Kapan Eks Direksi Sumekar Line Bayar Hutang?

- Editorial Team

Minggu, 30 Januari 2022 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pejantan (Pejuang Anti Warisan) saat investigasi keberadaan Kapal Tongkang atau KM DBS V, di Pelabuhan Kalianget Sumenep. ©Redaksi

Tim Pejantan (Pejuang Anti Warisan) saat investigasi keberadaan Kapal Tongkang atau KM DBS V, di Pelabuhan Kalianget Sumenep. ©Redaksi

SUMENEP – Keberadaan Kapal Motor Dharma Bahari Sumekar (KM DBS V), atau Kapal Tongkang Sumekar V yang tampak terparkir dibelakang Kantor Polisi Airud Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, mulai dipertanyakan publik.

Kiranya, apa penyebab KM DBS V atau Kapal Tongkang Sumekar V ini tidak beroperasi? Usut punya usut, ternyata Kapal tersebut bukanlah milik PT Sumekar Line salah satu BUMD Kota Keris. Melainkan sudah menjadi kepunyaan eks Direksi perusahaan tersebut.

Hal ini terungkap ketika awak media yang tergabung di Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Sumenep, pada Rabu 29 September 2021 silam, melakukan upaya konfirmasi langsung ke pihak Direksi PT Sumekar Line anyar.

“Itu miliknya direksi lama pak, bukan milik PT Sumekar statusnya masih milik direksi yang lama,” terang Direktur Operasional PT Sumekar Line, Imam Mulyadi, kepada awak media di ruang kerjanya.

Sembari meyakinkan awak media terkait status kepemilikan Kapal Tongkang Sumekar V ini, Imam Mulyadi selaku jajaran Direksi anyar menyebutkan bahwa, laporan pengadaan barang Kapal Tongkang yang dilakukan eks Direksi PT Sumekar Line itu di tolak pada RUPS.

“Terus laporannya, kan ketika itu RUPS (Rapat Umum Pemilik Saham, red) ditolak pengadaan kapal itu. Jadi gampangnya, sekarang itu kan ngabisin 1,8 miliar satu tongkang itu. Jadi tongkang itu miliknya direksi lama, direksi lama dianggap punya hutang 1,8 miliar, artinya pribadi,” tutur Imam Mulyadi.

Saat disinggung apakah hutang tersebut sudah dikembalikan? Imam Mulyadi lanjut mengatakan. “Belum, disitu tetap ada pengakuan hutang, ketika mau berhenti (eks direksi, red) itu ada pengakuan hutang, punya hutang senilai sekian ada pengakuannya, mengakui direksi itu,” katanya dengan nada tegas.

Baca Juga :  DPRD Kota Denpasar Dorong Penataan Muara Tukad Rangda, Berikut Tujuannya

Berkaitan dengan pendanaan, lebih lanjut Imam Mulyadi menegaskan, pengadaan atau pembelian Kapal Tongkang Sumekar V tersebut adalah menggunakan anggaran dari Perusahaan Plat Merah Kota Keris.

“Betul, dia kan berhenti Juli 2020, terus ada rencana mau mengembalikan tongkang itu sebagai cicilan, mau di appraisal (nilai taksir atau penilaian harga, red) karena rencananya itu mau di appraisal,” ujar Imam Mulyadi.

Artinya, kata Imam Mulyadi, semua itu tergantung pada berapa nilai taksirnya, “semisal 500 juta, iya sudah balik lagi ke Sumekar mungkin, sisanya hutang tetap. Nanti berapa nilainya, kita belum tahu. Karena ada inisiatif dari direksi lama seperti itu kemauan direksi lama, kan punya hutang dia mau bayar pakek kapal itu,” tandasnya.

Baca Juga :  Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Perlu diingat anggaran pada PT Sumekar Line bersumber dari penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumenep. Lantas, kapan eks Direksi akan melunasi yang dianggap hutang kepada anggaran perusahaan?

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya
Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB