Surat Terbuka SAPMA IPK : Kabupaten Asahan Lumbung Prostitusi

- Editorial Team

Senin, 31 Januari 2022 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilayah yang diduga sebagai lumbung prostitusi. (c)okedailycom

Wilayah yang diduga sebagai lumbung prostitusi. (c)okedailycom

“Kabupaten Asahan Lumbung Prostitusi”

Surat Terbuka SAPMA IPK : Kabupaten Asahan Lumbung Prostitusi
Mhd Alpin Azhari Lubis, Sekretaris DPD SAPMA IPK Asahan. (c)okedailycom

OKEDAILY.COM – ‘Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter’ merupakan Visi Kabupaten Asahan. Kata ‘Religius’ berada sejajar di awal kalimat yang menandakan bahwa Kabupaten Asahan dalam hal ini Pemkab, harusnya sangat serius dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai prioritas dalam setiap programnya.

Namun hal ini berbanding terbalik, dengan apa yang terjadi di lapangan, kata ‘Religius’ hanya sebatas slogan saja. Terbukti dengan masih ditemukannya kegiatan-kegiatan malam yang kami duga tempat praktek prostitusi, yang berkedok warung penjual makanan dan minuman.

Berdasarkan informasi dari masyarakat dan banyaknya hasil temuan kami di lapangan bahwa, terdapat sederetan warung yang berlokasi di pinggiran jalan lintas Sumatera.

Dimana warung-warung yang terletak tepat di Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dijadikan sebagai tempat prostitusi seksual. Warung tersebut hanya sebagai pengalihan isu agar proses prostitusi tidak terlihat secara terang-terangan.

Baca Juga :  Lembaran XVII: Cak Fauzi Wong Endi?

Biasanya, banyak terlihat supir-supir truk yang berhenti di pinggiran jalan lintas tepat di deretan warung, dan menghampiri para pelayan wanita yang merangkap menjadi pelaku prostitusi.

Selain itu, para wanita berkedok pelayan tersebut, beberapa terlihat masih di bawah umur. Hal ini sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Asahan, terkhusus warga Kelurahan Bunut Barat.

Maka dari itu, Dewan Pimpinan Daerah Satuan Pelajar Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya (DPD SAPMA IPK) Kabupaten Asahan menegaskan :

1. Kami menganggap bahwa Camat Kisaran Barat tidak berkompeten dan telah lalai dalam mengatasi dugaan prostitusi di lingkungannya sendiri.

Camat yang seharusnya menjadi garda terdepan untuk menumpas hal yang tidak sepatutnya ada di Kabupaten ini, yang mengedepankan ‘Religius’ dalam Visinya.

Maka dari itu kami, meminta kepada Bapak Bupati Asahan H. Surya, B.Sc, untuk segara melakukan evaluasi terhadap kinerja Camat Kisaran Barat.

2. Kami menganggap bahwa Lurah Bunut Barat tidak berkompeten dalam pemberantasan dugaan kegiatan prostitusi yang berada di lingkungannya.

Padahal, jelas terlihat Kantor Kelurahan Bunut Barat, tepat berada di depan lokasi warung yang berkedok prostitusi tersebut.

Maka dari itu, Lurah Bunut Barat, dalam hal ini yang seharusnya mampu menjadi garda terdepan dalam pemberantasan prostitusi, kami anggap gagal dan tidak mampu dalam melaksanakan tugasnya.

Maka kami menghimbau, agar kiranya Bupati Asahan H. Surya, B.Sc, untuk segara melakukan evaluasi terhadap kinerja Lurah Bunut Barat.

3. Kami menganggap bahwa penegak hukum dalam hal ini Kapolsek Kota Kisaran tidak mampu menjadi sentral pengaman dan pemenuhan kenyamanan di lingkungan Bunut Barat, terhadap dugaan prostitusi di kelurahan tersebut.

Maka dari itu kami, meminta kepada Kapolres Asahan, untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolsek Kota kisaran.

Dalam 3 poin di atas, kami meminta dengan sangat hormat kepada Bupati Asahan dan Kapolres Asahan agar kiranya segera usut tuntas permasalahan ini. Kami tidak mau Kabupaten Asahan, yang mencanangkan kata ‘Religius’ di visinya, hanya sebatas kata tanpa perlakuan.

Baca Juga :  Dugaan Pungli, GMPET-SU Minta Walikota Copot Pimpinan PUD Pasar Kota Medan

Mhd Alpin Azhari Lubis, Sekretaris DPD SAPMA IPK Asahan.
Kisaran, 31 Januari 2022

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi
Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa
Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik
Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

Related News

Minggu, 6 September 2026 - 15:37 WIB

Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi

Jumat, 4 September 2026 - 10:27 WIB

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Latest News

Figur muda Muhlis Fajar digadang-gadang bakal maju Pilkades Serentak 2027 di Sumenep, dinilai bawa energi baru untuk Desa Paseraman. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]

Politik

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Sabtu, 26 Sep 2026 - 12:49 WIB