Marak Peredaran Rokok Ilegal, Satpol-PP Sumenep Edukasi Masyarakat Akan Dampaknya

- Editorial Team

Sabtu, 4 November 2023 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen: Kepala Satpol-PP Sumenep. ©Okedaily.com

Dokumen: Kepala Satpol-PP Sumenep. ©Okedaily.com

SUMENEP, OKEDAILY Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol-PP Kabupaten Sumenep, tiada hentinya memberikan edukasi terkait dengan dampak dari peredaran rokok ilegal. Hal itu dilakukan demi ketaatan hukum yang yang berlaku.

Dalam kegiatan edukasi terhadap dampak peredaran rokok ilegal tersebut tidak hanya dilakukan Satpol PP Kabupaten Sumenep pada saat tatap muka saja, melainkan juga di setiap giat pengumpulan informasi dan operasi bersama Bea Cukai Madura.

Baca Juga :  Safari Kepulauan, Bupati Sumenep Enggan Menemui Mahasiswa dan Pemuda Raas?

Tentunya hal itu merupakan bagian untuk menekan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sumenep yang makin tak terbendung, sebagaimana diketahui bahwa peredaran rokok ilegal di kota keris akan berdampak terhadap sektor keuangan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Kepala Satpol-PP Kabupaten Sumenep, Ach Laili Maulidy, bahwa edukasi tersebut dilakukan mulai dari kegiatan tatap muka, kegiatan pengumpulan informasi dan kegiatan operasi bersama.

”Jadi setiap kegiatan yang kami lakukan mulai dari kegiatan tatap muka, kegiatan pengumpulan informasi termasuk terakhir ini kegiatan operasi bersama, ke masing-masing pemilik toko ataupun petugas penjaga toko yang ada di situ kami berikan edukasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolda, Gubernur dan Kasdam Sumut Tinjau Banjir di Kabupaten Serdang Bedagai

Adapun edukasi yang dilakukan, sambungan, ialah mengenai dampak non yustisi dan yustisi serta sanksi pidananya. Selain hal terpenting yang disampaikan termasuk dampak secara sosial.

“Karena di peredaran rokok ilegal itu banyak dampak yang akan berakibat, baik itu ke kita, masyarakat ataupun kepada sektor keuangan negara, Itu yang kami sampaikan setiap kami melakukan kegiatan,” tukas Laily.

Baca Juga :  Ketua GMKI Cabang Toba Soroti Konflik Tanah Adat

”Jadi kami memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal ini, memberikan sosialisasi sesuai ketentuan ketentuan di bidang cukai itu yang kami lakukan setiap ada kegiatan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi
Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Related News

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:10 WIB

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:40 WIB

AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Latest News

Penyerahan bantuan dari PPM HCML 2026 kepada 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Desa Kalowang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan setempat. ®okedaily com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:10 WIB

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB