Konflik Internal HMI, Novan Ermawan : Lebih Baik KAHMI Dibubarkan

- Editorial Team

Sabtu, 19 November 2022 - 06:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Novan Ermawan, peserta Advance Training LK III Tingkat Nasional HMI Badko Jabodetabek-Banten. ©Redaksi

Novan Ermawan, peserta Advance Training LK III Tingkat Nasional HMI Badko Jabodetabek-Banten. ©Redaksi

OKEDAILY, JAKARTA – Keluarga alumni himpunan mahasiswa islam atau yang di singkat KAHMI, dinilai dapat mengganggu eksistensi dan independensi juniornya apabila mengintervensi HMI dari dalam maupun dari luar.

“Saya lebih sepakat kalau HMI di jadikan perkumpulan silahturahmi para senior-senior yang sudah purna ber-HMI,” kata Novan Ermawan, Jumat (18/11).

Novan Ermawan, merupakan salah satu peserta Advance Training LK III Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jabodetabek-Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Silaturahim Pagar Nusa Bali Bersama Gerindra Bali : Kami Siap Bersinergi untuk Kemajuan Bali

Dalam keterangan pers rilis menjelaskan, dia tidak sepakat kalau KAHMI dijadikan alat politik oleh senior-senior yang mempunyai kepentingan. “Lebih baik KAHMI dibubarkan,” celetuk Novan.

Baca Juga :  Ma’had Aly Nurul Jadid Gelar Wisuda ke-XI, Gus Fayyadl Tekankan Pentingnya Terus Mengaji

“Seharusnya KAHMI garda terdepan untuk membantu para kader HMI dalam perkaderan,” ungkapnya.

Konflik internal HMI sampai terjadinya dualisme kepemimpinan, Novan beranggapan semua itu tak lepas intervensi dari KAHMI. “Maka sudah sewajarnya KAHMI ini dibubarkan saja,” tegasnya.

Baca Juga : Belanja Jasa Tenaga Kebersihan Pemkab Probolinggo TA 2021 Tidak Sesuai Ketentuan?

Ia juga menyampaikan, bahwa menjadi kader HMI harus memiliki identitas keislaman dan keindonesiaan agar jiwa kepemimpinannya ada dan terbentuk.

Baca Juga :  Wasekjen PP IPNU Minta Presiden Jokowi Tegas Tolak Pemilu 2024 Diundur

“Kepemimpinan harus memiliki unsur visioner, progresif, menginspirasi, berfikir terbuka, kemampuan beradaptasi dan punya pendirian agar tidak mudah untuk digiring oleh senior,” jelas Novan.

Lebih lanjut Novan memaparkan, bahwasannya masyarakat madani harus bersifat toleransi, integritas, penopang dan setia memiliki jiwa kepercayaan.

Baca Juga : Arogansi Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep Memalukan, Tidak Faham Aturan?

“Jadi lahirnya masyarakat madani ketika seorang pemimpin memiliki jiwa kepemimpinan tersebut agar menciptakan masyarakat madani, dan tentunya kader HMI dapat melakukannya karena kita dibentuk untuk menjadi seorang pemimpin,” tutup Novan.

Baca Juga :  Apa yang Harus Dibenahi dari Viralnya Percuma Lapor Polisi?

Menurut ahli sejarah James MacGregor Burns, transformasional leadership adalah sebuah gaya kepemimpinan yang mengidentifikasi perubahan yang diperlukan, menyusun visi yang membuka jalan bagi perubahan yang dibuat dan melaksanakan rencana yang diperlukan agar perubahan tersebut terjadi.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News