Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kriminal

Pesta Miras Berujung Maut Istri di Celukan Bawang

Avatar of Okedaily
×

Pesta Miras Berujung Maut Istri di Celukan Bawang

Sebarkan artikel ini
Pesta Miras Berujung Maut
Photo : Korban SI (41) warga asli Lumajang yang diduga meninggal setelah mengalami kekerasan fisik dari suaminya. (c) Redaksi.

Buleleng,– Dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Pria berinisial SU (39), terhadap istrinya berinisial SI (41) sehingga mengakibatkan sang istri meninggal dunia sekitar pukul 04.10 WITA, Selasa, (23/11).

Diketahui, identitas korban dan pelaku sama-sama merupakan warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pada saat ini mereka tinggal di Dusun Celukan Bawang, Desa Celukan Bawang, Buleleng, Bali.

Menurut keterangan warga setempat, SU dan SI merupakan pendatang dari pulau Jawa, mereka sehari – hari berkerja sebagai pedagang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, kronologi penganiayaan tersebut bermula pada saat korban dan tiga temannya termasuk suami, sedang minum – minuman keras (arak dan tuak), sekitar pukul 20.00 WITA, Selasa malam, 22 November 2021.

Baca Juga :  CEO Holistik Institute Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Tangani Kasus Kematian Brigadir J

Kemudian, sekitar pukul 00.00 WITA, mereka berempat dalam keadaan mabuk, dan suami korban sempat berdebat dengan temannya.

Namun pada saat adu mulut berlangsung, korban selalu menyalahkan suaminya, sehingga hal tersebut membuat suami korban merasa kesal dan mengakibatkan pelaku memukul korban hingga meninggal.

Akibat dari tindakan pemukulan yang terlalu keras, mengakibatkan korban luka di bagian wajah, dan mengalami luka lebam di bagian punggung dan tangan.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan pelaku penganiayaan adalah suami korban sendiri,” ujar salah satu warga.

Pesta Miras Berujung Maut
SU (39) terduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya SI (41) setelah pesta miras di Celukan Bawang, Buleleng, Bali.

 

Baca Juga :  Menag : Kementerian Agama Hadiah dari Negara untuk Jama'ah NU

Sehubungan dengan beberapa laporan warga, sehingga membuat tim medis dari Puskesmas Gerokgak turun ke lokasi kejadian untuk melakukan tes visum.

Memastikan kejadian tersebut, awak media menghubungi Ryansyah salah satu warga yang berdomisili di Desa itu. Ryan membenarkan bahwa di desanya ada kasus pembunuhan.

Dia mengatakan bahwa kasuistik tersebut sudah tersebar di beberapa Grup WhatsApp.

“Iya mas, memang terjadi pembunuhan,” ungkapnya melalui pesan whatsApp.

Sampai berita ini ditayangkan, tim media kesulitan untuk menghubungi Kapolsek Grokgak untuk dimintai keterangan terkait dugaan penganiayaan yang menelan korban tersebut.