Massa Aksi Tidak Ditemui Bupati Sumenep, Kabag Umum: Surat Pemberitahuan Aksi Tak Bertanggal

- Editorial Team

Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Jurjiz Muzammil Pengasuh Pondok Pesantren Al-is'af Kalabaan Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, saat Menyampaikan Aspirasi Masyarakat di Tengah-tengah Massa Aksi Demo Tolak Pemaksaan Vaksinasi dan Penyekatan [okedaily.com/Didi Julak]

KH. Jurjiz Muzammil Pengasuh Pondok Pesantren Al-is'af Kalabaan Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, saat Menyampaikan Aspirasi Masyarakat di Tengah-tengah Massa Aksi Demo Tolak Pemaksaan Vaksinasi dan Penyekatan [okedaily.com/Didi Julak]

Okedaily.com, Sumenep – Bertepatan dengan Hari Santri Nasional 2021, ratusan Masyarakat Sumenep mendatangi Kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Sumenep, Jum’at (22/10).

Kedatangan ratusan massa aksi tersebut guna mengkritisi cara mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat serta penghadangan yang menurut keterangan koordinator aksi KH. Jurjiz Muzammil, masih berlangsung.

“Cara mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat, tolong dengan cara yang humanis, bukan dengan cara pemaksaan atau penghadangan. Jadi kalau seperti ini kan masyarakat mulai curiga, dan bahkan kejadian ini sampai kemaren masih ada penyekatan itu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Demo 2 Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin Kepala Kader HMI Mataram Bocor, PB HMI : Kapolri Evaluasi Kapolda NTB

Maksud hati untuk dapat menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH., MH., ternyata tidak kesampaian dikarenakan Pemimpin Kota Keris tersebut sedang tidak berada di tempat.

“Namun setelah saya sampai disini, Alhamdulillah Bupatinya tidak ada entah kemana. Kami juga sudah mengirim surat sebelumnya, mungkin tanggal 20 sudah sampai disini suratnya,” ungkap pengasuh Pondok Pesantren Al-Is’af Kalabaan, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep.

Baca Juga :  Jurnalis Sumenep Menerima Penghargaan Pers Versi Berita Investigasi

Informasinya, Bupati Sumenep sedang ada acara kunjungan diluar. Kekecewaan karena Achmad Fauzi tidak bisa menemui perwakilan aksi, disindir oleh koordinator aksi tentang jargonnya pasangan Fauzi-Eva yakni, Bismillah Melayani tetapi kenyataannya mereka harus kecewa karena tidak dilayani.

Baca Juga : Permendikbud Nomor 16 Tahun 2018 Belum Diterapkan atau Diacuhkan Pemkab Sumenep?

“Ini sudah kebalik, berarti Bupati bukan pelayan masyarakat lagi. Jadi ya terserah masyarakat, kalau hari ini belum juga ada solusi, kemungkinan di hari-hari berikutnya akan ada unjuk rasa kembali,” janjinya.

KH. Jurjiz juga mengaku tidak tahu pasti demo ini akan berlanjut atau tidak. Karena menurutnya, ini murni atas dasar kemauan dari masyarakat bukan perintah dari dirinya. “Cuma saya itu, hanya sekedar memediasi saja, untuk memastikan keamanan dikhawatirkan merusak,” tegasnya.

Sementara itu, Abdul Khalid, S.Sos. M.Si. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Sumenep mengutarakan, ada beberapa tuntutan massa aksi diantaranya, agar tidak ada lagi pemaksaan vaksinasi di jalan dan juga penyekatan. Kurang lebih hampir sama dengan tuntutan aksi demo yang Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  Jelang Pemberlakuan HET Minyak Goreng, Gubernur Khofifah Minta Jaga Rantai Pasok Distribusi

“Pak Bupati bukannya tidak mau menemui, jadi memang beliau (KH. Jurjiz, red) sudah mengirim surat dan Pak Bupati juga sudah mendisposisi suratnya ke Pak Sekda agar bisa mengatasi terkait surat itu,” katanya.

Massa Aksi Tidak Ditemui Bupati Sumenep, Kabag Umum : Surat Pemberitahuan Aksi Tak Bertanggal

Khalid beralasan didalam surat pemberitahuan yang dikirim oleh perwakilan massa aksi itu masih belum ada tanggal resminya. Surat tersebut hanya menyebutkan tentang adanya kegiatan Istighatsah di depan halaman Kantor Pemkab Sumenep. Hanya berisi bahwa akan dilaksanakan hari Jum’at tanpa ada keterangan tanggal.

“Jadi sudah kami sampaikan ke Kyai Jurjiz bahwa suratnya sudah dibaca oleh Pak Bupati, hanya beliau (Achmad Fauzi, red) meminta agar segera di reschedule ulang, agar diatur kapan bisa dilakukan pertemuan audiensi secepatnya, jadi tidak ada masalah,” akunya.

Salah satu perwakilan audiens aksi demo yang dimintai tanggapannya terkait pernyataan Kabag Umum Sekretariat Daerah Sumenep, bahwa tidak ada tanggal pasti pelaksanaan aksi pada surat yang diantarkan, membantahnya.

Baca Juga : Pengepul Asal Pamekasan Dilaporkan Petani Tembakau Dari Bluto

“Kita disini belum ditemui oleh Bupati, suratnya tidak dibaca atau memang tidak mau menemui kita. Jadi selama tiga hari ini, surat ada ditangan siapa? Padahal pada tanggal 20 surat itu sampai di Sekda dan diphoto waktu itu. Kita sudah melakukan secara prosedural, meminta agar perwakilan kami dipertemukan dengan oreng sepponah (orang tuanya, bahasa madura_red) Rakyat Sumenep,” tukasnya.

Baca Juga :  Tourist Information Sampaikan Aspirasi Pariwisata Denpasar, Gus Yoga: Akan Dibawa ke Rapat Kerja DPRD Kota Denpasar

Ia lantas mengutarakan kekecewaan massa aksi karena mereka tidak ditemui, “kita semua ini kecewa, dan tetap semangat kita akan turun ke jalan dengan massa lebih besar lagi,” bebernya.

Baca Juga : Korban Dishub Sumenep Pada Perluasan Bandara Trunojoyo Bertambah

“Ada perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep menyampaikan, bahwasanya kami diminta agar melakukan pengiriman surat permohonan kembali untuk audisi dan Bupati akan siap menemui kita. Maka dari itu kita harus kompak dan lebih besar lagi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara
Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya
Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar
5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Related News

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB