Tak Berani Temui Massa Aksi, Kader PMII Bangkalan Nilai Ketum PB PMII Pengecut

- Editorial Team

Sabtu, 27 Mei 2023 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PB PMII, Abdullah Syukri. ©Okedaily.com/Ist

Ketua Umum PB PMII, Abdullah Syukri. ©Okedaily.com/Ist

JAKARTA Sejumlah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan yang melakukan penyegelan Sekretariat PB PMII di Jakarta pusat sejak, Rabu (24/5), tak kunjung ditemui oleh Abdullah Syukri selaku ketua umum.

Nur Hasan selaku Ketua Komisariat PMII Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Miftahul Ulum Modung Bangkalan, menyampaikan kepada wartawan bahwasanya Ketua Umum PB PMII pengecut, Jumat (26/5).

Mereka bertahan di Jakarta hanya untuk menunggu kehadiran Ketum PB PMII untuk menemui langsung para kader PMII Bangkalan. yang mempersoalkan tindakan Inkonstitusional yang dilakukan oleh PB PMII terhadap PMII yang ada di Kabupaten ujung barat pulau Madura itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Gelora Tangsel : Subsidi Jadi Alat Pencitraan, Pemerintah Makan Buah Simalakama

“Tapi sampai saat ini Ketum PB PMII tidak kunjung hadir menemui kami. Maka dengan ketidakhadirannya, kami para kader PMII Bangkalan menganggap Abdullah Syukri yang pengecut,” kata pria yang karib disapa Hasan tersebut.

Dengan tekad kuat, para kader PMII Bangkalan menolak untuk pulang dan terus menyegel Sekretariat PB PMII yang berlokasi di Jakarta pusat tersebut, sampai bertemu langsung dengan Ketum PB PMII, Abdullah Syukri.

“Kami tidak akan pergi kemanapun jika Ketum masih belum menemui, kami hanya menginginkan dia bertemu kami langsung untuk menyelesaikan masalah yang melecehkan PKC PMII Jawa Timur,” tegas Hasan.

Baca Juga :  BEM Nusantara Jatim Siapkan Aksi Besar-besaran Tolak Wacana Kenaikan BBM

Kader PMII Bangkalan berharap Ketum Abdullah Syukri segera menemui masa aksi untuk segera menyelesaikan permasalah yang terjadi, agar tidak menjadi preseden buruk selama kepemimpinannya.

Adapun maksud penyegelan yang dilakukan PMII Bangkalan tersebut adalah mempermasalahkan tentang SK Bodong, yang diketahui tanpa ditandatangani oleh Sekjen PB PMII, dan juga tanpa rekomendasi dari PKC PMII Jatim. Hingga berita ini diterbitkan Okedaily.com belum berhasil mendapatkan keterangan resmi pihak PB PMII.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026
Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali
GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama
Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara
Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya

Related News

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Hashim Djojohadikusumo: Pers Harus Jadi Benteng Lawan Hoaks di Era Media Sosial

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:37 WIB

GMNI Sumenep Sentil Politisi PDIP: Rakyat Kepulauan Butuh Anggaran, Bukan Ganti Nama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Latest News