SUMENEP – Sejumlah masyarakat Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, serbu pasar minyak goreng (Migor) murah yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila Gayam, Sabtu (05/02).
Pasar murah tersebut digelar di Halaman Kantor Kewedanan Kecamatan Gayam, yang saat ini di renovasi menjadi Rumah Dinas Wakil Bupati di Kepulauan. Ada sebanyak ratusan orang yang berbondong membeli Migor dengan harga tak seperti biasanya.
Informasi yang di himpun oleh media okedailycom, harga Migor di sejumlah toko Pulau Sapudi disinyalir masih melambung tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski pemerintah sudah menurunkan harga minyak goreng seharga 14.0000/liter, hal itu belum berlaku di Pulau Sapudi. Pasalnya, pasar tradisional di Pulau yang memiliki dua Kecamatan Nonggunong dan Gayam itu, harganya masih dikisaran 19.000-20.000/liter.

Oleh karenanya, Pemuda Pancasila Kecamatan Gayam hadir memberikan solusi untuk mengadakan pasar Migor murah.
Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Gayam, Fitra Muhammadi mengatakan, pihaknya mengadakan program tersebut sebagai upaya agar masyarakat Sapudi merasakan harga minyak goreng sesuai regulasi pemerintah.
Dia mengaku, ada sejumlah 100 Karton minyak goreng yang dijualnya dengan harga 14.000/liter, sementara bagi yang hendak membelinya hanya diberi batasan maksimal 2 liter tiap orang.
“Kami sediakan 100 karton mas, satu orang maksimal membeli 2 liter, hari ini ada 500 paket yang dijual,” katanya.
Selain itu, Pria yang akrab disapa Dedi itu menjelaskan, melambungnya harga Migor di Pulau Sapudi, lantaran sejumlah pedagang besar belum pernah mendapatkan Migor bersubsidi.
“Makanya banyak pedagang masih menjual tinggi dan belum bisa mengikuti regulasi pemerintah,” imbuhnya.
Selanjutnya, Pengusaha Muda itu mengungkapkan di Pulau Sapudi hanya sebagian toko saja yang memiliki akses harga Migor bersubsidi, itupun kata dia, stoknya masih terbatas.
“Sepertinya masih saya mas, itupun masih susah barangnya kosong terus,” tandasnya.
Kendari demikian, Dedi berharap agar pemerintah Kabupaten Sumenep, segera memperhatikan masyarakat Kepulauan khususnya di Pulau Sapudi, Sebab menurut dia masyarakat Kepulauan juga memiliki hak yang sama untuk menikmati harga Migor sesuai regulasi.
“Mudah mudahan dengan adanya gerakan ini pemerintah juga memperhatikan, agar pedagang lainnya juga bisa memiliki akses terhadap minyak bersubsidi,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Gayam, melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Gayam, Nanang Ari Susanto, sangat mengapresiasi terhadap gerakan yang di lakukan oleh Pemuda Pancasila. Sebab Menurut Nanang, dengan adanya program tersebut masyarakat merasa terbantukan.
“Harapannya nanti ada lagi, karena kita tau harga Migor disini masih kisaran 20 ribuan,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga tetap akan mendukung dan membantu upaya terbaik untuk masyarakat Pulau Sapudi, baik dari pihak manapun, karena menurutnya, kondisi pandemi covid19 membuat ekonomi masyarakat semakin susah.
“Kalau memang ada kegiatan seperti itu, kami dukung agar masyarakat benar-benar terbantukan, apalagi sekarang pandemi covid-19, kondisi ekonomi masyarakat semakin susah,” pungkasnya.
Turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan pasar Migor murah tersebut, Forum pimpinan Kecamatan Gayam dan Anggota Koramil 0827/20 Sapudi.






![GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_173301-225x129.jpg?v=1791285201)
![GPS saat menyampaikan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan Desa Saobi kepada DPMD Kabupaten Sumenep. Audiensi tersebut menjadi ruang penyampaian sejumlah pertanyaan publik mengenai pelayanan, transparansi anggaran, partisipasi BPD dan aparatur desa, serta keterbukaan informasi. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_171734-225x129.jpg?v=1791281902)
![Perkuat barisan, SMSI Sumenep menggelar konsolidasi untuk mendorong media lokal Sumenep agar mampu menembus pasar nasional. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_125423-225x129.jpg?v=1791266735)
![Kepala Disperkimhub Sumenep (kanan) bersama Kepala Bapenda Sumenep (kiri) saat operasi gabungan di Batuan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_033315-225x129.jpg?v=1791263194)
![Petugas gabungan dari UPT PPD Sumenep, Bapenda, Satlantas Polresta Sumenep dan Disperkimhub melakukan Operasi Gabungan di Jalan Raya Sumenep-Lenteng. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_033236-225x129.jpg?v=1791262717)



![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
