Ketika Kasatpol PP di Madura Takut Menertibkan Baliho Elite Parpol

- Redaksi

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okedaily.com, Pamekasan – Maraknya baliho elite partai politik dalam ukuran besar yang terpampang pada sejumlah titik di wilayah kota Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ternyata tidak memiliki izin.

Menyikapi hal itu, Dinas Penanaman Modal dan Perlayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pamekasan, telah mengeluarkan daftar baliho yang tidak berizin agar segera ditertibkan Satpol PP selaku penegak perda.

Namun, sampai saat ini baliho itu tak kunjung ditertibkan, seperti yang diakui oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Pamekasan Supriyadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya mengungkapkan bahwa surat pemberitahuan baliho tak berizin telah disampaikan kepada Satpol PP Pamekasan pada Agustus kemarin.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

“Sudah kami beritahukan ke Satpol PP lengkap dengan lokasi gambar elite politik yang tidak berizin. Terserah Satpol PP kapan mau ditertibkan,” ungkap Supriyadi.

Menanggapi keterangan Supriyadi, Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) Pamekasan Ahmad Kusairi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan partai politik di Pamekasan terlebih dulu.

Meski tak berizin, Kasatpol PP Pamekasan berdalih baliho dari elite partai politik itu tak bisa sembarangan ditertibkan. Kusairi tak ingin ada gejolak negatif antara partai politik dan Satpol PP.

Menurut Ahmad Kusairi, tindakan itu diambil untuk menghindari gesekan politik. “Saya masih mau mendatangi pimpinan partai dulu. Kalau partai bisa menurunkan sendiri, itu lebih baik. Tapi kalau tidak bisa, maka akan kami turunkan sendiri,” ujar Kusairi melalui sambungan telpon seluler, Selasa (31/8).

Baca Juga :  Pengurus DPC PMKM Kota Medan Menjalin Silaturahmi Ke Kantor Camat Medan Denai

“Kami sebenarnya sudah mau menertibkan. Tapi ternyata ada sebagian yang tidak berizin. Kami takut ada gejolak politik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Kajian dan Advokasi Rakyat (LekRa) Madura Ahmad Fauzi menilai, baliho itu tak kunjung ditertibkan karena Satpol PP takut berhadapan dengan politisi.

Sikap berbeda ditunjukkan Satpol PP ketika berhadapan dengan pedagang kaki lima (PKL). Mereka, kata Fauzi, mendadak menjadi seram dan pemberani.

Baca Juga :  Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Datangi Kantor Kejati Sumatera Utara

“Inilah bedanya Satpol PP, ketika berhadapan dengan PKL gawatnya luar biasa. Namun dengan politisi, berfikirnya panjang disertai ketakutan,” ujar Fauzi.

Sebelumnya, baliho elite politik nasional banyak ditemukan di Pamekasan. Baliho itu juga terpasang di pelosok kecamatan hingga desa.

Baliho tokoh politik nasional yang terpasang di kabupaten yang dikenal dengan slogan Bumi Gerbang Salam tersebut diantaranya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PDI-Perjuangan Puan Maharani, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan
Ketua DPRD Sumenep Soroti Program MBG, Siap Sidak Dapur SPPG

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:15 WIB

Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights