MP3S Minta Hentikan Proyek RSUD Abuya, Lucu Kata KWK

- Editorial Team

Rabu, 29 September 2021 - 19:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Musahnan Ketua MP3S (kiri), H. Piu Ketua KWK (kanan)

Musahnan Ketua MP3S (kiri), H. Piu Ketua KWK (kanan)

Okedaily.com, Sumenep – Setelah MP3S (Masyarakat Pengamat Percepatan Pembangunan Sumenep), kini KWK (Komunitas Warga Kepulauan) angkat bicara terkait pembangunan lanjutan RSUD Abuya yang berlokasi di Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Sumenep, Jawa Timur.

Diketahui, beberapa media online lokal Sumenep menayangkan pemberitaan tentang MP3S bersikukuh meminta agar proyek pembangunan lanjutan RSUD Abuya untuk dihentikan.

MP3S berdalih dalam pekerjaan RSUD Abuya dinilai tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB), sehingga apabila dipaksakan untuk dikerjakan dikhawatirkan hasil pembangunan tidak bertahan lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi pernyataan MP3S tentang proyek pembangunan RSUD Abuya harus dihentikan, KWK melalui Ketuanya H. Saifudin, S.H., M.H., memberikan komentarnya kepada Okedaily.com, Rabu (29/09).

Baca Juga :  Kapan Eks Direksi Sumekar Line Bayar Hutang?

Baca Juga : Petani Sumenep ‘Terancam Kaya’ Oleh Pisang Cavendish

Menurut H. Saifudin, permintaan MP3S untuk menghentikan pekerjaan pembangunan lanjutan RSUD Abuya tersebut adalah sesuatu hal yang lucu dan keluar dari konteks hasil kesepakatan bersama pada rapat hasil monitoring.

DPC AWDI Sumenep

Sebelumya, kata H. Piu panggilan karib H. Saifudin, KWK dan MP3S menurunkan tim bersama monitoring Pelaksana pekerjaan di Kepulauan Kangean.

“Merujuk pada rapat hasil monitoring bahwa, ada 2 opsi terkait hasil temuan di proyek pembangunan RSUD Abuya. Tetapi tidak pernah ada keputusan untuk menghentikan proyek tersebut.” ujarnya.

Baca Juga :  Karang Taruna Kecamatan Gayam Dibentuk, Ini Dia yang Terpilih

Ketua KWK kemudian menerangkan, opsi yang pertama adalah dilaporkan kepada pihak yang berwajib yakni BPK, kepolisian atau kejaksaan hingga KPK.

Baca Juga : Ternyata Masa Pandemi Saat Yang Tepat Beli Rumah

Sedangkan opsi yang kedua ialah memberikan hasil temuan kepada Bupati dan kepala dinas terkait untuk ditindaklanjuti sebagai evaluasi.

“Ya saya hanya bisa tertawa saja waktu pertama kali melihat statement Musahnan (Ketua MP3S, red) di media online. Karena kita bersama sudah menyepakati, semangatnya adalah tidak menggangu proses pelaksanaan pekerjaan,” kata H. Piu.

Baca Juga :  Sumenep Membara dengan Kedatangan Sugik Nur Alias Gus Nur

Moh. Jakfar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, kalau pekerjaan sampai dihentikan karena hal sepele maka tidak akan selesai tepat waktu.

“Kalau hal-hal kecil tidak perlu, cukup diperbaiki karena tidak ada proyek yang sempurna, pasti ada kesalahan-kesalahan kecil, selama pekerjaan tidak fatal tetap dilanjutkan. Masak harus menghentikan pekerjaan,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News