Okedaily.com, Situbondo – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri menggelar penyuluhan hukum untuk kaum perempuan di Desa Awar-awar Kecamatan Asembagus, Rabu (15/9) kemaren.
Dalam kegiatan penyuluhan hukum oleh LBH Mitra Santri tersebut, ada dua tema yang disampaikan diantaranya perlindungan perempuan dan anak serta dampak pernikahan dini yang terjadi di tengah Masyarakat.
Direktur LBH Mitra Santri, Asrawi, S.H. menyampaikan, total peserta yang hadir dalam acara tersebut sekitar 50 orang. “Karena masih pandemi Covid19 jadi jumlahnya kami batasi, dan kami laksanakan kegiatan ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya ke okedaily.com.
Tak cukup disitu, Asrawi, menerangkan bahwasanya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap Masyarakat khususnya kaum wanita dan anak-anak terkait hak-hak perlindungan hukum bagi mereka.
Pasalnya, masih banyak realita yang terjadi di tengah Masyarakat kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak namun tidak ada titik penyelesaiannya, dikarenakan Masyarakat masih kurang faham terhadap apa yang seharusnya dilakukan ketika terjadi kekerasan terhadap dirinya, keluarganya ataupun lingkungan sekitarnya.
“Melalui penyampaian materi-materi ini dapat meningkatkan keberanian masyarakat untuk menempuh jalur hukum, terutama jika berkenaan dengan kasus kekerasan perempuan dan anak, apa nanti dilaporkan ke polisi atau Kepada pihak yang berwajib, intinya ada penyelesaian kasus,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Awar-awar, Sucung, S.E. mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh LBH Mitra Santri dengan menggelar penyuluhan hukum. Apalagi tema yang diangkat tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak serta dampak pernikahan dini di masyarakat.
“Saya mendukung penuh acara ini, karena sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Untuk itu, kami mengundang perempuan di tiap RT yang ada di Desa Awar-awar,” tandasnya.
Hal senada di sampaikan oleh sekretaris Komisariat IKSASS Awar-awar Fathol Arifin, S.S., S.Pd. pihaknya sangat berterimakasih atas kegiatan penyuluhan hukum yang dilakukan oleh LBH Mitra Santri, karena kegiatan ini sangat memberikan banyak manfaat dan edukasi kepada masyarakat,.
Tak cukup disitu, pria yang juga menjadi ketua BPD Desa Awar-awar itu menyampaikan, harapannya ke depan jika ada masyarakat yang mempunyai persoalan hukum nantinya bisa dibantu oleh LBH Mitra Santri.
“Kegiatan ini jangan sampai hanya selesai di gedung ini, namun harus ada komunikasi diluar kegiatan ini jika nantinya ada persoalan hukum yang dialami masyarakat, LBH Mitra Santri bisa membantu nantinya” pungkasnya.