Tradisi Lewat Masa Kontrak, Pekerjaan Proyek Di Sampang Masih Marak

- Editorial Team

Rabu, 17 November 2021 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : okedaily.com/I_ful

Ilustrasi : okedaily.com/I_ful

Okedaily.com, Sampang – Tidak sedikit pekerjaan proyek di Kabupaten Sampang pada tahun anggaran 2021 ini yang sudah melewati batas waktu kontrak. hal itu seperti sudah menjadi tradisi di setiap tahun.

Diantaranya, Pembangunan Puskesmas Kedungdung dan Sreseh yang hingga kini masih belum rampung seratus persen.

Berdasarkan informasi yang dirangkum tim jurnalis Okedaily.com, pekerjaan Puskesmas Kedungdung dengan harga penawaran Rp6.9 miliar yang dikerjakan oleh PT Puri Kencana Sakti, serta puskesmas Sreseh dengan harga penawaran Rp7.9 miliar yang dikerjakan PT Rukun Jaya Madura Group itu telah melewati deadline pekerjaan.

Diketahui, karena keterlambatan pekerjaan proyek itu, pihak Inspektorat Kabupaten Sampang turun ke lokasi melakukan kroscek langsung ke Puskesmas Kedungdung pada 9 November, dan Puskesmas Sreseh pada 11 November lalu untuk melihat progres dan kendala yang terjadi dalam pengerjaan proyek tersebut.

Baca Juga :  Proyek Rehab Sedang SMPN 1 Nonggunong Diduga Tak Sesuai RAB

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) dr. Najich, mengakui memang pekerjaan dua puskemas tersebut telah melewati masa kontraknya.

“Ya mas, Puskemas Kedungdung dan Sreseh memang ada keterlambatan. Kami sudah dibantu inspektorat untuk langkah-langkah selanjutnya terkait Proyek tersebut,” terangnya.

Saat dikonfirmasi, Aribowo, selaku Plt. Inspektur Inspektorat Kabupaten Sampang, terkait kedua pelaksanaan pekerjaan puskesmas tersebut, pihaknya juga membenarkan bahwa sudah lewat masa kontraknya.

“Ya betul mas, tapi kami lupa puskesmas mana saja yang sudah lewat masa kontraknya, nanti saya cek lagi,” kilahnya menutupi pembicaraan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum
Nama Anggota DPR RI Masuk Desil 4, Dinsos Toraja Utara Beri Penjelasan
Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati
Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi
Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas
Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Related News

Kamis, 10 September 2026 - 17:57 WIB

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati

Rabu, 2 September 2026 - 10:37 WIB

Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB