UMKM Binaan Perusahaan Migas HCML Baru Mampu Membuat Sambal?

- Redaksi

Sabtu, 15 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambal Dapoer Haidar Produksi UMKM Binaan HCML. ©Okedaily.com/Ist

Sambal Dapoer Haidar Produksi UMKM Binaan HCML. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, MADURA Husky CNOOC Madura Limited yang lebih dikenal HCML sebagai salah satu perusahaan migas yang ikut bermain di wilayah administratif kabupaten di Pulau Madura. Keberadaannya dinilai belum mampu berikan feedback positif ke masyarakat.

HCML merupakan salah satu perusahaan migas yang termasuk dalam Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Di Kabupaten Sampang maupun Sumenep, HCML memulai kegiatan eksplorasi sejak tahun 2017 silam. Namun hingga kini kerap menuai penolakan dari masyarakat sekitar di daerah yang menjadi lokasi kegiatan operasionalnya berlangsung, terutama di Kota Keris.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tercatat bukan hanya satu kali berbagai unsur masyarakat Bumi Arya Wiraraja melakukan aksi demonstrasi. Terakhir kali terjadi beberapa bulan lalu tepatnya pada Februari 2022 mahasiswa Pulau Raas yang tergabung dalam KMPR (Komite Mahasiswa Peduli Raas) menolak keberadaan Husky CNOOC Madura Limited.

Baca Juga :  Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

Menyikapi berbagai macam penolakan tersebut, HCML diketahui juga melakukan sosialisasi serta jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) yaitu di Pulau Gili Genting dan Pulau Gili Raja, Kabupaten Sumenep, pada 16 Juni 2022 dan di Balai Desa Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, pada 14 September 2022.

Sebagai perusahaan Migas tentunya HCML diwajibkan untuk dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung terkena imbas kegiatan eksplorasinya, istilahnya harus memberikan Corporate Social Responsibility (CSR).

Baru-baru ini dalam Jatim Fair 2022 di Grand City Jalan Walikota Mustajab 1, Surabaya. Dapoer Haidar, salah satu UMKM di Pulau Mandangin yang merupakan binaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) HCML memamerkan sambal racikannya.

Baca Juga :  Ketum PBNU Letakkan Batu Pertama RSNU Jember, Bupati Hendy Bahagia

Hal tersebut kemudian mendapat tanggapan Faldy Aditya dari Aliansi Progresif Sumenep, yang belakangan kerap mensuarakan bermacam persoalan yang berkaitan dengan kebijakan dan pelayanan publik yang ada di Kota Keris.

“Tanpa maksud mengecilkan apa yang sudah dilakukan dan dicapai Dapoer Haidar sebagai UMKM binaan HCML di Sampang. Tapi kok lucu saja perusahaan Migas sebesar HCML baru mampu mengembangkan sambal,” ujar Faldy, Jum’at (14/10).

Apalagi, sambung Direktur Utama Rumah Karya Mediatama yang membawahi media Okedaily.com dan SuaraMadura.id tersebut, sampai sekarang Husky CNOOC Madura Limited atau HCML belum memberikan feedback positif ke masyarakat Kepulauan Sumenep.

“Di tengah disparitas Kepulauan Sumenep, kekayaan alam melimpah termasuk Migas yang dimiliki masih belum mampu memberi angin segar. Tidak terlihat manfaat kehadiran perusahaan Migas yang ada baik HCML ataupun KEI (Kangean Energy Indonesia),” tukasnya.

Baca Juga :  PKN Lolos Verifikasi Faktual Peserta Pemilu 2024, Mas Jun: Parpol Aspiratif dan Kreatif

Kemudian Faldy membeberkan, HCML pernah beralibi pada saat audiensi dengan warga Pulau Sapudi bahwa perusahaan tersebut belum wajib memberikan CSR karena kegiatannya baru bersifat eksplorasi bukan eksploitasi.

Padahal, lanjut Faldy, ketika perusahaan sudah melakukan intervensi terhadap masyarakat lokal, sudah menjadi keharusan untuk memberikan kontribusi dikarenakan keberadaannya telah memberikan dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif.

“Tetapi kita tetap harus berpikir positif jika nantinya HCML akan memberikan feedback yang signifikan dan maksimal,” tukas Faldy.

“Nantinya ya. Ya sekarang baru dimulai dengan sambal hasil produksi UMKM binaan HCML,” sindirnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026
TPID Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile
Owner PR Cahaya Pro: Tidak Ada Pengusaha yang Mau Melawan Negara
Zulfikar Wijaya DPRD Bali Terima Aspirasi UMKM Warung Madura

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:22 WIB

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:21 WIB

Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:17 WIB

HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:31 WIB

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Berita Terbaru