awak media di ruang kerjanya.

Sembari meyakinkan awak media terkait status kepemilikan Kapal Tongkang Sumekar V ini, Imam Mulyadi selaku jajaran Direksi anyar menyebutkan bahwa, laporan pengadaan barang Kapal Tongkang yang dilakukan eks Direksi PT Sumekar Line itu di tolak pada RUPS.

“Terus laporannya, kan ketika itu RUPS (Rapat Umum Pemilik Saham, red) ditolak pengadaan kapal itu. Jadi gampangnya, sekarang itu kan ngabisin 1,8 miliar satu tongkang itu. Jadi tongkang itu miliknya direksi lama, direksi lama dianggap punya hutang 1,8 miliar, artinya pribadi,” tutur Imam Mulyadi.

Saat disinggung apakah hutang tersebut sudah dikembalikan? Imam Mulyadi lanjut mengatakan. “Belum, disitu tetap ada pengakuan hutang, ketika mau berhenti (eks direksi, red) itu ada pengakuan hutang, punya hutang senilai sekian ada pengakuannya, mengakui direksi itu,” katanya dengan nada tegas.

Baca Juga :  Pasca Pelantikan, Putri Kades Giring Posting Video Konvoi di Facebook

IMG 20220130 221927

Berkaitan dengan pendanaan, lebih lanjut Imam Mulyadi menegaskan, pengadaan atau pembelian Kapal Tongkang Sumekar V tersebut adalah menggunakan anggaran dari Perusahaan Plat Merah Kota Keris.

“Betul, dia kan berhenti Juli 2020, terus ada rencana mau mengembalikan tongkang itu sebagai cicilan, mau di appraisal (nilai taksir atau penilaian harga, red) karena rencananya itu mau di appraisal,” ujar Imam Mulyadi.

Artinya, kata Imam Mulyadi, semua itu tergantung pada berapa nilai taksirnya, “semisal 500 juta, iya sudah balik lagi ke Sumekar mungkin, sisanya hutang tetap. Nanti berapa nilainya, kita belum tahu. Karena ada inisiatif dari direksi lama seperti itu kemauan direksi lama, kan punya hutang dia mau bayar pakek kapal itu,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemeliharaan Berkala Jalan Gapura Tengah Tamidung Tuntas Dikerjakan

Perlu diingat anggaran pada PT Sumekar Line bersumber dari penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumenep. Lantas, kapan eks Direksi akan melunasi yang dianggap hutang kepada anggaran perusahaan?

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil
Lamsiang Sitompul Apresiasi Doa Kapolrestabes Medan Saat Demo Berlangsung
Aktivis Mahasiswa Kepung Kantor Walikota Medan, Rico Waas Menghindar
Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance
Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru
Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah
Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh
Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 18:26 WIB

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:20 WIB

Lamsiang Sitompul Apresiasi Doa Kapolrestabes Medan Saat Demo Berlangsung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:53 WIB

Aktivis Mahasiswa Kepung Kantor Walikota Medan, Rico Waas Menghindar

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru

Berita Terbaru

Sosialisasi PMB STAI Al-Hikmah Medan di SMA Negeri 2 Simpang Kiri Subulussalam, dan Pesantren Babussalam Aceh Singkil. ©okedaily.com/Ilham HB

Nasional

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil

Senin, 9 Mar 2026 - 18:26 WIB