PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

- Editorial Team

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan bersama TP PKK Desa Tunggul Wulung, pada kegiatan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan aplikasi AI SiTARA dan pengolahan pangan lokal bergizi. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]

Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan bersama TP PKK Desa Tunggul Wulung, pada kegiatan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan aplikasi AI SiTARA dan pengolahan pangan lokal bergizi. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]

Dalam pelatihan tersebut, Tim PKM mendampingi peserta memproduksi berbagai olahan bergizi, antara lain teh kelor, es krim kelor, dan stik kelor, dengan menerapkan prinsip keamanan pangan dan teknik pengolahan yang higienis.

Daun kelor dipilih karena memiliki kandungan protein, zat besi, kalsium, vitamin, serta antioksidan yang tinggi sehingga berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil maupun balita.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Paru RSUD Moh Anwar Beri Penyuluhan Keluarga Pasien TBC

Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang berorientasi pada pengembangan aset dan potensi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan program bersama, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan intensif, monitoring, evaluasi, hingga penguatan keberlanjutan program.

Baca Juga :  RSUD dr Moh Anwar Sumenep Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan RI

Dengan pendekatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam menjalankan dan mengembangkan program setelah kegiatan PKM selesai.

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
Produk olahan daun kelor hasil pelatihan bersama Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan dan TP PKK Desa Tunggulwulung sebagai inovasi pangan lokal pendukung pencegahan stunting.

Ketua Tim PKM, Cahya Bagus Sanjaya, menyampaikan bahwa integrasi aplikasi AI SiTARA dengan pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu bentuk hilirisasi hasil riset perguruan tinggi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di tingkat desa.

Facebook Comments Box

Penulis : Andrean Masrofie

Editor : M Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Poli Urologi RSUD Moh Anwar Sumenep Terima Peserta BPJS Kesehatan
Kabar Gembira untuk Warga Madura, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Buka Poli Urologi
RSUD Moh Anwar Sumenep Hadirkan Teknologi RFA untuk Tumor Tiroid Tanpa Operasi
DWP RSUD Moh Anwar Sumenep Raih Gold pada Lomba Lagu Daerah Nusantara
RSUD Moh Anwar Sumenep Naik Kelas Jadi Rujukan Utama
RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Pusat Layanan Medis Modern
Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Related News

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Poli Urologi RSUD Moh Anwar Sumenep Terima Peserta BPJS Kesehatan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kabar Gembira untuk Warga Madura, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Buka Poli Urologi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:34 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Hadirkan Teknologi RFA untuk Tumor Tiroid Tanpa Operasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DWP RSUD Moh Anwar Sumenep Raih Gold pada Lomba Lagu Daerah Nusantara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:42 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Naik Kelas Jadi Rujukan Utama

Latest News