OkeDaily – Pemerintah Kabupaten Sumenep mewajibkan seluruh ASN dan pegawai non-ASN di lingkungan pemerintahan setempat mengenakan pakaian khas santri selama peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, mulai 19 hingga 22 Oktober 2026.
Kebijakan pemerintah daerah Sumenep tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 41 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Santri Nasional.
Penerapan aturan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi santri dan ulama dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan ketentuan dalam surat edaran tersebut, pegawai laki-laki diwajibkan mengenakan sarung, baju muslim putih berlengan panjang, dan peci hitam.
Sementara bagi pegawai perempuan mengenakan sarong bine’, baju kurung polos berwarna putih, serta kerudung atau burgu’ berwarna putih.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar penyesuaian penampilan aparatur selama peringatan hari besar nasional.
Lebih dari itu, kata Bupati, penggunaan pakaian santri diharapkan menjadi pengingat atas perjuangan dan keteladanan para ulama serta santri dalam perjalanan sejarah bangsa.
Menurutnya, tradisi santri mengandung nilai-nilai penting yang relevan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan, mulai dari kesederhanaan, keikhlasan, kedisiplinan, kejujuran, hingga semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.
“Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para santri dalam kehidupan sehari-hari,” kata Achmad Wongsojudo.
Meski demikian, Pemkab Sumenep memberikan pengecualian bagi pegawai yang menjalankan tugas dengan kebutuhan teknis dan operasional tertentu. Pengecualian tersebut dimaksudkan agar penerapan kebijakan tidak mengganggu kelancaran pelayanan publik.
Bagi Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, serta tenaga yang memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas tetap menggunakan pakaian dinas sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain menerapkan kebijakan berpakaian santri, Pemkab Sumenep juga menjadwalkan upacara bendera untuk memperingati Hari Santri Nasional 2026 pada 22 Oktober 2026 di halaman Kantor Bupati Sumenep.
Peringatan HSN 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, menegaskan pentingnya peran santri dalam memperkuat kehidupan berbangsa, menjaga nilai keagamaan, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Bupati Wongsojudo berharap, semangat hari santri nasional 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial maupun penggunaan pakaian khas santri.
Nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, dan pengabdian yang melekat dalam tradisi pesantren diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh aparatur dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Hasan Al-Hakiki
Sumber Berita: OkeDaily
Halaman : 1 2 Selanjutnya




![Dalam rangka HSN 2026, Bupati Wongsojudo mewajibkan penggunaan busana muslim khas santri bagi seluruh ASN dan pegawai no-ASN di lingkungan Pemkab Sumenep melalui Surat Edaran resmi. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235935.jpg?v=1792689419)


![Bupati Wongsojudo berkomitmen menekan angka kemiskinan dengan mendorong perlindungan sosial yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian warga. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235952-225x129.jpg?v=1792689425)
![Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin mengingatkan para santri untuk menguasai perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah. ®okedaily.com [Foto: Dok. DPRD Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261023_001015-225x129.jpg?v=1792689440)
![Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya disiplin dan integritas bagi ASN dalam peringatan HSN 2026 di Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Dok. Okedaily Jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261023_000915-225x129.jpg?v=1792689429)
![Dalam rangka HSN 2026, Bupati Wongsojudo mewajibkan penggunaan busana muslim khas santri bagi seluruh ASN dan pegawai no-ASN di lingkungan Pemkab Sumenep melalui Surat Edaran resmi. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235935-225x129.jpg?v=1792689419)
![Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam momentum peringatan Hari Jadi Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Dok. Diskominfo Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235900-225x129.jpg?v=1792689409)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
