Pasca Aksi Demonstrasi, Wartawan dan Aktivis Menunggu Keseriusan Polres Sumenep

- Redaksi

Jumat, 31 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentangkan poster menohok peserta aksi. ©Okedaily.com

Bentangkan poster menohok peserta aksi. ©Okedaily.com

OKEDAILY, MADURA Akibat penganiayaan mantan Kades dan Kades Batuampar terhadap dua wartawan Sumenep dari media Kabar Oposisi dan Koran Patroli di Kabupaten Sumenep, pada Minggu (26/3/2023), maka rekan jurnalis dan aktivis turun jalan mengepung Mapolres Sumenep.

Pantauan Media ini, pada Kamis (30/3) sekira jam 14.30 WIB, seluruh wartawan dan aktivis di Sumenep melakukan aksi turun jalan menuntut Polres Sumenep, agar segera menetapkan tersangka kepada mantan Kades dan Kades Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, pelaku penganiayaan dan perampasan terhadap wartawan yang sedang melakukan peliputan di lapangan.

Kendati demikian, mereka berharap Polres Sumenep serius dalam menangani perkara yang menimpa kedua wartawan tersebut. Bahkan, tuntutan para kuli tinta dan aktivis agar segera menangkap dan penjarakan pelaku penganiayaan terhadap wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Takut Hadapi Eksekutif, Komisi IV Bisa Apa?

Adapun aksi demonstrasi yang dilakukan wartawan dan aktivis di Sumenep kali ini, karena aparat penegak hukum Polres Sumenep dinilai tidak profesional, bahkan terkesan tidak menghargai profesi wartawan sebagaimana diamanahkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pada akhirnya, para kuli tinta dan Aktivis di Sumenep merasa optimis setelah ditemui oleh Kasat Reskrim, bahwa institusinya akan segera memproses kasus tersebut dan akan secepatnya melakukan pemanggilan kepada pelaku penganiayaan.

Pasca Aksi Demonstrasi, Wartawan dan Aktivis Menunggu Keseriusan Polres Sumenep

Setelah mendengar penyampaian Kasat Reskrim Polres Sumenep tersebut, para kuli tinta bergegas membubarkan diri untuk menunggu keseriusan yang dijanjikan oleh aparat penegak hukum Polres Sumenep.

Baca Juga :  Nyai Wabup Rawat Inap di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Positif Omicron?

Untuk diketahui, mereka mengancam apabila dalam waktu 2×4 jam Polres Sumenep belum juga memanggil dan menetapkan tersangka terhadap pelaku penganiayaan, maka tidak menutup kemungkinan para wartawan dan aktivis di Sumenep akan kembali turun ke jalan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026
DPRD Denpasar Dorong Peningkatan Anggaran KONI demi Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken
Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep
Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah
Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani
Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:04 WIB

Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 - 11:10 WIB

DPRD Denpasar Dorong Peningkatan Anggaran KONI demi Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Verified by MonsterInsights