Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Menuju PMII ke-63, Komunis Berikan Catatan Kritis Periode Akhir Rezim Jokowi

Avatar of Okedaily
37
×

Menuju PMII ke-63, Komunis Berikan Catatan Kritis Periode Akhir Rezim Jokowi

Sebarkan artikel ini
Menuju PMII ke-63, Komunis Berikan Catatan Kritis Periode Akhir Rezim Jokowi
Pembacaan hasil kajian isu oleh Ketua PMII Komunis, didampingi 9 ketua rayon dilingkup Unisma. ©Okedaily.com/Hainor

OKEDAILY, JATIM Di momentum memperingati hilang tahun Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-63, Komisariat Unisma (Komunis) menggelar panggung rakyat untuk merefleksikan kiprah PMII untuk bangsa, di depan gedung B Universitas Islam Malang (Unisma).

Kegiatan yang bertajuk “Potret Periode Akhir Rezim Jokowi Akrobatik Kuasa Oligarki” itu mengusung semangat kesadaran tinggi esensi keberpihakan.

Pasalnya, disamping menginternalisasi nilai ke-PMII-an kepada seluruh kader Komunis, juga kembali mengingatkan bahwa hak dan kesejahteraan rakyat yang dikebiri oleh rezim oligarki, garis perlawan yang harus berdiri tegak.

Baca Juga :  Bibit Unggul Dari Kota Keris, Ichal Hokage Naik Podium Jatim Race Championship 2021

Dalam kegiatan ini juga digelar berbagai penampilan yang lahir dari keterampilan dan kreativitas kader Komunis, diantaranya puisi perlawanan, musikalisasi, orasi, refleksi ke-PMII-an dan pembacaan hasil kajian isu lokal dan nasional.

“Dimana letak idealisme kita sebagai kader PMII ketika diam melihat penindasan dan ketidak adilan rezim,” kata Fauzi selaku Ketua PMII Komunis, Rabu (12/04/23).

Menuju PMII ke-63, Komunis Berikan Catatan Kritis Periode Akhir Rezim Jokowi

Peristiwa 98 hendaknya kita renungkan kembali. Sebuah perjuangan yang sangat heroik. “Sejarah tidak hanya dibaca dan dilihat. Melainkan sejarah harus dipahami untuk melahirkan peradaban sejarah yang semakin maju,” ucapnya.

Baca Juga :  Pengurus HMI Komisariat Al-Ishlahiyah Binjai Periode 2022-2023 Resmi Dilantik

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan dan perlawanan PMII Komunis untuk melawan penguasa oligarki akan semakin menyala. Berbagai macam isu belakangan ini melingkari kehidupan berbangsa yang sangat memilukan.

“Kasus kanjuruhan, UU cipta kerja, dan kriminalisasi petani pakel banyuwangi,” ujar Fauzi, yang juga membeberkan berbagai isu yang terjadi di Kota Malang yang membutuhkan kehadiran mahasiswa untuk mengawal.

“Dalam gelaran panggung rakyat ini menjadi awalan kita bersama untuk mengingatkan rezim agar bertindak atas kepentingan rakyat. Mana kedepan akan kami kerahkan massa aksi untuk menggeruduk rezim oligarki,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Wartawan di Sumenep, Ketum Wakomindo Pusat Ingatkan Tiga Kekuatan Pers