Women Support Women

- Redaksi

Jumat, 21 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Kopri Komunis, Miftachul Hidayati. ©Okedaily.com/Istimewa

Kader Kopri Komunis, Miftachul Hidayati. ©Okedaily.com/Istimewa

OKEDAILY.COM Sebagai perempuan pasti kalian pernah mengalami proses standarisasi yang diucapkan oleh lawan jenis, bahkan sesama jenis pun masih menganggap perempuan mempunyai standarisasi kecantikan. “Ah aku beli skincare ini deh biar putih seperti dia.”

Tanpa disadari, perempuan membuat dirinya harus menjadi orang lain untuk dapat disukai oleh banyak orang dari kecantikannya. Pernah nggak sih kalian dideketin cowok dangan dalih “Kenapa kamu tidak seperti dia, coba deh kamu berpakaian sepertinya.”

Mari sejenak kita berpikir kembali terhadap lawan jenis yang melontarkan untaian kata sedemikian rupa. Dimana hanya dipergunakan untuk menjatuhkan perempuan lain dan mendapatkan simpati dari orang lain pula.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Koreksi, Leasing Tidak Bisa Menarik Kendaraan di Jalan

Pasti ada diantara kita yang berada di posisi bahwa kita sebagai perempuan lebih suka bergaul dengan lawan jenis dikarenakan tidak banyak drama daripada sesama perempuan.

Selalu menganggap teman cewek selalu lebih banyak drama ribet dan seterusnya. Ngerti gak sih bahwa perilaku tersebut sama halnya bagian dari kebencian terhadap perempuan yang terinternalisasi. Bahwa tanpa kita sadari kita pun masih menginternalisasi nilai patriarki.

Bahkan kalian tau bahwa istilah “Kamu tidak seperti wanita lain.” Itu adalah salah satu hal untuk menjatuhkan bahkan meremehkan perempuan lain. Secara tidak langsung istilah tersebut membuat perempuan saling bersaing mendapatkan simpati dari lawan jenis, untuk apa?

Baca Juga :  Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia Maju Terus Jaya..!!!

Sebagai sesama perempuan seharusnya memiliki prinsip women support women, mencari persamaan ketika perempuan sedang ditindas. Contoh saja perempuan masih rentan terkena pelecehan seksual pula masih melakukan beban ganda dalam rumah tangga.

Namanya juga perempuan pasti ada rasa suka dan tidak sukanya bukan? Ya, memang kita sama dengan perempuan lainnya, ketika kita sedang di fase senang memasak akan ada masanya kita malas memasak, kita suka banget dandan (make up) ada pula masa dimana kita tidak suka dandan.

Jadi jangan pernah kita menjatuhkan satu sama lain, akan ada banyak cara untuk memuji orang yang kita sayangi tanpa membandingkan dan menjatuhkan orang lain.

Baca Juga :  Terorisme Akibat Dangkalnya Pemahaman

Penulis : Miftachul Hidayati
Anggota Kaderisasi Kopri Komunis

Tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis, dan tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi media okedaily.com.

Kanal artikel/opini media okedaily.com terbuka untuk umum. Maksimal panjang naskah 4.000 karakter, atau sekitar 600 kata.

Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kirim ke alamat e-mail: opini@okedaily.com.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atasi Berita Hoaks Saat Pesta Demokrasi 2024 Dengan CANTIK
Catatan Hainor Rahman: Mantra Majnun
Kang Iboy : Sejarah Sumberklampok, Desa di Ujung Barat Buleleng
Catatan Melly Sufianti : Ramadhan Bulan Istimewa
Mengenal Sosialisme Islam
Pahami Etika Dalam PHK Pada Masa Resesi Ekonomi
Catatan Nalar Kritis Ideologi, Mewarnai Kokohnya Tembok Besar
Kompersa Soroti Problematika Kabupaten Sumenep Melalui Dialog

Berita Terkait

Sabtu, 20 Mei 2023 - 17:19 WIB

Atasi Berita Hoaks Saat Pesta Demokrasi 2024 Dengan CANTIK

Jumat, 21 April 2023 - 15:27 WIB

Women Support Women

Jumat, 7 April 2023 - 04:45 WIB

Catatan Hainor Rahman: Mantra Majnun

Minggu, 26 Maret 2023 - 04:25 WIB

Kang Iboy : Sejarah Sumberklampok, Desa di Ujung Barat Buleleng

Minggu, 26 Maret 2023 - 02:29 WIB

Catatan Melly Sufianti : Ramadhan Bulan Istimewa

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB