Pansus DPRD Sumenep Libatkan Sejumlah Stackholder, Berikut Kata Mas Uyuk

- Redaksi

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mas Uyuk saat pimpin rapat pansus di ruang komisi IV DPRD Sumenep. ©Okedaily.com/Ist

Mas Uyuk saat pimpin rapat pansus di ruang komisi IV DPRD Sumenep. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, SUMENEP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, terus genjot pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Sumenep tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Hal itu dilakukan agar rancangan peraturan tersebut tuntas sesuai jadwal yang ditargetkan.

Dijelaskan Ketua Pansus, Nurus Salam, pembahasan Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan ini akan melibatkan sejumlah stackholder yaitu, lembaga dan instansi yang bergerak di dunia pendidikan untuk menghasilkan produk berkualitas.

Baca Juga :  KPU Sumenep Sedang Tidak Sehat? Aktivis Kota Keris Soroti Kejanggalan Ini

“Ya, memang perlu ada pembahasan dengan melibatkan stakholder sehingga banyak materi yang berkaitan dengan penyelenggaran pendidikan,” kata Politisi Gerindra, Senin (25/3), Uyuk sapaan karibnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah barang tentu Raperda tersebut sangatlah penting, lantaran pendidikan merupakan hak setiap Warga Negara yang telah dijamin dalam Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan merupakan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Baca Juga :  Delegasi Himapi Unisma Hadiri Temu ADMI 2022

”Sehingga Pemerintah Daerah berkewajiban untuk melakukan pemenuhan sebagai bagian dari upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, serta berbudaya yang didasarkan pada keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Pihaknya berharap raperda tersebut bisa segera dituntaskan. Sehingga, bisa langsung diterapkan oleh pemerintah sebagai bentuk eksekusi atas rancangan aturan tersebut. “Kami terus bekerja, semoga tepat waktu,” tuturnya.

Kendati demikian, Raperda yang berkaitan dengan keberlangsungan dunia pendidikan tersebut tetap harus selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas yang baik, sehingga drafnya pun harus dikaji mendalam oleh pansus.

Baca Juga :  Pembangunan APHT Sumenep Kuras Dana Miliaran, Dikuasai Orang Dekat Penguasa?

Untuk diketahui, rancangan peraturan tersebut dalam pembahasannya turut melibatkan berbagai pihak seperti, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, dan Akademisi yang konsen pada hal mencerdaskan kehidupan bangsa.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB