Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Peristiwa

Merasa Dihianati, Puluhan Kader PMII Geruduk Kantor PC PMII Kota Malang

Avatar of Okedaily
15
×

Merasa Dihianati, Puluhan Kader PMII Geruduk Kantor PC PMII Kota Malang

Sebarkan artikel ini
Merasa Dihianati, Puluhan Kader PMII Geruduk Kantor PC PMII Kota Malang
Kantor PC PMII Kota Malang disegel puluhan kadernya. ©okedaily.com/Hainor Rahman

OKEDAILY, JATIM Puluhan kader dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Geruduk Kantor PC PMII Kota Malang yang sekaligus menjadi tempat Sekretariat Badan Pekerja Konfercab (BPK) XLVI.

Kantor yang bertempat di Jl. Myjend Panjaitan, No.164 KLojen Kota Malang itu didatangi oleh sejumlah kader PMII yang merasa dihianati dengan tidak lolosnya salah satu kandidat dalam tahap pencalonan menjadi Ketua PC PMII Kota Malang, Senin (10/10/2022) dini hari.

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, Armatim Minta Nico Dicopot

Padahal segala persyaratan administratif telah terpenuhi dan melakukan pendaftaran sesuai timeline yang telah ditetapkan.

Namun sesampainya di kantor tersebut, tak ada satu pun BPK maupun pengurus cabang yang menemui. Massa aksi pun menyegel kantor PC PMII Kota Malang dan menuliskan beberapa sepanduk atas apa yang telah terjadi.

Baca Juga :  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

Salah satu kader PMII yang terlibat dalam pengerudukan tersebut yang disembunyikan identitasnya menyampaikan bahwa Ketua BPK Imam Harisuddin telah diintervensi oleh oknum dengan membuat keputusan secara sepihak tanpa disepakati oleh anggota BPK yang lain.

Baca Juga :  PSPS Sumenep Gandeng Komunitas RX-King Bagikan Ratusan Takjil Gratis

“Kami telah menemukan bahwa ketua BPK telah diintervensi dengan memberikan keputusan secara sepihak dengan tidak meloloskannya salah satu kandidat Calon Ketua Umum PMII Kota Malang,” pungkasnya.

Lebih lanjut, para kader tersebut meminta agar BPK bertindak koperatif berdasarkan asas keadilan tanpa intervensi dari berbagai oknum manapun.