Proyek Macadam dan Beton Bertulang Rp19 Miliar Diduga Rugikan PAD Situbondo

- Editorial Team

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 22:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Proyek Macadam (Telford) Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. ©Okedaily.com/Muchsin

Proyek Macadam (Telford) Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. ©Okedaily.com/Muchsin

OKEDAILY, JATIM – Proyek pembangunan jalan di Kabupaten Situbondo, disinyalir dapat merugikan pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, pemenang tender jenis kegiatan macadam atau telford dan beton bertulang mendatangkan material dari luar daerah.

Dari pantauan okedaily.com, proyek tersebut berlokasi disepanjang Dusun Sidomulyo Desa Sidomulyo – Dusun Merak Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dengan volume 10.000 meter.

Berdasarkan hasil penelusuran team media ini, proyek tersebut bersumber dari dana alokasi umum atau DAU yang diketahui bernilai Rp.19.294.696.000 dengan nomor kontrak : 620/150.K.DAU/431.303.3/2022 atas pelaksana PT SAJR.

Adapun hasil konfirmasi team media terhadap pekerja dan masyarakat sekitar lokasi pengerjaan proyek tersebut, mengungkapkan bahwa material batu yang digunakan didatangkan dari Kota Gandrung, sebutan lain Kota Banyuwangi.

“Saya sempat bertanya kepada salah satu sopir mas, kebetulan waktu itu truk pengangkutnya macet. Si sopir menjawab kalau didatangkan dari Banyuwangi,” tutur salah satu warga yang mewanti-wanti dirahasiakan identitasnya, Sabtu (20/8/2022).

Baca Juga :  DPRD Denpasar Soroti Tata Kelola Terminal Kargo, Minta Dishub Tertibkan Parkir Truk Kontainer
Proyek Macadam dan Beton Bertulang Rp19 Miliar Diduga Rugikan PAD Situbondo
Tumpukan material batu yang diduga didatangkan dari luar daerah. ©Okedaily.com/Muchsin

“Kalau bahan material didatangkan dari kota tetangga, lantas apakah di Situbondo sudah tidak ada bahan material tersebut sehingga harus mendatangkan dari luar Kabupaten,” sesalnya.

Menurut dia, dengan proyek anggaran fantastis itu, jelas tingkat kebutuhan material akan semakin meningkat. “Kalau begitu dari mana Dinas terkait menentukan harga satuannya? sedangkan di Situbondo sendiri juga ada penyedia barang material yang sudah jelas legalitasnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Nyai Wabup Rawat Inap di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Positif Omicron?

Dalam hal ini, ia menilai tidak menutup kemungkinan barang material yang lainnya juga akan didatangkan dari luar daerah. “Andai saja material tersebut didatangkan dari Situbondo secara otomatis akan menambah PAD Situbondo sendiri mas,” tutupnya.

Demikian untuk diketahui, team media masih kesulitan menghubungi pihak pelaksana dan dinas terkait guna mengklarifikasi hal tersebut hingga berita ini diterbitkan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Related News

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB

Dalam rangka HSN 2026, Bupati Wongsojudo mewajibkan penggunaan busana muslim khas santri bagi seluruh ASN dan pegawai no-ASN di lingkungan Pemkab Sumenep melalui Surat Edaran resmi. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Sosial Agama

Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:30 WIB