MP3S Minta Hentikan Proyek RSUD Abuya, Lucu Kata KWK

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Rabu, 29 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musahnan Ketua MP3S (kiri), H. Piu Ketua KWK (kanan)

Musahnan Ketua MP3S (kiri), H. Piu Ketua KWK (kanan)

Okedaily.com, Sumenep – Setelah MP3S (Masyarakat Pengamat Percepatan Pembangunan Sumenep), kini KWK (Komunitas Warga Kepulauan) angkat bicara terkait pembangunan lanjutan RSUD Abuya yang berlokasi di Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Sumenep, Jawa Timur.

Diketahui, beberapa media online lokal Sumenep menayangkan pemberitaan tentang MP3S bersikukuh meminta agar proyek pembangunan lanjutan RSUD Abuya untuk dihentikan.

MP3S berdalih dalam pekerjaan RSUD Abuya dinilai tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB), sehingga apabila dipaksakan untuk dikerjakan dikhawatirkan hasil pembangunan tidak bertahan lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi pernyataan MP3S tentang proyek pembangunan RSUD Abuya harus dihentikan, KWK melalui Ketuanya H. Saifudin, S.H., M.H., memberikan komentarnya kepada Okedaily.com, Rabu (29/09).

Baca Juga :  Wakil Bupati Bojonegoro Melaporkan Bupati Karena Tersinggung di Percakapan WhatsApp Group

Baca Juga : Petani Sumenep ‘Terancam Kaya’ Oleh Pisang Cavendish

Menurut H. Saifudin, permintaan MP3S untuk menghentikan pekerjaan pembangunan lanjutan RSUD Abuya tersebut adalah sesuatu hal yang lucu dan keluar dari konteks hasil kesepakatan bersama pada rapat hasil monitoring.

DPC AWDI Sumenep

Sebelumya, kata H. Piu panggilan karib H. Saifudin, KWK dan MP3S menurunkan tim bersama monitoring Pelaksana pekerjaan di Kepulauan Kangean.

“Merujuk pada rapat hasil monitoring bahwa, ada 2 opsi terkait hasil temuan di proyek pembangunan RSUD Abuya. Tetapi tidak pernah ada keputusan untuk menghentikan proyek tersebut.” ujarnya.

Baca Juga :  Transformasi Pelayanan Peningkatan Peserta BPJS di RSUD Moh Anwar Sumenep

Ketua KWK kemudian menerangkan, opsi yang pertama adalah dilaporkan kepada pihak yang berwajib yakni BPK, kepolisian atau kejaksaan hingga KPK.

Baca Juga : Ternyata Masa Pandemi Saat Yang Tepat Beli Rumah

Sedangkan opsi yang kedua ialah memberikan hasil temuan kepada Bupati dan kepala dinas terkait untuk ditindaklanjuti sebagai evaluasi.

“Ya saya hanya bisa tertawa saja waktu pertama kali melihat statement Musahnan (Ketua MP3S, red) di media online. Karena kita bersama sudah menyepakati, semangatnya adalah tidak menggangu proses pelaksanaan pekerjaan,” kata H. Piu.

Baca Juga :  Diduga Sering Bolos, ASN Nakal Penjaga SDN 3 Pancor Malah Jadi Sopir Travel

Moh. Jakfar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, kalau pekerjaan sampai dihentikan karena hal sepele maka tidak akan selesai tepat waktu.

“Kalau hal-hal kecil tidak perlu, cukup diperbaiki karena tidak ada proyek yang sempurna, pasti ada kesalahan-kesalahan kecil, selama pekerjaan tidak fatal tetap dilanjutkan. Masak harus menghentikan pekerjaan,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance
Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru
Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah
Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh
Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur
Dewan Redaksi Okedailycom Ucapkan HPN 2026, Tekankan Pers Berintegritas
IWO Sumenep Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung pada Moment HPN 2026
Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru

Senin, 23 Februari 2026 - 18:31 WIB

Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah

Senin, 16 Februari 2026 - 13:04 WIB

Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WIB

Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur

Berita Terbaru

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, nampak sibuk dan bersemangat mengawasi pagelaran pasar murah Ramadhan 2026 di Kota Sumenep. ©okedaily.com/istimewa

Ekonomi Bisnis

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:31 WIB