Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Mahasiswa KKN STAI Al-Ishlahiyah Binjai Gelar Dialog Kebangsaan

Avatar of Okedaily
19
×

Mahasiswa KKN STAI Al-Ishlahiyah Binjai Gelar Dialog Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN STAI Al-Ishlahiyah Binjai Gelar Kegiatan Dialog Kebangsaan
Ketua panitia dialog kebangsaan, Rezeki Arinanda. ©Okedaily.com/Rania

OKEDAILY, SUMUT Mahasiswa STAI Al-Ishlahiyah Binjai yang sedang malaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan.

Kegiatan tersebut bertajuk “Pemuda Sebagai Pewaris Tunggal Bangsa Indonesia” itu sukses digelar di Aula Paya Tampak Pangkalan Susu, Senin (06/02/2023).

Rezeki Arinanda, selaku ketua panitia dialog kebangsaan itu dalam sambutnya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan yang sederhana yang tidak lain guna mengembalikan semangat kepemudaan.

Baca Juga :  WJP Berduka, Kehilangan Kader Potensial Indrajit Dermawan

“Kegiatan ini kami buat tidak lain dan tidak bukan dengan tujuan yang sangat simple yaitu meningkatkan kembali ghirah mahasiswa dan pemuda dalam berdiskusi, dan dalam momentum ini pula hendaknya kita mahasiswa dan pemuda menyadari tugas pokok serta fungsi kita untuk masyarakat,” ujar Rezeki Arinanda, dalam penyampaian laporan Ketua panitia.

Menurutnya, kegiatan itu dilahirkan dari sebuah pemikiran para peserta KKN dan juga tokoh masyarakat setempat. Ia pun berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah ikut serta mensukseskan acara tersebut.

IMG 20230208 220131 e1675868987564

“Kegiatan ini tercipta dari buah fikir hasil diskusi kami bersama rekan-rekan mahasiswa yang lain dan juga beberapa tokoh pemuda dan masyarakat di pangkalan susu, salah satunya adalah Bapak Suwarmin yang juga memberikan support dan fasilitas Aula dengan keikhlasan hati kepada kami,” ucap Zeki sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Masyarakat Padang Lawas Geruduk Polda Sumut, AIPDA Aziz : Kita Proses Secepatnya

Didalam kesempatan itu, Zeki selaku koordinator kecamatan juga memastikan bahwa kegiatan itu murni dialog kepemudaan yang jauh dari bau politik praktis.

“Kegiatan ini murni untuk mahasiswa dan pemuda, tidak ada unsur politik disini. Namun sebagai mahasiswa dan pemuda, kita tentu harus cerdas dalam berpolitik dan harus memikirkan masa depan politik bangsa indonesia agar menjadi lebih baik,” kata Zeki.