Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Wabup Imam Tekankan Disiplin dan Integritas ASN

- Editorial Team

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya disiplin dan integritas bagi ASN dalam peringatan HSN 2026 di Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Dok. Okedaily Jatim]

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya disiplin dan integritas bagi ASN dalam peringatan HSN 2026 di Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Dok. Okedaily Jatim]

OkeDaily – Upacara Gabungan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (19/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai religius sekaligus menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

Mengenakan busana putih ala santri, jajaran pejabat dan ASN mengikuti upacara yang dipimpin Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, dengan pesan utama tentang integritas, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat eselon III dan IV.

Sementara itu, Kepala Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai pemimpin upacara. Seluruh ASN yang hadir mengikuti rangkaian upacara gabungan tersebut.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan santri dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat semangat pengabdian aparatur kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, KH. Imam Hasyim menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Sumenep. Ia mengingatkan bahwa setiap rencana manusia tetap berada dalam ketentuan Allah SWT.

“Manusia mempunyai rencana, tetapi Allah SWT yang menentukan. Saya memohon maaf atas ketidakhadiran Bapak Bupati Sumenep,” ujar Wabup Imam.

Pada kesempatan itu, Wabup Imam mengapresiasi ASN yang telah berupaya menaati peraturan dan menjalankan kewajiban sesuai tugas masing-masing. Ia meminta komitmen tersebut terus dipertahankan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Baca Juga :  Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan terima kasih kepada ASN yang telah mengikuti aturan dan melaksanakan kewajibannya,” kata Wabup Imam.

Menurutnya, disiplin merupakan bagian penting dari tanggung jawab aparatur. Kepatuhan terhadap jam kerja dan aturan kedinasan harus menjadi kebiasaan yang melekat pada setiap pegawai.

Ia juga menyinggung hasil inspeksi mendadak (sidak) yang masih menemukan ASN belum sepenuhnya mematuhi ketentuan. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar budaya disiplin semakin kuat di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga :  Jokowi 'Ngebut' Hapus Honorer PNS, Sekda Edy Baru Mendata?

“Kita harus disiplin masuk kantor dan dalam segala hal sebagai ASN. Kewajiban harus dilaksanakan sesuai tugas dan kemampuan masing-masing,” tegasnya.

Wabup Imam menekankan bahwa kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan kehadiran di kantor, tetapi juga mencakup integritas, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam melayani masyarakat.

Oleh karena itu, Wabup Imam kembali meminta para pimpinan OPD memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai.

Menurut dia, pimpinan memiliki peran penting dalam memastikan setiap ASN memahami serta melaksanakan kewajibannya sesuai aturan yang berlaku.

“Pimpinan OPD harus mampu membina anak buahnya agar mengikuti aturan. Kedisiplinan harus menjadi tanggung jawab bersama,” pesannya.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Hasan Al-Hakiki

Sumber Berita: OkeDaily

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026
Di Momen HSN 2026, Ketua DPRD Sumenep Pesan Santri Melek Teknologi dan Berakhlakul Karimah
Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026
Jurnalis Sapudi Salurkan Ratusan Air Minum untuk Madrasah Diniyah
Kiai Yayan: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah
Ratusan Jamaah Ikuti Pengajian Akbar FKS Nurul Jadid di Pulau Sapudi
Cetak Sejarah, Muktamar ke-35 Putuskan Ketua Umum PBNU Dipilih melalui AHWA
111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH

Related News

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Di Momen HSN 2026, Ketua DPRD Sumenep Pesan Santri Melek Teknologi dan Berakhlakul Karimah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Wabup Imam Tekankan Disiplin dan Integritas ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Jurnalis Sapudi Salurkan Ratusan Air Minum untuk Madrasah Diniyah

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB

Dalam rangka HSN 2026, Bupati Wongsojudo mewajibkan penggunaan busana muslim khas santri bagi seluruh ASN dan pegawai no-ASN di lingkungan Pemkab Sumenep melalui Surat Edaran resmi. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]

Sosial Agama

Bupati Wongsojudo Terbitkan SE Busana Santri pada HSN 2026

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:30 WIB