Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Regional

Masyarakat Medan Estate Percut Sei Tuan Tidak Terima Rumahnya Digusur Dispora Sumut

Avatar of Okedaily
7
×

Masyarakat Medan Estate Percut Sei Tuan Tidak Terima Rumahnya Digusur Dispora Sumut

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Medan Estate Percut Sei Tuan Tidak Terima Rumahnya Digusur Dispora Sumut
Diduga pengancaman dilakukan oleh pihak Dispora kepada masyarakat setempat dan mereka tidak takut dengan intimidasi, siap membela kebenaran. [Okedaily.com/Awi]

Medan,– Masyarakat Jl. Gedung PBSI didepan pasar V barat Medan Estate Percut Sei Tuan merasa resah, dan melakukan aksi unjuk rasa karena mereka mau digusur oleh Dispora sumut, Selasa 23 November 2021 sekitar jam 11.30 WIB.

Penduduk disekitar, sudah lama tinggal di Daerah Medan Estate Percut Sei Tuan, bahkan ada yang bercocok tanam dan ada yang sudah tinggal 41 Tahun.

Baca Juga :  Aktivis HMI Soroti Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Langkat

Disinyalir, dari Dispora Sumatera Utara (Sumut) bertindak sewenang-wenang hendak menggusur rumah warga setempat.

Sehingga warga setempat pun tak terima jika rumahnya gusur, mereka melakukan perlawanan dan berkumpul dengan komite independen batak (KIB) dan berkolaborasi dengan pemuda batak bersatu (PBB).

Baca Juga :  Lutfil Hakim Terpilih Sebagai Ketua PWI Jatim, AWDI Jatim Ucapkan Selamat

Menurut Wakil Ketua Pemuda Batak Bersatu ranting kecamatan percut sei tuan sangat menolak keras penggusuran masyarakat oleh Dispora Sumut apabila ada penggusuran, PBB siap mendukung masyarakat.

“Pihak Dispora Sumut segera menghentikan segala bentuk intimidasi kepada masyarakat Medan Estate Kecamatan Percut Seituan,” Kata Nestor Simamora Ketua PAC KIB (komite independen batak) Percut Sei Tuan.

Hadir pada saat itu dari polsek percut sei tuan, Dispora sumut dan pengadilan negeri dan kadus IV medan estate percut sei tuan.

Baca Juga :  Koreksi, Leasing Tidak Bisa Menarik Kendaraan di Jalan

Diduga pengancaman dilakukan oleh pihak Dispora kepada masyarakat setempat dan mereka tidak takut dengan intimidasi, siap membela kebenaran.