Tahunan Ditolak, RKPDesa TA 2022 Diterima Warga Pulau Sabuntan

- Editorial Team

Selasa, 9 November 2021 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Sabuntan Ahmad Rasyid (kanan) bertahun-tahun tampuk pemerintahannya yang sah secara demokratis ditolak oleh warga pulau Sabuntan [okedaily.com / Bang_dJ]

Kepala Desa Sabuntan Ahmad Rasyid (kanan) bertahun-tahun tampuk pemerintahannya yang sah secara demokratis ditolak oleh warga pulau Sabuntan [okedaily.com / Bang_dJ]

Okedaily.com, Sumenep – Demokrasi desa merupakan demokrasi asli nenek moyang kita sebelum Republik Indonesia berdiri. Seperti yang dialami oleh Kepala Desa terpilih Desa Sabuntan Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan akan dampak politik bawah ini sangat memiliki gesekan kuat.

Sedari awal terpilihnya Ahmad Rasyid, sebagai kepala desa Sabuntan pada Pilkades Serentak Kabupaten Sumenep 2019 lalu. Seharusnya warga pulau Sabuntan mengedepankan musyawarah daripada menjadi korban politik desa, yang mana telah menolaknya hingga bertahun-tahun.

Seperti kita ketahui bersama, musyawarah adalah sebagai prinsip demokrasi desa, dan merupakan bagian dari rekognisi (pengakuan, red) atas kearifan lokal yang dimiliki masyarakat desa. Termasuk di dalamnya merekognisi sifat kebersamaan dan kolektivitas dengan mengedepankan pikir yang jernih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, Pemerintah Desa Sabuntan dibawah kepemimpinan Ahmad Rasyid, pada hari Senin 8 November 2021 telah melaksanakan Musdes (Musyawarah Desa) dalam rangka pembahasan RKPDesa (Rencana Kerja Pemerintah Desa) TA 2022. Karena Musdes merupakan mekanisme utama dalam mencapai mufakat untuk menentukan arah pembangunan desa.

Baca Juga :  Terima SK dari DPP, DPC Demokrat Situbondo Akan Gelar Koordinasi Jelang Verifikasi Parpol

Adapun pelaksanaan Musdes RKPDesa Sabuntan Tahun Anggaran (TA) 2022 tersebut, bertempat di balai pembantu yang berada di Pulau Sapangkur. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ahmad Rasyid, bahwa ia sudah mengakomodir program kerja yang diusulkan masyarakat Pulau Sabuntan.

Ahmad Rasyid menuturkan, bahwa sejak pasca Pilkades 2019 lalu, warga Pulau Sabuntan menolak tampuk pemerintahannya yang sah secara demokratis. Namun hal itu bukanlah suatu alasan untuk pesimis baginya, demi mewujudkan ekonomi kerakyatan di wilayah yang ia pimpin.

Baca Juga : Eks Caleg PKB Sumenep Pertanyakan Jatah Pokir
Baca Juga : Eksploitasi Migas Bukan Jaminan Pagerungan Kecil Terang Benderang
Baca Juga : Carut Marut Perbup Sumenep Modal Suket Lolos Jadi Cakades
Baca Juga : Pipanisasi Bersumber Dana Desa Paliat Mangkrak
Baca Juga : Mengungkap Bunga Deposito Kasda Sumenep

“Sejak pasca pilkades, masyarakat Pulau Sabuntan tidak mau menerima keberadaan kades dan pemerintah desa terpilih, sehingga dalam kurun waktu beberapa tahun ini tidak mau menerima program apapun yang dianggarkan oleh desa,” tuturnya kepada Okedaily.com seusai Musdes.

Baca Juga :  Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Tahunan Ditolak, RKPDesa TA 2022 Diterima Warga Pulau Sabuntan
Acara Musdes RKPDesa TA 2022 Pemerintah Desa Sabuntan [okedaily.com/Bang_dJ]
Akhirnya, setelah bertahun-tahun ditolak oleh warga Pulau Sabuntan, ia pun bersyukur atas terbangunnya kembali keharmonisan yang sudah lama diinginkan. Ahmad Rasyid berharap agar kerukunan dan kebersamaan untuk membangun desa Sabuntan terus terjaga tanpa membeda-bedakan kelompok.

Baca Juga : Ketua BPD dan Ketua Panitia Pilkades Sapeken Dipanggil Polres Sumenep
Baca Juga : Kegiatan Fiktif Desa Paliat Terungkap
Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Ra’as : Saya Bisa Remote Dari Asta
Baca Juga : Soal Dugaan Bolos, Penjaga SDN 3 Pancor Tuding Kepala Sekolah Pilih Kasih
Baca Juga : Rumah Pribadi Diduga Jadi Kantor Desa Paliat, Balai Desa Lama Jadi Sarang Ternak

“Namun, pada pelaksanaan Musdes tahun ini, alhamdulillah masyarakat Pulau Sabuntan sudah mau menerima, ada perwakilan dari para tokoh dan kadusnya juga ada yang hadir. Kemudian dimediasi oleh pak camat bersama tim pendamping desa,” ucapnya penuh syukur.

Baca Juga :  BANSER Potensi Jadi Presiden RI 2024

Acara Musdes RKPDesa Sabuntan TA 2022 kali ini pun sukses atas tingginya kesadaran dan partisipasi masyarakat berjumlah 100 orang. Turut hadir mensukseskan pada acara tersebut dari pihak Forkopimka Sapeken, dan Koordinator Tim Pendamping Desa bersama dengan tim verifikasi dan fasilitasi Kecamatan Sapeken.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes
Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan pada Desember 2026
Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani
Perubahan Anggaran 2026, DPRD Sumenep: Jangan Lupakan Rakyat
Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas
Sosok Dermawan Edi Kuswanto Jadi Harapan Baru Warga Lembung Timur di Pilkades 2029
Perluasan Relaksasi BPHTB Jadi Usulan Gus Yoga untuk Permudah Milenial Miliki Rumah di Denpasar
DPRD Kota Denpasar Dorong Penataan Muara Tukad Rangda, Berikut Tujuannya

Related News

Kamis, 3 September 2026 - 18:56 WIB

Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan pada Desember 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Perubahan Anggaran 2026, DPRD Sumenep: Jangan Lupakan Rakyat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas

Latest News