Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Peresmian Gedung SLB Cinta Ananda, Bupati Sumenep : Mencetak Peserta Didik Lebih Kreatif

Avatar of Okedaily
13
×

Peresmian Gedung SLB Cinta Ananda, Bupati Sumenep : Mencetak Peserta Didik Lebih Kreatif

Sebarkan artikel ini
Peresmian Gedung SLB Cinta Ananda, Bupati Sumenep : mencetak peserta didik lebih kreatif
Penandatanganan prasasti gedung baru SLB Cinta Ananda oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasyadi. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, MADURA Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengapresiasi sekolah luar biasa atau SLB Cinta Ananda yang telah ikut serta meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Keris.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi mengatakan bahwa masyarakat membutuhkan keberadaan SLB, karena ada anak berkebutuhan khusus yang perlu mendapatkan pendidikan di lembaga itu.

“Kami berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung SLB Cinta Ananda, untuk memberikan peluang dan akses pendidikan kepada masyarakat, khususnya peserta didik berkebutuhan khusus,” kata Sekda Edy, di sela-sela peresmian gedung baru SLB Cinta Ananda, di Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Senin (13/3).

Baca Juga :  Mahasiswa Gelar Aksi Demo Tuntut PT Aquafarm Nusantara Ditutup

Karena itulah, SLB Cinta Ananda yang memiliki gedung baru semakin meningkatkan motivasinya, untuk mencetak peserta didik lebih kreatif dalam menempuh pendidikan di sekolah itu.

Sekda Edy menandai peresmian SLB Cinta Ananda Sumenep, dengan melakukan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. “Anak berkebutuhan khusus ini juga membutuhkan pendidikan, agar mampu menghasilkan karya nyata seperti peserta didik pada umumnya,” terang.

Sekda Edy mengungkapkan, kepala sekolah dan guru hendaknya meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didiknya, supaya mutu dan kualitas pembelajaran di SLB itu melahirkan generasi yang berdaya saing.

Baca Juga :  KMPR Sumenep Masa Bhakti 2022-2023, Siap Mengawal Disparitas Kepulauan

“Anak berkebutuhan khusus perlu penanganan yang benar di masa tumbuh kembangnya, sehingga ketika sudah dewasa mempunyai keterampilan untuk hidup mandiri,” pungkasnya.