Seorang WNI Tewas di Texas, HMI Cabang Medan : Ini Pelanggaran HAM Berat

- Editorial Team

Senin, 31 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat HMI Cabang Medan, Salman Alfarisi. ©Okedaily.com/Rania

Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat HMI Cabang Medan, Salman Alfarisi. ©Okedaily.com/Rania

OKEDAILY, SUMUT Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan, menyoroti tragedi pembantaian seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Texas, Amerika Serikat pada pekan lalu.

Tak segan-segan, HMI Cabang Medan akan mengambil tindakan tegas terkait kejadian yang menimpa WNI tersebut.

Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat HMI Cabang Medan, Salman Alfarisi mengatakan pelaku dalam pembantaian tersebut harus ditangkap dan diadili.

Sebab, tindakan tersebut tidak boleh dipandang sebagai tindakan terorisme saja, namun juga sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berat. dirinya mengutuk keras kejadian pembunuhan terhadap WNI itu.

Kendati demikian, HMI Cabang Medan juga akan meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk mengusut tuntas masalah ini agar dilakukan penyelidikan yang adil dan tak memihak terkait kematian WNI tersebut.

Baca Juga :  Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025

Karena menurutnya, Pemerintah Indonesia seharusnya tidak diam melihat adanya kejadian ini, dan segera meminta klarifikasi.

HMI Cabang Medan meminta dilakukan penyelidikan secepatnya, menyeluruh, transparan dan adil, serta tak memihak atas pembunuhan itu, dan menekankan perlunya memastikan akuntabilitas,” katanya.

Baca Juga :  Beda Perlakuan Media Barat Pada Rusia Vs Ukraina dengan Konflik Israel dan Palestina

Untuk diketahui, WNI yang menjadi korban pembantaian itu ialah asal Semarang. Novita Kurnia Putri (25) tewas di Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (4/10/2022) dini hari.

Dihimpun berbagai sumber, Novita tewas usai rumahnya yang berlokasi di San Antonio, Bexar County, Texas, Amerika Serikat, diberondong lebih dari 100 peluru oleh sejumlah remaja.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker
Kesepakatan Dagang Tanpa Label Halal, Ansor Sumenep Serukan Boikot Produk AS
Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:59 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:56 WIB

Kesepakatan Dagang Tanpa Label Halal, Ansor Sumenep Serukan Boikot Produk AS

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:57 WIB

Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB