Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekonomi & Bisnis

Pemuda Raas Sorot Kelangkaan BBM, Camat Habibi Merespon

Avatar of Okedaily
9
×

Pemuda Raas Sorot Kelangkaan BBM, Camat Habibi Merespon

Sebarkan artikel ini
Pemuda Raas Sorot Kelangkaan BBM, Camat Habibi Merespon
Aliansi Pemuda Raas mendatangi Kantor Kecamatan Raas saat gelar audiensi terkait kelangkaan BBM, hingga menyinggung penangkapan salah satu warga Raas di Pelabuhan Dungkek yang nekad swadaya mendatangkan BBM ke Pulau Raas. ©Redaksi

SUMENEP – Masyarakat kepulauan Raas mengeluh dengan terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, sejak seminggu terakhir ini.

Kelangkaan bahan pokok yang menimpa rakyat pulau Raas itu, mendorong tokoh masyarakat utamanya para pemuda setempat untuk melakukan audiensi guna mencari solusi bersama pihak Kecamatan Raas.

Forkopimcam Raas diminta Sahnamu, selaku koordinator audiensi untuk membantu mengatasi kelangkaan BBM di kecamatan Raas.

Menurut Sahnamu, dengan terjadinya kelangkaan BBM ini tentu akan melumpuhkan roda perekonomian di Pulau Raas, karena BBM merupakan kebutuhan pokok masyarakat Kepulauan.

“Dengan langkanya BBM semua perekonomian di Raas akan lumpuh baik nelayan, petani, pedagang, tukang ojek dan pekerja lainnya yang tidak bisa bekerja,” ujarnya pada, Senin (25/4), di sela-sela audiensi di Kantor Kecamatan Raas.

Peserta audiensi, Murahwi, pada kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa kelangkaan ini agar tidak berlarut. Pihaknya juga menginginkan ada solusi terbaik untuk masyarakat Raas kedepan.

Baca Juga :  Antusias Masyarakat Ikuti Seleksi Calon Satgas Kebencanaan LPBI NU Situbondo

Baca Juga : Kelangkaan BBM di Kepulauan Raas Tanpa Solusi, Dosa Siapa?

Sebelumnya, lanjut Murahwi, dengan adanya penangkapan BBM oleh pihak Penegak Hukum Polairud Polda Jatim, ditengarai salah satu penyebab kelangkaan BBM di Pulau Raas.

“Karena untuk saat ini yang punya rekom untuk ngambil BBM ke daratan Sumenep sangat takut, sehingga akibatnya pengangguran di Raas meningkat,” tukasnya.

Selain itu Camat Raas, Nur Habibi, menyampaikan terkait kelangkaan BBM di wilayah yang ia pimpin itu, pihaknya akan segera laporan langsung kepada Bupati Sumenep dan Sekdakab Sumenep.

Baca Juga :  Participating Interest 10% Bukan Pendapatan Melainkan Beban

Baca Juga : Kisah Klasik Persoalan BBM di Kepulauan Raas yang Diabaikan Pemkab Sumenep

Hal itu, tambah Habibi, agar Kecamatan Raas segera mengusulkan BUMDes atau Pokmas yang berdasarkan hasil musyawarah desa untuk dibentuk sub penyalur BBM.

“Sebelumnya sudah kami koordinasikan dengan Bagian Perekonomian Kabupaten Sumenep, karena selama ini APMS tidak beroperasi,” terang Camat Habibi.

Kelangkaan BBM di Pulau Raas ini, kata Habibi, juga dikarenakan ketakutan masyarakat yang mempunyai rekom BBM, sebab adanya penangkapan BBM di daerah Dungkek, dua pekan lalu.

Baca Juga : Eksploitasi Migas Bukan Jaminan Pagerungan Kecil Terang Benderang

Baca Juga :  Antara Investasi Uang Kripto dan Fatwa Haram MUI

Adapun upaya masyarakat Pulau Raas dalam mendatangkan BBM secara swadaya, acapkali harus bersentuhan dengan hukum. Padahal, keberadaan APMS sudah lebih satu tahun tidak beroperasi.

“Pada intinya kami Forkopimcam Raas akan melaporkan langsung terkait kelangkaan BBM di Kecamatan Raas terhadap atasan masing-masing dan menunggu petunjuk lebih lanjut,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media okedaily.com, penyebab kelangkaan BBM akibat APMS 04 pada satu tahun terakhir ini tidak beroperasi alias tidak mendapatkan pasokan BBM dari Pertamina.

Baca Juga : APMS 56.694.06 Kebal Hukum, Forkopimcam Sapeken Pamer Kelemahan?

Hingga berita ini ditayangkan, okedaily.com masih belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari pihak Pertamina, guna memenuhi keberimbangan produk jurnalistik.