Kasatpol PP Sumenep Tidak Takut Walau Dibekingi Bupati

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Sabtu, 13 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi (kiri) Kasatpol PP Kabupaten Sumenep Purwo Edi Prasetya (kanan) [okedaily.com/Ms_aL]

Bupati Sumenep Achmad Fauzi (kiri) Kasatpol PP Kabupaten Sumenep Purwo Edi Prasetya (kanan) [okedaily.com/Ms_aL]

Okedaily.com, Sumenep – Viral hingga ke televisi swasta nasional rekaman suara Purwo Edi Prasetya, Kasatpol PP Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang berkata kasar dan mengancam anggotanya.

Diketahui, dalam tayangan pemberitaan salah satu televisi swasta nasional, Kasatpol PP Sumenep mengancam akan memecat anggotanya kalau tidak melayani anak dan istrinya.

“Kamu kalau sampe ada apa-apa sama keluarga saya, betul saya pecat kamu, saya tidak main-main. Awas kalau tidak laporan, dan wajib melayani Ibu. Kalau tidak kamu tanggung sendiri akibatnya,” ancam Kasatpol PP Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, Kasatpol PP Sumenep, juga merendahkan anggotanya dengan menyandingkannya dengan kecoa, keroco. Dirinya juga mengatakan pangkat tahu tempe seperti bawahannya jangan macam-macam, harus menjaga tata krama.

Dalam rekaman suara Kasatpol PP Sumenep yang ditayangkan di televisi swasta nasional itu, selain kata-kata kasar serta ancaman kepada anggotanya. Ternyata ada bagian yang disunting, yaitu saat dirinya mengaku tidak takut walau dibekingi Bupati.

“Mun gik kerasan alako e Pol PP (kalau masih betah bekerja di Satpol-PP, red) nanti saya datang wajib nulis pernyataan, kalau tidak saya berhentikan, saya tidak main-main walaupun kamu bekingnya Bupati saya ga ngurus,” ujar Kasatpol PP dalam rekaman suara yang diperoleh Okedaily.com, Sabtu (13/11).

Pada rekaman tersebut juga terdengar ada kata-kata kotor yang dilontarkan oleh Kasatpol PP Sumenep diantaranya, goblok, anjing. Dimana semestinya tidak keluar dari mulut seorang Pejabat kepada bawahannya. Apalagi sampai menyebut-nyebut tidak peduli dengan Bupati, yang tentu saja tidak ada sangkut pautnya.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Poli Mata RSUD Moh Anwar Sumenep Edukasi Pencegahan Anak Candu Gadget

Selain itu, beredar juga di sejumlah WhatsApp Group (WAG) Sumenep, daftar hadir pendamping Kasatpol PP Kabupaten Sumenep Tahun 2021. Dimana tertera daftar nama anggota Satpol PP dan jadwal mendampingi Kasatpol PP mulai dari tanggal 8 hingga 12 November 2021.

Carut Marut Perbup Sumenep Modal Suket Lolos Jadi Cakades

Mengungkap Bunga Deposito Kasda Sumenep

Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Ra’as : Saya Bisa Remote Dari Asta

Sepintas tidak ada yang salah dari daftar hadir pendamping Kasatpol PP Sumenep tersebut. Tetapi apabila dicermati, pada bagian bawah ada keterangan yang menggelitik yakni “Wajib Melayani Ibu Kasat Setiap Hari Setiap Malam Patuh”.

Baca Juga :  Aktivis Kepulauan Desak Bupati Sumenep Ganti KMP Wicitra Dharma

Sontak saja tersebarnya daftar hadir pendamping Kasatpol PP itu memancing reaksi dan komentar nyinyir serta mengundang tawa dari para anggota beberapa WAG Sumenep.

“Melayani seberemma jeria nom (Melayani yang seperti apa itu om),” tanya seorang anggota WAG Sumenep.

“Nyaman kocenga soro jege kiya sakale (Enak kucingnya juga sekalian suruh dijaga, red),” ucap anggota WAG Sumenep yang lain.

“Sebenarnya tugasnya sangat menarik broo, melayani keluarga tamasok (Termasuk, red) melayani istri kasat,” komen anggota WAG lainnya.

Dilansir Kompas TV, Kasatpol PP mengakui bahwa suara tersebut merupakan suaranya dan memohon maaf atas ucapannya. Ia mengatakan ancaman disampaikan spontan karena anaknya jatuh saat diantar oleh anggota Satpol PP.

“Anak saya jatuh mas nyungsep, ngaltok. Hanya spontan itu, mohon maaf mas. Kebetulan teman-teman yang waktu itu piket hp nya mati semua. Saya sendiri khilaf mas, saya mohon maaf,” dalihnya.

Sementara, Inspektorat Sumenep melalui Supardi, Inspektur Pembantu I menanggapi perkataan kasar Kasatpol PP terhadap bawahannya serta tugas menjaga keluarga Kasatpol PP Sumenep menyatakan setiap ASN harus menaati kode etik dan disiplin.

Baca Juga :  Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

Namun Inspektorat beralasan tidak mengetahui jika anggota Satpol PP harus siap siaga di rumah pribadi Satpol PP.

“Mungkin emosi atau bagaimana, jadi ya kita lihat dulu lah suasana. Misal kita atau kami lah ditugaskan, kita lihat juga situasi dan kondisinya saat itu,” tukasnya.

Meski demikian Inspektorat Sumenep menyatakan proses penegakan disiplin akan dilakukan jika ada arahan atau aduan dari masyarakat.

Perlu untuk disikapi pernyataan Inspektorat Sumenep, mengingat beberapa kasus kode etik yang berkaitan dengan ASN yang hingga kini berjalan di tempat atau tidak jelas penyelesaiannya.

Apalagi dalam rekaman suara Kasatpol PP Sumenep, selain berkata-kata kasar dan mengancam anak buahnya, juga membawa-bawa nama Bupati.

Mari kita simak sejauh mana kinerja Inspektorat Sumenep yang mulai diragukan oleh sebagian Masyarakat Sumenep.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil
Lamsiang Sitompul Apresiasi Doa Kapolrestabes Medan Saat Demo Berlangsung
Aktivis Mahasiswa Kepung Kantor Walikota Medan, Rico Waas Menghindar
Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance
Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru
Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah
Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh
Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 18:26 WIB

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:20 WIB

Lamsiang Sitompul Apresiasi Doa Kapolrestabes Medan Saat Demo Berlangsung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:53 WIB

Aktivis Mahasiswa Kepung Kantor Walikota Medan, Rico Waas Menghindar

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru

Berita Terbaru

Sosialisasi PMB STAI Al-Hikmah Medan di SMA Negeri 2 Simpang Kiri Subulussalam, dan Pesantren Babussalam Aceh Singkil. ©okedaily.com/Ilham HB

Nasional

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil

Senin, 9 Mar 2026 - 18:26 WIB