Pria yang Diancam TNI Karena Tolak Vaksin, Malah Dilaporkan Polisi

- Editorial Team

Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pengancaman anggota TNI kepada warga yang tidak mau divaksin terjadi di halaman asrama Kodim 0828 Sampang [okedaily.com/Iful]

Tangkapan layar pengancaman anggota TNI kepada warga yang tidak mau divaksin terjadi di halaman asrama Kodim 0828 Sampang [okedaily.com/Iful]

Okedaily.com, Sampang – Video seorang pria menolak mendapat vaksin Covid19 di Sampang, Madura, viral. Dalam video viral, terlihat pria tersebut berada di sentra vaksinasi TNI dan menolak divaksin.

Singkat cerita, anggota TNI pun memintanya untuk divaksin hingga memberi pengertian. Namun pria ini terus menolak hingga anggota TNI tersebut menuduhnya masuk dalam ormas FPI.

Video viral ini direkam sendiri oleh pria tersebut dengan diam-diam dan akhirnya diviralkan. Atas aksinya, Danramil Kedungdung Sampang, Madura Kapten Sofyan pun melaporkan pria ini ke polisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Bangunan dari Gedek Bambu Itu, Polindes Sabuntan

Baca Juga : Ada Apa Dibalik Kurangnya Bukti Ulah PNS Nakal Kecamatan Kangayan?

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto mengaku hingga kini pihaknya masih melakukan gelar atas laporan ini.

Baca Juga :  PB HMI Resmi Tetapkan Novian Pratama Jabat Ketum Formatur HMI Cabang Langkat

“Ini masih digelarkan,” kata Sudaryanto saat dihubungi oleh awak media, Selasa (26/10).

Namun, Sudaryanto enggan menjelaskan lebih banyak. Dia hanya mengatakan pihaknya masih melakukan gelar.

Sebelumnya, pria yang menggunakan jaket ojek online ini duduk di depan petugas berpakaian TNI. Personel TNI pun menanyakan alasan mengapa pria tersebut tidak mau divaksin. Pria itu mengaku memiliki badan yang sehat sehingga tidak membutuhkan vaksinasi Covid19.

“Menurut saya, saya sudah sehat jadi nggak butuh vaksin, gitu,” kata warga tersebut dari video yang dilihat oleh awak media Okeydaily.com.

Tidak hanya itu, terlihat juga anggota berbaju loreng memaksa bahkan mengancam akan memblokir aktivitas warga yang tidak mau divaksin, dengan nada arogan prajurit TNI tersebut mengatakan ke masyarakat dan menuding pengendara tersebut sebagai anggota ormas terlarang.

Baca Juga :  PJJ Kesempatan Guru Kepulauan Sumenep Mudik

Diketahui, lokasi pengancaman anggota TNI kepada warga yang tidak mau divaksin terjadi di halaman asrama Kodim 0828 Sampang di Pos Faskes yang biasa menjadi tempat vaksin bagi pengendara yang belum divaksin.

“Wah mantap kamu ini, memang warga negara tidak jelas kamu ini, iya sampean tidak mengikuti aturan Pemerintah kamu ini, saya juga punya hak untuk memvaksin sampean, (meski memaksa) iya,” pungkasnya.

Meski pengendara yang diduga berasal dari Robetal Kecamatan Robetal Kabupaten Sampang ini tetap menolak untuk divaksin.

Baca Juga : Tersangka Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Tak Kunjung Ditahan, Penegak Hukum Lelet

Baca Juga : Apa yang Harus Dibenahi dari Viralnya Percuma Lapor Polisi?

Baca Juga : CEODE Tumbuh Bersama BUMDes Sumenep di Masa Pandemi

Bahkan ketika pengendara tersebut ingin melanjutkan perjalanan dan sudah berada di atas sepeda motornya, malah didatangi oleh TNI yang meminta KTP sambil mengancam akan memblokir kegiatan pengendara tersebut dan memotret KTP pengendara.

Baca Juga :  Pangdam V/Brawijaya Beberkan Rapim 2023 Berlokasi di Kabupaten Sampang, Ini Alasannya

“mana KTP sampean, iya mana KTPnya, sampean kan gak mau divaksin to, saya lihat KTPnya dulu, tidak saya tahan, saya kembalikan, saya kunci kegiatan sampean, sampean mau minta apa tidak akan bisa,” ancamnya saat dilihat dalam videonya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura
Kompeten! Prengki Wirananda Dinobatkan Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama
Perkuat Solidaritas, Silaturahmi Lintas Generasi Menwa Mahatara Batalyon C Sukses Digelar
Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Related News

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Senin, 21 September 2026 - 19:07 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Minggu, 20 September 2026 - 08:24 WIB

Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal

Kamis, 17 September 2026 - 13:33 WIB

Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Latest News

Festival Tani Ganding 2026 resmi digelar meriah. Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim apresiasi kreativitas petani Ganding. ®okedaily.com [Foto: Dok. Diskominfo Sumenep]

Nasional

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Senin, 21 Sep 2026 - 19:07 WIB