Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Artikel

Women Support Women

Avatar of Okedaily
×

Women Support Women

Sebarkan artikel ini
Women Support Women
Kader Kopri Komunis, Miftachul Hidayati. ©Okedaily.com/Istimewa

OKEDAILY.COM Sebagai perempuan pasti kalian pernah mengalami proses standarisasi yang diucapkan oleh lawan jenis, bahkan sesama jenis pun masih menganggap perempuan mempunyai standarisasi kecantikan. “Ah aku beli skincare ini deh biar putih seperti dia.”

Tanpa disadari, perempuan membuat dirinya harus menjadi orang lain untuk dapat disukai oleh banyak orang dari kecantikannya. Pernah nggak sih kalian dideketin cowok dangan dalih “Kenapa kamu tidak seperti dia, coba deh kamu berpakaian sepertinya.”

Mari sejenak kita berpikir kembali terhadap lawan jenis yang melontarkan untaian kata sedemikian rupa. Dimana hanya dipergunakan untuk menjatuhkan perempuan lain dan mendapatkan simpati dari orang lain pula.

Baca Juga :  Atasi Berita Hoaks Saat Pesta Demokrasi 2024 Dengan CANTIK

Pasti ada diantara kita yang berada di posisi bahwa kita sebagai perempuan lebih suka bergaul dengan lawan jenis dikarenakan tidak banyak drama daripada sesama perempuan.

Selalu menganggap teman cewek selalu lebih banyak drama ribet dan seterusnya. Ngerti gak sih bahwa perilaku tersebut sama halnya bagian dari kebencian terhadap perempuan yang terinternalisasi. Bahwa tanpa kita sadari kita pun masih menginternalisasi nilai patriarki.

Bahkan kalian tau bahwa istilah “Kamu tidak seperti wanita lain.” Itu adalah salah satu hal untuk menjatuhkan bahkan meremehkan perempuan lain. Secara tidak langsung istilah tersebut membuat perempuan saling bersaing mendapatkan simpati dari lawan jenis, untuk apa?

Baca Juga :  Koreksi, Leasing Tidak Bisa Menarik Kendaraan di Jalan

Sebagai sesama perempuan seharusnya memiliki prinsip women support women, mencari persamaan ketika perempuan sedang ditindas. Contoh saja perempuan masih rentan terkena pelecehan seksual pula masih melakukan beban ganda dalam rumah tangga.

Namanya juga perempuan pasti ada rasa suka dan tidak sukanya bukan? Ya, memang kita sama dengan perempuan lainnya, ketika kita sedang di fase senang memasak akan ada masanya kita malas memasak, kita suka banget dandan (make up) ada pula masa dimana kita tidak suka dandan.

Jadi jangan pernah kita menjatuhkan satu sama lain, akan ada banyak cara untuk memuji orang yang kita sayangi tanpa membandingkan dan menjatuhkan orang lain.

Baca Juga :  Catatan Nalar Kritis Ideologi, Mewarnai Kokohnya Tembok Besar

Penulis : Miftachul Hidayati
Anggota Kaderisasi Kopri Komunis

Tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis, dan tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi media okedaily.com.

Kanal artikel/opini media okedaily.com terbuka untuk umum. Maksimal panjang naskah 4.000 karakter, atau sekitar 600 kata.

Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kirim ke alamat e-mail: opini@okedaily.com.