Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Pasca Pelantikan Ketua BEM dan DPM Unisma, Ketua Kopri Komunis Turut Apresiasi

Avatar of Okedaily
15
×

Pasca Pelantikan Ketua BEM dan DPM Unisma, Ketua Kopri Komunis Turut Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Pasca Pelantikan Ketua BEM dan DPM Unisma, Ketua Kopri Komunis Turut Apresiasi
Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Komisariat Universitas Islam Malang (Kopri Komunis), Ida Fauziyah. ©Okedaily.com/Hainor

OKEDAILY, JATIM Dalam perjalanan kemajuan dunia pendidikan, Universitas Islam Malang (Unisma) menjadi salah satu perguruan tinggi NU terbaik dunia. Hal ini tidak terlepas peran kepemimpinan kader PMII yang mewarnainya.

Seusai dilantik, Rifky sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) dan Jamal sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unisma, di Gedung Pasca Sarjana Lt 7 Unisma, Kamis (09/02/23).

Dengan perasaan berbangga dapat kembali melihat perkembangan kepemimpinan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Unisma (Komunis) di organisasi mahasiswa (Ormawa) Unisma.

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, Armatim Minta Nico Dicopot

“Turut merasa bangga karena lagi-lagi kader PMII Unisma mampu berada dititik sebagai seseorang yang dipercaya menjadi ketum DPM dan Presma Unisma,” tutur Ketua Kopri Komunis, Ida Fauziyah kepada awak media Okedaily.com.

Dengan tujuan dan harapan besar tentunya bisa membawa Unisma lebih baik dari sebelumnya. “Melihat semangat serta ketangguhan mereka saya yakin adanya suatu progres besar kedepannya yang mampu memberi kebermanfaatan atas apa yang mereka perjuangkan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan adanya hubungan yang tidak terpisahkan dari Kader PMII, Unisma dan mahasiswa pada umumnya.

Baca Juga :  Adakan Sekolah Anggaran, Zia Ulhaq Menduga APBD Probolinggo Menyimpan Borok

“Unisma, mahasiswa, dan kader adalah satu hal yang saling berkaitan dan adanya mereka adalah bentuk kekuatan besar terwujudnya gerakan-gerakan taktis. Baik akademik maupun sosial,” tambahnya.

“Sebagai Ketua Kopri Komunis tentu memiliki harapan atas amanah yang di embannya serta komitmen melaksanakan tugas-tugas organisasi sebagai bentuk rasa tanggung jawab,” ucapnya.

Tanggung jawab kepemimpinan harus tersosialisasi dengan baik, agar tercipta produktifitas kerja organisasi.

Baca Juga :  KMPR Sumenep Masa Bhakti 2022-2023, Siap Mengawal Disparitas Kepulauan

“Jadilah pemimpin yang mempunyai solusi, ciptakan rasa kekeluargaan dalam sebuah organisasi karena sebaik-baiknya konsep yang dibawa tidak akan terlaksana maksimal jika tidak ada suatu rasa kepercayaan antar pemimpin dan pengurus,” pungkasnya.