PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

- Editorial Team

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan bersama TP PKK Desa Tunggul Wulung, pada kegiatan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan aplikasi AI SiTARA dan pengolahan pangan lokal bergizi. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]

Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan bersama TP PKK Desa Tunggul Wulung, pada kegiatan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan aplikasi AI SiTARA dan pengolahan pangan lokal bergizi. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]

Kolaborasi multidisiplin tersebut menjadi kekuatan utama dalam mengintegrasikan teknologi informasi, edukasi kesehatan, dan inovasi teknologi pangan dalam satu program pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya pencegahan stunting, pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita, serta penguatan peran keluarga melalui TP PKK dan Posyandu.

Baca Juga :  Segera Daftar, Berbagai Layanan Publik Wajibkan BPJS Kesehatan

Selanjutnya, peserta memperoleh pelatihan penggunaan AI SiTARA (Artificial Intelligence untuk Rekomendasi Asupan Gizi), sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu kader Posyandu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan aplikasi ini, kader Posyandu dapat melakukan pencatatan data kesehatan ibu hamil dan balita secara digital, memantau status gizi, sekaligus memberikan rekomendasi menu sesuai kebutuhan gizi masing-masing sasaran.

Baca Juga :  Disdik Dikelola Bak Warung Kaki Lima, SPJ Rampung Anggaran Pulang Kampung

Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses pemantauan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
Tim PKM mendampingi peserta mengolah daun kelor menjadi produk pangan bergizi sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Selain penguatan kapasitas digital, peserta juga mengikuti pelatihan pengolahan pangan lokal berbasis daun kelor sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Facebook Comments Box

Penulis : Andrean Masrofie

Editor : M Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kursi Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep Kosong, dr. Erliyati Ditunjuk sebagai Plt
RSUD Moh Anwar Sumenep Raih Penghargaan Pelayanan JKN Terbaik, AWDI Beri Apresiasi
Kabar Baik, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Hadirkan Dokter Spesialis THT Baru
Poli Urologi RSUD Moh Anwar Sumenep Terima Peserta BPJS Kesehatan
Kabar Gembira untuk Warga Madura, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Buka Poli Urologi
RSUD Moh Anwar Sumenep Hadirkan Teknologi RFA untuk Tumor Tiroid Tanpa Operasi
DWP RSUD Moh Anwar Sumenep Raih Gold pada Lomba Lagu Daerah Nusantara
RSUD Moh Anwar Sumenep Naik Kelas Jadi Rujukan Utama

Related News

Minggu, 20 September 2026 - 17:40 WIB

Kursi Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep Kosong, dr. Erliyati Ditunjuk sebagai Plt

Selasa, 15 September 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Raih Penghargaan Pelayanan JKN Terbaik, AWDI Beri Apresiasi

Jumat, 11 September 2026 - 16:16 WIB

Kabar Baik, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Hadirkan Dokter Spesialis THT Baru

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Poli Urologi RSUD Moh Anwar Sumenep Terima Peserta BPJS Kesehatan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kabar Gembira untuk Warga Madura, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Buka Poli Urologi

Latest News