Kyai Afif: NU Bertanggung Jawab Mengawal Perdamaian Dunia

- Editorial Team

Kamis, 3 November 2022 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Afifuddin Muhajir. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Karim Abraham Iboy]

Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Afifuddin Muhajir. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Karim Abraham Iboy]

OKEDAILY, BALI Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Afifuddin Muhajir, mengatakan NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di dunia merasa mempunyai amanat dan tanggungjawab untuk berperan aktif di dalam menyelesaikan persoalan. Utamanya persoalan keamanan dan perdamaian dunia.

Ditemui, di tengah kesibukannya mengikuti forum Religion of Twenty (R20) di Nusa Dua, Badung pada, Kamis (3/11/), Kyai Afif menerangkan, bahwa persoalan perdamaian di dunia banyak orang yang mengatakan pemicu utamanya adalah agama.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya Dorong Optimalisasi Peran Olahraga Masyarakat untuk Perkuat Solidaritas Sosial Warga Desa

“Oleh karena itu, PBNU mengundang tokoh-tokoh agama dari berbagai negara untuk diajak rembuk mengenai persoalan itu,” jelas Wakil Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Situbondo, Jawa Timur ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Pimpinan Muhammadiyah : Di Titik Tertentu Ada yang Jadi Radikal, Kita Perlu Perbaiki Kesalahpahaman

Dalam forum R20 ini, Kyai Afif melanjutkan, tokoh-tokoh agama yang sejak awal tampil sebagai pembicara secara umum menyampaikan tidak benar agama dikatakan sebagai sumber masalah, justru sejatinya agama hadir untuk menyelesaikan masalah.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya Tekankan Kerukunan sebagai Kekuatan Bali saat Hadiri Silaturahim Warga Banjar Sapta Bumi

“Kira-kira apanya yang salah? Menurut saya yang salah bukan agamanya, yang salah adalah penafsiran terhadap agama atau pengamalan terhadap agama, mudah-mudahan forum ini bisa menyelesaikan masalah yang sudah lama diusahakan,” katanya.

Ketika ditanya, apakah R20 ada kaitannya dengan Halaqah Fiqih Peradaban yang juga digagas PBNU, secara tegas Kyai Afif menjawab sangat berkaitan, sebab bicara peradaban tidak bisa dipisahkan dengan ketenteraman, kesejahteraan, dan keamanan.

Baca Juga : Arogansi Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep Memalukan, Tidak Faham Aturan?

Kyai Afif pun berharap forum R20 terus dilanjutkan karena tugas perdamaian membutuhkan proses yang panjang. “NU yang sudah memulai, harus terus mengawal acara-acara seperti ini,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026
Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali

Related News

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Jumat, 4 September 2026 - 09:02 WIB

Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor

Kamis, 3 September 2026 - 23:08 WIB

Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian

Latest News