Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Regional

Keluarga Cakades Talango Salurkan Bansos Sembako BPNT

Avatar of Okedaily
×

Keluarga Cakades Talango Salurkan Bansos Sembako BPNT

Sebarkan artikel ini
Keluarga Cakades Talango Salurkan Bansos Sembako BPNT
Ilustrasi : Tumpukan Kartu Bansos Pangan [okedaily.com / Bang_dJ]

Okedaily.com, Sumenep – Salah satu Cakades dalam Pilkades serentak 2021 di Desa Talango Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikabarkan memanfaatkan Bansos Sembako sebagai alat kampanye yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) BPNT atau Kartu Sembako adalah bantuan unggulan milik Kemensos RI untuk masyarakat di masa pandemi Covid-19. Periode BPNT berlangsung selama satu tahun atau dimulai sejak Januari hingga Desember 2021 mendatang.

Sebagai bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya, terkadang menjadikan Bansos Sembako BPNT rawan dimanfaatkan.

Disalurkan melalui mekanisme akun elektronik di pedagang bahan pangan atau e-warong yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Membuat penyalur Bansos Sembako BPNT seolah memiliki kuasa mutlak.

Baca Juga :  Menag : Kementerian Agama Hadiah dari Negara untuk Jama'ah NU

Seperti yang terjadi di salah satu agen e-warong Desa Talango yang dimiliki oleh menantu dari salah satu Cakades atas nama Adnan, S.Sos. Disinyalir menggunakan Bansos Sembako BPNT sebagai sarana agar dapat dipilih masyarakat yang menjadi KPM.

Informasi tersebut didapat Okedaily.com dari salah satu warga Desa Talango yang memberanikan diri untuk mengungkapkan penyelewengan terhadap Bansos Sembako BPNT di desanya, Minggu (14/11) malam.

“Bantuan beras BPNT ditumpuk di rumah Cakades Adnan, dan agen penyalurnya (e-warong, red) masih menantunya. Ini kan sudah tidak benar mas,” ungkapnya.

Menurut warga tersebut, seharusnya TKSK Talango yang bertanggungjawab terhadap penyaluran Bansos Sembako BPNT dapat bertindak, karena potensi disalahgunakannya sangatlah besar.

Baca Juga :  Anggota DPRD Fraksi PAN Sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan

Mendapati info demikian awak media lalu menghubungi TKSK Talango, Kadarisman, dirinya mengaku tidak mengetahui jika beras Bansos Sembako BPNT diletakkan di rumah salah satu Cakades Talango yang tak lain merupakan incumbent.

“Saya tidak tahu mas, saya akan koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas (Dinas Sosial, red)” jawabnya singkat.

Sementara, Cakades Adnan, hingga berita ini ditayangkan belum bisa dihubungi guna dimintai konfirmasinya.