Ketua DPRD Ragukan Data IPM Sampang Rendah se-Jatim

- Editorial Team

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Okedaily.com, Sampang – Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Fadol, menyampaikan Pokok Pikir (Pokir) dalam acara Musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sampang beberapa waktu lalu, dimana data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dirilis sempat diragukan oleh ketua DPRD Sampang.

Menurut Ketua DPRD Sampang, kondisi saat ini yang harus dikomunikasikan oleh Bappelitbangda. Sebagai gambaran, bahwa anak-anak usia sekolah di Kabupaten Sampang banyak yang berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes), data tersebut yang harus masuk ke data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Baca Juga : Massa Aksi Tidak Ditemui Bupati Sumenep, Kabag Umum: Surat Pemberitahuan Aksi Tak Bertanggal

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan-jangan anak usia sekolah di Kabupaten Sampang tidak masuk ke sekolah formal dan ada di Ponpes ini tidak tercover datanya, padahal disadari atau tidak, alumni-alumni Ponpes tidak kalah bersaing, bahkan sebanyak 73 persen anggota DPRD Kabupaten Sampang merupakan lulusan Ponpes. Dan bagaimana Pemkab Sampang mengkomunikasikan lagi dengan Bappenas,”pintanya.

Baca Juga :  Andi Setiawan, Kader Milenial Demokrat Jatim Resmi Mendaftar Caleg 2024

Lebih lanjut, kata Fadol, DPRD Kabupaten Sampang selaku mitra eksekutif akan memposisikan sebagai mitra strategis dalam artian, selama kebijakan itu menyangkut keberpihakan terhadap kemaslahatan ummat maka, DPRD siap bersama eksekutif menyusun regulasi-regulasi dalam segala bentuk, termasuk menerima seluruh masukan dari lapisan masyarakat.

“DPRD Kabupaten Sampang mencatat lima (5) permasalahan atau problem yang perlu dibahas bersama kedepannya, diantaranya yang pertama mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, kedua kemandirian ekonomi daerah dan pedesaan, ketiga meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, keempat memperkuat tata kelola pemerintah daerah. Dan yang terakhir mewujudkan harmonisasi kehidupan masyarakat tanggap, tertib dan bersatu,” jelasnya.

Baca Juga : Ada Apa Dibalik Kurangnya Bukti Ulah PNS Nakal Kecamatan Kangayan?

Pihaknya juga menyampaikan, bahkan dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Sampang sebanyak 180 desa, tidak satupun desa yang berstatus desa mandiri, namun untuk desa yang tertinggal dan sangat tertinggal tidak ada juga. Sedangkan ada sejumlah 154 desa yang masuk kategori desa berkembang dan 26 desa termasuk desa maju, sesuai data rilis Keputusan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Nomor 394.4.1 tahun 2021.

Baca Juga :  Polemik Cakades Sapeken, BPD dan DPMD Segera Dipanggil Pihak Kepolisian Sumenep

Di tempat yang sama, perwakilan dari Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan menyampaikan, bahwa IPM Kabupaten Sampang paling rendah di antara Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur, bahkan dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di Madura masih paling rendah yakni sebesar 62,70 persen.

Baca Juga : Permendikbud Nomor 16 Tahun 2018 Belum Diterapkan atau Diacuhkan Pemkab Sumenep?

Dirinya juga menyampaikan, bahwa untuk IPM Jawa Timur kisaran angka 71,71 persen dimana secara nasional Jawa Timur menempati Ranking 15 yang merupakan salah satu Provinsi dengan kategori IPM Tinggi.

Baca Juga :  Selain Raja Hantu, Kali Ini Warga Bluto Laporkan Plt Bupati Sumenep ke Bawaslu
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG
Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan
Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep
JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi
Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam
Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes

Related News

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG

Rabu, 30 September 2026 - 11:31 WIB

Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian

Senin, 28 September 2026 - 19:55 WIB

E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:49 WIB

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB