Menuju PMII ke-63, Komunis Berikan Catatan Kritis Periode Akhir Rezim Jokowi

- Editorial Team

Kamis, 13 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembacaan hasil kajian isu oleh Ketua PMII Komunis, didampingi 9 ketua rayon dilingkup Unisma. ©Okedaily.com/Hainor

Pembacaan hasil kajian isu oleh Ketua PMII Komunis, didampingi 9 ketua rayon dilingkup Unisma. ©Okedaily.com/Hainor

OKEDAILY, JATIM Di momentum memperingati hilang tahun Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-63, Komisariat Unisma (Komunis) menggelar panggung rakyat untuk merefleksikan kiprah PMII untuk bangsa, di depan gedung B Universitas Islam Malang (Unisma).

Kegiatan yang bertajuk “Potret Periode Akhir Rezim Jokowi Akrobatik Kuasa Oligarki” itu mengusung semangat kesadaran tinggi esensi keberpihakan.

Pasalnya, disamping menginternalisasi nilai ke-PMII-an kepada seluruh kader Komunis, juga kembali mengingatkan bahwa hak dan kesejahteraan rakyat yang dikebiri oleh rezim oligarki, garis perlawan yang harus berdiri tegak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Muhammadiyah: Pernyataan Megawati Tentang Minyak Goreng Akan Jadi Senjata Ampuh

Dalam kegiatan ini juga digelar berbagai penampilan yang lahir dari keterampilan dan kreativitas kader Komunis, diantaranya puisi perlawanan, musikalisasi, orasi, refleksi ke-PMII-an dan pembacaan hasil kajian isu lokal dan nasional.

“Dimana letak idealisme kita sebagai kader PMII ketika diam melihat penindasan dan ketidak adilan rezim,” kata Fauzi selaku Ketua PMII Komunis, Rabu (12/04/23).

Menuju PMII ke-63, Komunis Berikan Catatan Kritis Periode Akhir Rezim Jokowi

Peristiwa 98 hendaknya kita renungkan kembali. Sebuah perjuangan yang sangat heroik. “Sejarah tidak hanya dibaca dan dilihat. Melainkan sejarah harus dipahami untuk melahirkan peradaban sejarah yang semakin maju,” ucapnya.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan UHC Jangkau Pasien Kemoterapi

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan dan perlawanan PMII Komunis untuk melawan penguasa oligarki akan semakin menyala. Berbagai macam isu belakangan ini melingkari kehidupan berbangsa yang sangat memilukan.

“Kasus kanjuruhan, UU cipta kerja, dan kriminalisasi petani pakel banyuwangi,” ujar Fauzi, yang juga membeberkan berbagai isu yang terjadi di Kota Malang yang membutuhkan kehadiran mahasiswa untuk mengawal.

“Dalam gelaran panggung rakyat ini menjadi awalan kita bersama untuk mengingatkan rezim agar bertindak atas kepentingan rakyat. Mana kedepan akan kami kerahkan massa aksi untuk menggeruduk rezim oligarki,” pungkasnya.

Baca Juga :  MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Latest News